Menu

Mode Gelap
Sekda Ronny Kartika Paparkan Indeks Profesionalitas ASN pada Latsar CPNS Bintan Angkatan XXI Pencarian Korban Lompat dari Kapal Dumai Line Dihentikan? Pengembangan Kasus, Polsek Bukit Batu Ringkus Dua Pengedar Sabu di Dumai Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru Komitmen Tanpa Kompromi: Polres Bengkalis Gencarkan Perang Narkoba, Desa Jangkang Jadi Pelopor Kampung Bersih dari Narkoba Bupati Siak Buka Pelatihan Guru RA, Tekankan Pendidikan Berbasis Cinta

Bintan

Program “Bintan Bersih dan Sehat” Dorong Perubahan Perilaku, Bukan Sekadar Kompetisi

badge-check


					Rapat  program Bintan Bersih dan Sehat. F: Ist Perbesar

Rapat program Bintan Bersih dan Sehat. F: Ist

RiauKepri.coom, BINTAN – Pemerintah Kabupaten Bintan meluncurkan program Bintan Bersih dan Sehat bukan hanya untuk mencari pemenang lomba, melainkan sebagai upaya membangun kebiasaan hidup bersih dan peduli lingkungan di tengah masyarakat.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan, menggagas program ini dengan harapan seluruh elemen masyarakat, mulai dari kantor pemerintahan hingga desa, mampu menumbuhkan kesadaran kolektif menjaga kebersihan. Program ini melibatkan 29 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), 10 kecamatan, 15 kelurahan, dan 36 desa se-Kabupaten Bintan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, menegaskan bahwa kompetisi hanyalah pintu masuk untuk mengubah perilaku sehari-hari. “Ini bukan soal siapa yang menang, tapi bagaimana pola hidup bersih dan sehat bisa melekat di setiap lapisan masyarakat,” ujarnya saat sosialisasi teknis penilaian di Bandar Seri Bentan, Rabu (10/9/2025).

Penilaian akan dilakukan oleh tim independen yang terdiri dari Dinas PMD, DLH, Dinkes, TP PKK, LAM, serta aktivis lingkungan. Tim akan turun langsung ke kecamatan dan desa mulai akhir September hingga pertengahan November.

Hasil kompetisi akan diumumkan pada 1 Desember 2025 bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Bintan ke-77. Selain hadiah berupa uang pembinaan dan peralatan kebersihan, desa dan kecamatan dengan nilai terbaik akan diberikan Bendera Hijau sebagai simbol penghargaan, sementara yang terendah akan menerima Bendera Hitam sebagai tanda evaluasi.

“Tujuan akhirnya bukan soal bendera, melainkan membentuk budaya. Kalau setiap kantor, desa, dan rumah tangga sudah terbiasa menjaga lingkungan, maka kualitas hidup masyarakat Bintan juga ikut meningkat,” tambah Ronny. (RK9)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sekda Ronny Kartika Paparkan Indeks Profesionalitas ASN pada Latsar CPNS Bintan Angkatan XXI

16 April 2026 - 21:33 WIB

Ketua PMI Bintan Buka Seminar Kesehatan dan Donor Darah di STAIN SAR Kepri

15 April 2026 - 15:37 WIB

NasDem Bintan Tegaskan Soliditas dan Fokus pada Kepentingan Publik di Tengah Isu Nasional

15 April 2026 - 09:52 WIB

Teken PKS, Kolaborasi Pemkab Bintan dan Kejari Bintan Tangani Hukum Bidang DATUN

13 April 2026 - 16:58 WIB

Sentuhan CSR BRK Syariah, UMKM KUBE Lengkuas Jaya Makin Naik Kelas

10 April 2026 - 08:53 WIB

Trending di Bintan