RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) kembali turun langsung ke masyarakat pesisir melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kampung Madong, Rabu (27/8/2025). Program ini fokus membantu kelompok pembudidaya kerapu agar mampu meningkatkan produksi sekaligus mengelola kesehatan ikan secara berkelanjutan.
Kegiatan yang dipimpin oleh dosen Budidaya Perairan UMRAH, Daniel Sinaga, tersebut didukung pendanaan dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Masyarakat (DRTPM) Kemendikbudristek. Tema yang diusung, “Optimalisasi Produksi dan Manajemen Kesehatan Ikan”, dipilih sesuai dengan kebutuhan utama para pembudidaya kerapu di Madong.
“Budidaya perikanan tidak hanya soal pakan dan kualitas air, tetapi juga bagaimana menjaga kesehatan ikan agar produktivitas tetap stabil. Itu yang ingin kami tekankan dalam pelatihan ini,” ujar Daniel.
Selain memberikan materi, tim UMRAH juga melibatkan mahasiswa dalam praktik lapangan. Kehadiran mereka bukan sekadar mendampingi, tetapi menjadi pengalaman belajar langsung mengenai tantangan nyata yang dihadapi masyarakat pesisir.
Para pembudidaya menyambut positif kegiatan ini. Mereka berharap pengetahuan baru yang diperoleh bisa diterapkan untuk meningkatkan kualitas produksi kerapu, yang selama ini menjadi komoditas unggulan sekaligus penopang ekonomi warga setempat.
Program PKM ini diharapkan menjadi pintu masuk kolaborasi jangka panjang antara UMRAH dan masyarakat pesisir. Dengan begitu, dampaknya tidak hanya sesaat, tetapi juga memperkuat daya saing sektor perikanan budidaya Tanjungpinang di masa mendatang. (Red)







