Menu

Mode Gelap
Imigrasi Selatpanjang Perketat Pengawasan Orang Asing di Meranti, Jalur Tikus hingga Overstay Jadi Sorotan Perkuat Keamanan Maritim, Ditpolairud Polda Riau dan Polis Marin Johor Bahru Gelar Rendezvous di Selat Malaka Perkuat Korwas PPNS, Polres Meranti Bahas Implementasi KUHAP 2025 Polsek Kundur dan Media Bentuk Panitia Qurban Bersama Sidak PKS dan Keluarkan Surat Edaran, Bupati Siak: Jangan Permainkan Harga TBS Petani! Polres Bengkalis Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Program Jagung Pipil di Kecamatan Bantan

Siak

Bupati Afni: Ada Pegawai Tidak Masuk Kerja Lebih Setahun Tapi Masih Terima Gaji

badge-check


					Afni Zulkifli, Bupati Siak Perbesar

Afni Zulkifli, Bupati Siak

RiauKepri.com, SIAK– Bupati Siak, Afni Zulkifli, mengungkapkan temuan mengejutkan terkait kedisiplinan pegawai di lingkungan pemerintahannya. Dari hasil investigasi internal, ditemukan lima sampai enam orang pegawai di salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak masuk kerja hingga lebih dari satu tahun, namun tetap menerima gaji secara rutin.

“Temuannya ada 5-6 pegawai di salah satu OPD yang setahun lebih tak masuk kerja tapi ternyata masih terima gaji,” ungkap Afni, Selasa (16/9).

Temuan ini disebut sebagai salah satu bentuk kebocoran anggaran yang membebani keuangan daerah. Karenanya Afni menyayangkan kejadian ini dan menegaskan perlunya penertiban.

Afni menyebutkan, tindakan tegas harus diambil agar tidak terjadi pembiaran terhadap pelanggaran disiplin yang merugikan keuangan daerah. Ia juga memastikan bahwa pegawai yang terbukti melanggar akan segera diberhentikan.

“Saya sangat sayang dengan staf, dan ingin jadi pemimpin yang juga disayang staf. Tapi aturan tetap harus ditegakkan. Ini demi menjaga keadilan dan efisiensi anggaran,” katanya.

Saat ini, sekitar Rp1,1 triliun atau sekitar 45 persen dari total asumsi Rp2,2 triliun RAPBD-P dialokasikan untuk belanja pegawai. Afni menilai, anggaran sebesar itu seharusnya dikelola dengan baik agar tidak sia-sia dan dapat diarahkan ke program-program yang lebih produktif.

Afni telah meminta Inspektorat dan para Kepala OPD untuk melakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap kehadiran dan kedisiplinan pegawai. Ia juga mengingatkan agar sistem pengendalian internal diperkuat untuk mencegah kasus serupa terulang.

“Ini juga soal menjaga kepercayaan rakyat Siak. Jangan sampai ada yang tidak bekerja tapi tetap menerima hak. Itu tidak adil bagi pegawai lain yang sudah bekerja keras, dan juga tidak adil bagi rakyat Siak yang susah mencari pekerjaan,” tegasnya. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sidak PKS dan Keluarkan Surat Edaran, Bupati Siak: Jangan Permainkan Harga TBS Petani!

25 Mei 2026 - 14:16 WIB

Memanjat Jambat, Menyeberang Sungai dan Jalan Berlumpur, Bupati Afni Antar Seragam ke Pelosok

22 Mei 2026 - 10:06 WIB

Alhamdulillah: Bantuan Pangan di Siak Naik Dua Kali Lipat, 30.786 KPM Terima Beras dan Minyak

21 Mei 2026 - 09:37 WIB

Curhat Bupati Siak di Hadapan Guru PAUD: Bertahan Saja Sudah Alhamdulillah

20 Mei 2026 - 17:43 WIB

Perdana Terapkan Manajemen Talenta, Empat Putra Daerah Dilantik Jadi Kadis di Depan Istana Siak

20 Mei 2026 - 09:56 WIB

Trending di Riau