Menu

Mode Gelap
TJA Minta Maxim Stop Rekrutmen Driver Baru, Tunduk Terhadap Pergub Tarif Atas Bawah MTI Kepri: DPRD dan Dishub Sebaiknya Beri Pemahaman, Bukan Harapan Palsu kepada Driver Online Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 11 Februari 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Telan Anggaran Rp233,48 Juta, DPRD Meranti Tinjau Pembangunan Duiker Simpang Puskemas Zona Integritas Diresmikan, Imigrasi Selatpanjang Bidik WBK dan WBBM Kades Batu Berapit Apresiasi Wartawan Anambas, Berkah Terima Bantuan Sembako HPN 2026

Tanjungpinang

UMRAH Dorong Pembudidaya Kerapu Madong Tingkatkan Produksi Lewat Manajemen Kesehatan Ikan

badge-check


					Tim akademisi UMRAH melaksanakan kegiatan PKM di Kampung Madong, Tanjungpinang. F: Ist Perbesar

Tim akademisi UMRAH melaksanakan kegiatan PKM di Kampung Madong, Tanjungpinang. F: Ist

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) kembali turun langsung ke masyarakat pesisir melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kampung Madong, Rabu (27/8/2025). Program ini fokus membantu kelompok pembudidaya kerapu agar mampu meningkatkan produksi sekaligus mengelola kesehatan ikan secara berkelanjutan.

Kegiatan yang dipimpin oleh dosen Budidaya Perairan UMRAH, Daniel Sinaga, tersebut didukung pendanaan dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Masyarakat (DRTPM) Kemendikbudristek. Tema yang diusung, “Optimalisasi Produksi dan Manajemen Kesehatan Ikan”, dipilih sesuai dengan kebutuhan utama para pembudidaya kerapu di Madong.

“Budidaya perikanan tidak hanya soal pakan dan kualitas air, tetapi juga bagaimana menjaga kesehatan ikan agar produktivitas tetap stabil. Itu yang ingin kami tekankan dalam pelatihan ini,” ujar Daniel.

Selain memberikan materi, tim UMRAH juga melibatkan mahasiswa dalam praktik lapangan. Kehadiran mereka bukan sekadar mendampingi, tetapi menjadi pengalaman belajar langsung mengenai tantangan nyata yang dihadapi masyarakat pesisir.

Para pembudidaya menyambut positif kegiatan ini. Mereka berharap pengetahuan baru yang diperoleh bisa diterapkan untuk meningkatkan kualitas produksi kerapu, yang selama ini menjadi komoditas unggulan sekaligus penopang ekonomi warga setempat.

Program PKM ini diharapkan menjadi pintu masuk kolaborasi jangka panjang antara UMRAH dan masyarakat pesisir. Dengan begitu, dampaknya tidak hanya sesaat, tetapi juga memperkuat daya saing sektor perikanan budidaya Tanjungpinang di masa mendatang. (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TJA Minta Maxim Stop Rekrutmen Driver Baru, Tunduk Terhadap Pergub Tarif Atas Bawah

11 Februari 2026 - 08:36 WIB

MTI Kepri: DPRD dan Dishub Sebaiknya Beri Pemahaman, Bukan Harapan Palsu kepada Driver Online

11 Februari 2026 - 08:08 WIB

Dapat Pelayanan Memuaskan, Jemaah Calon Haji Apresiasi BRK Syariah

7 Februari 2026 - 15:34 WIB

Inovasi Baru, JCH Nasabah BRK Syariah Tanjungpinang Ikuti Praktik Manasik Haji

7 Februari 2026 - 13:23 WIB

Dukung Pembinaan Bakat Anak Muda Kapolresta Tanjungpinang, Gelar “Road Race Championship 2026”

6 Februari 2026 - 20:04 WIB

Trending di Tanjungpinang