RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota Tanjungpinang melihat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri VI sebagai peluang emas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat citra kota sebagai destinasi wisata.
Hal itu disampaikan Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, saat menerima kunjungan silaturahmi jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kepri di ruang kerjanya, Senin (1/9).
Dalam pertemuan yang dipimpin Ketua KONI Kepri Usep bersama Wakil Ketua Asmin Patros, dibahas kesiapan Tanjungpinang menjadi tuan rumah Porprov Kepri VI yang dijadwalkan pada Oktober 2026.
Lis menegaskan, ajang olahraga empat tahunan itu tidak hanya berfokus pada prestasi atlet, tetapi juga memberi efek berganda bagi masyarakat. “Porprov akan menghadirkan sekitar 4.000 atlet. Kehadiran mereka otomatis menggerakkan sektor usaha, mulai dari hotel, restoran, transportasi, hingga UMKM,” ujarnya.
Menurut Lis, penyelenggaraan Porprov juga menjadi sarana promosi wisata Tanjungpinang. “Event besar ini akan menjadi etalase bagi kota kita, sehingga nama Tanjungpinang semakin dikenal luas, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” tambahnya.
Ketua KONI Kepri, Usep, menyebutkan Porprov Kepri VI akan mempertandingkan 58 cabang olahraga dan 4 cabang fungsional. Ia menilai Tanjungpinang layak menjadi tuan rumah karena kesiapan infrastruktur, ketersediaan venue, dan pengalaman panitia.
“Porprov ini juga menjadi batu loncatan untuk menghadapi Porwil 2027 dan PON 2028. Jadi, Tanjungpinang tidak hanya menjadi tuan rumah, tapi juga pusat pembinaan atlet masa depan,” ungkap Usep.
Untuk memastikan penyelenggaraan berjalan sukses, Lis Darmansyah mengatakan pihaknya akan mengoordinasikan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Tanjungpinang agar bersinergi dengan KONI Kepri dan KONI Tanjungpinang.
“Kolaborasi semua pihak menjadi kunci agar Porprov Kepri VI tidak hanya sukses penyelenggaraan, tetapi juga meninggalkan kesan positif bagi masyarakat dan tamu yang hadir,” tutup Lis. (RK9)







