Menu

Mode Gelap
Siak Masuk Daftar Daerah Terbaik untuk Investasi Versi Fortune Indonesia Prakiraan Cuaca Kepri, Ahad 26 Juli 2026: Mayoritas Wilayah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Daerah Reses di Jemaja Timur, Ismeth Abdullah Tegaskan Aspirasi Masyarakat Akan Diperjuangkan ke Pusat 34 Lansia Sebong Lagoi Diwisuda, Bukti Komitmen Bintan Wujudkan Daerah Ramah Lansia Antusias Warga Sambut KM Bukit Raya, UPP Tarempa Tingkatkan Pengamanan Pelabuhan Pemprov Riau Percepat Implementasi SP2D Online, Pembayaran Gaji ASN Kini Lebih Cepat

Bintan

Program “Bintan Bersih dan Sehat” Dorong Perubahan Perilaku, Bukan Sekadar Kompetisi

badge-check

Rapat  program Bintan Bersih dan Sehat. F: Ist Perbesar

Rapat program Bintan Bersih dan Sehat. F: Ist

RiauKepri.coom, BINTAN – Pemerintah Kabupaten Bintan meluncurkan program Bintan Bersih dan Sehat bukan hanya untuk mencari pemenang lomba, melainkan sebagai upaya membangun kebiasaan hidup bersih dan peduli lingkungan di tengah masyarakat.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan, menggagas program ini dengan harapan seluruh elemen masyarakat, mulai dari kantor pemerintahan hingga desa, mampu menumbuhkan kesadaran kolektif menjaga kebersihan. Program ini melibatkan 29 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), 10 kecamatan, 15 kelurahan, dan 36 desa se-Kabupaten Bintan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, menegaskan bahwa kompetisi hanyalah pintu masuk untuk mengubah perilaku sehari-hari. “Ini bukan soal siapa yang menang, tapi bagaimana pola hidup bersih dan sehat bisa melekat di setiap lapisan masyarakat,” ujarnya saat sosialisasi teknis penilaian di Bandar Seri Bentan, Rabu (10/9/2025).

Penilaian akan dilakukan oleh tim independen yang terdiri dari Dinas PMD, DLH, Dinkes, TP PKK, LAM, serta aktivis lingkungan. Tim akan turun langsung ke kecamatan dan desa mulai akhir September hingga pertengahan November.

Hasil kompetisi akan diumumkan pada 1 Desember 2025 bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Bintan ke-77. Selain hadiah berupa uang pembinaan dan peralatan kebersihan, desa dan kecamatan dengan nilai terbaik akan diberikan Bendera Hijau sebagai simbol penghargaan, sementara yang terendah akan menerima Bendera Hitam sebagai tanda evaluasi.

“Tujuan akhirnya bukan soal bendera, melainkan membentuk budaya. Kalau setiap kantor, desa, dan rumah tangga sudah terbiasa menjaga lingkungan, maka kualitas hidup masyarakat Bintan juga ikut meningkat,” tambah Ronny. (RK9)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

34 Lansia Sebong Lagoi Diwisuda, Bukti Komitmen Bintan Wujudkan Daerah Ramah Lansia

25 Juli 2026 - 15:25 WIB

Istri Wapres RI Kunker ke Bintan, Peringati Hari Anak Nasional dengan Aksi Konservasi Laut

24 Juli 2026 - 06:24 WIB

Komisi VII DPR RI Serap Aspirasi Pengembangan Pariwisata dan Investasi di Bintan

23 Juli 2026 - 06:31 WIB

Ketua TP Posyandu Bintan Ikuti Asistensi Penguatan Transformasi Posyandu 6 Bidang SPM

22 Juli 2026 - 15:28 WIB

Sekda Bintan Sambut Kedatangan Komisi VII DPR RI di Bandara Raja Haji Fisabilillah

22 Juli 2026 - 13:07 WIB

Trending di Bintan