Menu

Mode Gelap
Kadinkes Anambas Terbitkan 3 ST PPPK, Satu Tenaga Tanpa Surat Tugas Tuai Sorotan Di Balik Sorotan Dana BOS, SMKN 4 Tanjungpinang Minta Pemberitaan Berimbang Myanmar yang Menjadi Dilema Hadir di Trofeo PWI Riau, BRK Syariah Dorong Kolaborasi Positif Bersama Insan Pers Indra Saputra Maju PD Tidar Kepri, Serangkaian Kegiatan Seminar Dilaksanakan 10-11 Mei 2026 Sempat Vakum Akibat Pandemi, Helat Budaya ‘Sabtu Batam Berpuisi’ Kembali Bergema di Rumahitam

Batam

BP Batam Kantongi Pagu Rp2,44 Triliun, Fokus Bangun Infrastruktur Penopang Investasi 2026

badge-check


					Badan Pengusahaan (BP) Batam menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, di Gedung Nusantara I, Jakarta. F: Ist Perbesar

Badan Pengusahaan (BP) Batam menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, di Gedung Nusantara I, Jakarta. F: Ist

RiauKepri.com, BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam menegaskan komitmennya memperkuat pembangunan infrastruktur sebagai penopang investasi di tahun 2026. Hal itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Gedung Nusantara I, Jakarta, Senin (15/9/2025).

RDP yang dipimpin Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menghasilkan kesepakatan persetujuan pagu anggaran BP Batam tahun 2026 sebesar Rp2,44 triliun. Anggaran tersebut didasarkan pada Surat Bersama Menteri Keuangan dan Bappenas tertanggal 24 Juli 2025.

Andre menyampaikan, dukungan anggaran ini diharapkan sejalan dengan arah kebijakan nasional Asta Cita serta prioritas pengembangan wilayah strategis, termasuk Batam. “Pagu tersebut diharapkan mampu mendukung kebijakan nasional sekaligus menjadikan Batam sebagai motor ekonomi kawasan barat Indonesia,” ujarnya.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menambahkan bahwa selain pagu Rp2,44 triliun, pihaknya juga mengelola anggaran Rupiah Murni (RM) sebesar Rp2,88 triliun. Menurutnya, dana tersebut diarahkan sesuai instruksi Presiden RI Prabowo Subianto, yakni menitikberatkan pembangunan infrastruktur sebagai fondasi pengembangan ekonomi.

“Infrastruktur menjadi kunci. Dengan konektivitas darat, laut, dan udara yang kuat, Batam bisa lebih cepat menarik investasi dan menumbuhkan ekonomi masyarakat,” kata Amsakar.

Rencana penggunaan anggaran mencakup pembangunan prasarana konektivitas, pengelolaan sumber daya air, pengembangan aset lingkungan, hingga peningkatan kawasan strategis ekonomi. Selain itu, BP Batam juga menargetkan peningkatan tata kelola organisasi agar lebih efisien dan akuntabel.

Amsakar menyampaikan apresiasinya kepada Komisi VI DPR RI atas dukungan berkelanjutan terhadap pembangunan Batam. Ia menegaskan, dorongan politik anggaran dari DPR akan menjadi motivasi tambahan bagi BP Batam untuk menjadikan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam sebagai pusat ekonomi inklusif dan modern.

“Dukungan ini akan memperkuat komitmen kami dalam menjadikan Batam sebagai salah satu kawasan ekonomi strategis yang mampu berkontribusi besar pada pembangunan nasional,” tutupnya. (RK6)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sempat Vakum Akibat Pandemi, Helat Budaya ‘Sabtu Batam Berpuisi’ Kembali Bergema di Rumahitam

10 Mei 2026 - 13:23 WIB

DPRD Kota Batam Sahkan Perda Lembaga Adat Melayu (LAM), Perkuat Identitas dan Marwah Budaya Melayu

9 Mei 2026 - 12:28 WIB

Mencari Harmoni di Persimpangan Transparansi: Pers dan Imigrasi Batam

7 Mei 2026 - 20:39 WIB

Ratusan Pohon Jati Emas Di Jalan Protokol Batam Rusak, Polda Kepri Serahkan Terduga Pelaku ke Dinas Sosial

7 Mei 2026 - 14:38 WIB

DPRD Kota Batam Gelar Rapat Paripurna, Seluruh Fraksi Setujui Pembahasan Perubahan Ranperda Persampahan

7 Mei 2026 - 08:15 WIB

Trending di Batam