Menu

Mode Gelap
Telan Anggaran Rp233,48 Juta, DPRD Meranti Tinjau Pembangunan Duiker Simpang Puskemas Zona Integritas Diresmikan, Imigrasi Selatpanjang Bidik WBK dan WBBM Kades Batu Berapit Apresiasi Wartawan Anambas, Berkah Terima Bantuan Sembako HPN 2026 Bupati Siak Afni: PT. BSP di Ambang Kebangkitan HPN 2026 di Jemaja Berlangsung Meriah, Bupati Aneng Apresiasi Peran Strategis Insan Pers Ribuan Warga Pulau Jemaja Padati Lapangan Bola Kelurahan Letung, Meriahkan Jalan Santai HPN 2026, Sepeda Listrik Jadi Hadiah Utama

Nasional

Korban Tewas di DPRD Makassar Bertambah Jadi 4 Orang, Dua Loncat dari Lantai Empat

badge-check


					Gedung DPRD Kota Makasar dibakar massa.(ist) Perbesar

Gedung DPRD Kota Makasar dibakar massa.(ist)

RiauKepri.com, MAKASSAR- Aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Makassar, Jumat malam (29/8/2025), berujung tragis. Kini, korban jiwa yang sebelumnya dilaporkan tiga orang, bertambah menjadi empat orang. Dua korban meninggal usai nekat melompat dari lantai empat gedung untuk menyelamatkan diri dari kobaran api.

Unjuk rasa ini dipicu kemarahan massa atas kematian Affan Kurniawan, pengemudi ojek daring yang tewas terlindas kendaraan baraccuda polisi di Jakarta, serta protes terhadap isu kenaikan tunjangan DPR. Situasi memanas hingga massa melemparkan molotov ke arah gedung DPRD Makassar.

Api dengan cepat melahap sejumlah bagian gedung. Sejumlah orang yang masih berada di lantai atas panik, terjebak asap dan api. Dua orang, diketahui sebagai Budi, anggota Satpol PP, dan Syaiful, Kepala Seksi Kesejahteraan di Kecamatan Ujung Tanah, terpaksa melompat dari lantai empat demi menyelamatkan diri.

Tubuh keduanya menghantam tanah dengan keras. Mereka sempat dilarikan ke rumah sakit menggunakan mobil bak terbuka, namun nyawanya tidak tertolong.

“Dua orang (meninggal). Satu Satpol, satu Kasi Kecamatan Ujung Tanah. Lainnya masih dirawat di RS, saya masih pantau,” ujar Kepala Bappeda Kota Makassar, Dahyal, saat dikonfirmasi.

Tak hanya itu, dua korban lainnya ditemukan tewas terjebak di dalam gedung. Petugas gabungan dari BPBD dan Damkar yang memadamkan api menemukan satu jenazah perempuan di antara puing-puing. Korban diketahui bernama Sarina, staf dari salah satu anggota DPRD Makassar, Andi Tenri Uji.

Jenazah Sarina dievakuasi dalam kondisi hangus terbakar. “Perempuan baru didapat meninggal di kantor DPRD Kota Makassar,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Helmy Budiman, dalam video yang beredar.

Beberapa jam kemudian, korban keempat ditemukan. Ia adalah seorang pria bernama Abay, staf humas DPRD Makassar yang bertugas sebagai fotografer. Abay diduga tak sempat menyelamatkan diri dari kepungan api dan asap tebal saat massa membakar gedung.

“Innalillahi wa innailaihi raji’un,” tulis Helmy dalam unggahan yang membenarkan kematian Abay.

Selain menelan korban jiwa, kebakaran juga menghancurkan sejumlah kendaraan dinas dan fasilitas kantor. Tim pemadam kebakaran masih melakukan penyisiran dan memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal di dalam bangunan.

Hingga Sabtu pagi (30/8/2025), suasana di sekitar kantor DPRD Makassar masih dijaga ketat. Sisa kobaran api dan puing-puing kebakaran tampak berserakan. Proses identifikasi korban dan penyelidikan penyebab kebakaran terus berlangsung. (RK1)

Sumber: idn times

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gubernur Banten Lepas Tim Ekspedisi PWI Kepri, Touring Lintas 13 Negara Menuju Tanah Suci Sempena HPN 2026

10 Februari 2026 - 06:43 WIB

Kunjungan Kerja ke Kemenkes RI, Pemkab Meranti Upayakan Percepatan Peningkatan Sarpras Kesehatan Tahun 2026

9 Februari 2026 - 16:29 WIB

Komunitas Honda ADV Banten Iringi Pelepasan Agus Bagjana Jelajah 13 Negara

9 Februari 2026 - 09:14 WIB

PWI Pusat dan Artha Graha Peduli Turut Gelar Baksos di Ponpes Nurul Ibad Banten munuju HPN 2026

9 Februari 2026 - 09:02 WIB

Utusan Khusus Presiden Terpesona dengan Destinasi Wisata Sejarah Siak

8 Februari 2026 - 12:05 WIB

Trending di Nasional