RiauKepri.com BATAM – Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi memberikan pesan khusus kepada Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) dan para aktivis HMI agar senantiasa merawat tradisi berdiskusi demi menjaga budaya intelektual yang telah lama menjadi identitas organisasi. Hal itu disampaikannya saat menjadi keynote speaker pada pembukaan Temu Regional Kahmi se-Sumatera yang berlangsung di Swiss-Belhotel Harbour Bay, Batam, Sabtu (20/9/2025).
Viva Yoga, yang pernah menjabat Koordinator Presidium Majelis Nasional (MN) Kahmi, menegaskan bahwa alumni HMI yang kini tersebar di berbagai medan pengabdian harus terus membimbing serta membantu para kader HMI di kampus-kampus. Menurutnya, keberadaan alumni bukan hanya simbol, melainkan energi yang seharusnya mampu memperkuat generasi penerus baik secara moral, material, maupun gagasan.
“Abangda dan Yunda, agar kita dapat selalu menjadi alumni yang baik dengan membantu adik-adik baik secara gagasan, moril maupun materil. Itu harapan adik-adik kita yang berada di kampus-kampus. Kahmi dan HMI perlu terus berkembang dan berkontribusi sejalan dengan sejarah bangsa dengan tetap merawat tradisi intelektual berbasis kampus,” ungkap Viva.
Ia menambahkan, konsolidasi yang intensif antara alumni dan aktivis HMI di setiap medan pengabdian sangat penting agar cita-cita perjuangan HMI tetap relevan dengan dinamika bangsa.
Temu Regional Kahmi se-Sumatera ini dibuka langsung oleh Koordinator Presidium MN Kahmi, Dr. Rifqinizamy Karsayuda, yang juga menjabat Ketua Komisi II DPR RI. Dalam sambutannya, Rifqi menekankan bahwa pertemuan ini bertujuan memperkuat konsolidasi alumni HMI agar kontribusi konstruktif bagi bangsa dapat semakin nyata.
Rifqi mengungkapkan, temu regional serupa diselenggarakan di lima titik strategis. Pertama di Ternate untuk wilayah Papua, Maluku, dan Maluku Utara; kedua di Batam untuk wilayah Sumatera; dilanjutkan Oktober mendatang di Makassar untuk wilayah Sulawesi; dan puncaknya November di Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam rangka memperingati HUT HMI.
Dalam kesempatan itu, Rifqi juga melontarkan otokritik terkait hubungan MN Kahmi dengan Majelis Wilayah (MW) dan Majelis Daerah (MD) yang menurutnya selama ini kerap hanya terjalin saat momentum suksesi. Karena itu, ia menegaskan komitmennya untuk berkeliling Indonesia mendengarkan aspirasi dan kebutuhan Kahmi di daerah.
“Saya niatkan mau keliling Indonesia berdiskusi apa yang dibutuhkan Kahmi daerah dalam rangka merawat mata air pengkaderan HMI. Agenda hari ini adalah mendengarkan apa yang terjadi di daerah. Kita minta seluruh MD dan MW bicara, agar Kahmi semakin kuat,” ucap Rifqi.
Ia juga menyoroti keunggulan HMI yang selama ini terjaga di tiga bidang utama, yakni akademik, birokrasi, dan politik. Menurutnya, HMI telah melahirkan banyak kader unggul di ranah akademik dan birokrasi, termasuk kepala daerah yang merupakan alumni HMI. Namun di bidang politik, Rifqi menilai pengaruh Kahmi mulai menyusut karena kondisi pragmatisme yang kian menguat.
Rifqi juga menyorot kelemahan kader HMI di bidang dunia usaha. Atas dasar itu dia menyarankan agar dalam latihan kader (LK) HMI selalu dimuat materi enterpreneurship. Menurutnya, bidang kewirausahaan sangat penting karena dengan kader-kader yang mapan secara ekonomi, maka organisasi dapat mudah digerakkan.
Sementara itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad, yang juga Ketua Presidium MD Kahmi Batam, menyambut baik pelaksanaan temu regional ini. Ia menyampaikan apresiasi kepada MN Kahmi yang telah memilih Batam sebagai tuan rumah. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan posisi Batam sebagai kota MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) yang sangat bergantung pada pergerakan orang.
“Kita harapkan temu regional ini menyumbangkan daya kritis bagi bangsa sebagai jati diri HMI. Mudah-mudahan lahir ide kreatif dan konstruktif bagi pembangunan bangsa. Dengan temu regional di berbagai daerah, tentu Kahmi semakin dekat dengan isu strategis yang berkembang,” ujar Amsakar.
Hal senada disampaikan Ketua Umum MW Kahmi Kepri, Dr. Suryadi SP, SH, MH. Ia berharap kegiatan ini membawa keberkahan karena memperkuat silaturahmi sekaligus melahirkan gagasan terbaik demi kemajuan bangsa.
Acara pembukaan turut dihadiri berbagai tokoh Kahmi, di antaranya anggota DPRD Kota Batam Surya Makmur Nasution, Wakil Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Ade Angga, serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Natuna Daeng Ganda. Malam harinya, agenda dijadwalkan berlanjut dengan orasi kebangsaan oleh Menteri Dalam Negeri. Kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kota Batam juga menambah khidmat pertemuan tersebut.(*)







