Menu

Mode Gelap
Ustadz Darmawansyah Putra : Hablum Minannas Harus Dibangun Sejak Usia Dini Program SEHATI 2026 Bantu UMKM Kepri Urus Sertifikasi Halal, Pedagang Kuliner Tanjungpinang Rasakan Manfaatnya Polisi Ungkap Sindikat Curanmor Batam, Motor Korban Mulai Dikembalikan ke Pemilik Dentuman Meriam Buluh Meriahkan Ramadan di Siak, Puluhan Peserta Ramaikan Lomba 18 KUB Desa Gemuruh Dapat Bantuan Sembako Dari PT Timbak TBK Jelang Lebaran Idul Fitri 1447 H, Lurah Bersama RT RW Pasang Lampu Elektrik dan Pelite di Sepanjang Jalan

Bintan

Program “Bintan Bersih dan Sehat” Dorong Perubahan Perilaku, Bukan Sekadar Kompetisi

badge-check


					Rapat  program Bintan Bersih dan Sehat. F: Ist Perbesar

Rapat program Bintan Bersih dan Sehat. F: Ist

RiauKepri.coom, BINTAN – Pemerintah Kabupaten Bintan meluncurkan program Bintan Bersih dan Sehat bukan hanya untuk mencari pemenang lomba, melainkan sebagai upaya membangun kebiasaan hidup bersih dan peduli lingkungan di tengah masyarakat.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan, menggagas program ini dengan harapan seluruh elemen masyarakat, mulai dari kantor pemerintahan hingga desa, mampu menumbuhkan kesadaran kolektif menjaga kebersihan. Program ini melibatkan 29 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), 10 kecamatan, 15 kelurahan, dan 36 desa se-Kabupaten Bintan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, menegaskan bahwa kompetisi hanyalah pintu masuk untuk mengubah perilaku sehari-hari. “Ini bukan soal siapa yang menang, tapi bagaimana pola hidup bersih dan sehat bisa melekat di setiap lapisan masyarakat,” ujarnya saat sosialisasi teknis penilaian di Bandar Seri Bentan, Rabu (10/9/2025).

Penilaian akan dilakukan oleh tim independen yang terdiri dari Dinas PMD, DLH, Dinkes, TP PKK, LAM, serta aktivis lingkungan. Tim akan turun langsung ke kecamatan dan desa mulai akhir September hingga pertengahan November.

Hasil kompetisi akan diumumkan pada 1 Desember 2025 bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Bintan ke-77. Selain hadiah berupa uang pembinaan dan peralatan kebersihan, desa dan kecamatan dengan nilai terbaik akan diberikan Bendera Hijau sebagai simbol penghargaan, sementara yang terendah akan menerima Bendera Hitam sebagai tanda evaluasi.

“Tujuan akhirnya bukan soal bendera, melainkan membentuk budaya. Kalau setiap kantor, desa, dan rumah tangga sudah terbiasa menjaga lingkungan, maka kualitas hidup masyarakat Bintan juga ikut meningkat,” tambah Ronny. (RK9)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Berkah Ramadhan, Ketua TP PKK Bintan Kunjungi Panti Asuhan Inayah Kijang

13 Maret 2026 - 21:07 WIB

Sekda Bintan Tinjau Pasar Murah Sekaligus Pastikan Stabilitas Harga dan Stok Bahan Pokok

13 Maret 2026 - 14:59 WIB

Bacakan Amanat Kapolri, Bupati Roby Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Seligi 2026 di Mapolres Bintan

13 Maret 2026 - 06:12 WIB

Musrenbang RKPD Bintan Tahun 2027 Dimulai, Bahas 4 Program Prioritas Pembangunan

10 Maret 2026 - 05:56 WIB

Peringati Nuzul Qur’an 1447 H, Roby : Pedomani Al Qur’an di Semua Sisi Kehidupan

7 Maret 2026 - 06:16 WIB

Trending di Bintan