Menu

Mode Gelap
Kapolres Bengkalis Pimpin Sertijab Wakapolres, Kompol Ridho Perasetia Resmi Jabat Wakapolres Bengkalis Polsek Mandau Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pria Diamankan dengan Enam Paket Diduga Sabu HUT IBI Ke-75, Bupati Asmar: Bidan Garda Terdepan Wujudkan Generasi Emas Indonesia 2045 Cetak Peserta Terbanyak se-Riau Kepri, BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti Program KEJAR BRK Syariah Jangkau 380 Pelajar SMP Negeri 1 Pangkalan Kerinci Sabut Batu

Pekanbaru

Alhamdulillah, Gubernur dan DPRD Riau Nyatakan Dukungan Tertulis Terhadap Daerah Istimewa Riau

badge-check

Alhamdulillah, Gubernur dan DPRD Riau Nyatakan Dukungan Tertulis Terhadap Daerah Istimewa Riau Perbesar

RiauKepri.com, PEKANBARU– Ketua Badan Pekerja Perwujudan Daerah Istimewa Riau (BPP DIR), Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, menyampaikan bahwa Gubernur Riau dan DPRD Riau telah memberikan dukungan secara tertulis terhadap pembentukan Daerah Istimewa Riau (DIR), Jumat (17/10/2025).

“Alhamdulillah, bertepatan dengan pembacaan Maklumat DIR hari ini, surat dukungan dari Gubernur Riau dan DPRD Riau telah keluar,” ujar Datuk Seri Taufik di Balai Adat, Pekanbaru.

Surat dukungan tersebut, lanjutnya, menjadi bagian penting dalam proses pengajuan usulan resmi pembentukan DIR ke pemerintah pusat. Rencananya, naskah akademik dan Rancangan Undang-Undang (RUU) DIR akan diserahkan ke DPR RI, DPD RI, dan Kementerian Dalam Negeri pada 28 Oktober 2025 mendatang, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

“Dukungan ini menjadi tambahan semangat bagi kami di BPP DIR serta seluruh elemen masyarakat yang terlibat dalam perjuangan ini,” katanya.

Datuk Seri Taufik menegaskan bahwa dukungan dari pihak eksekutif dan legislatif Riau telah terbangun sejak awal wacana DIR bergulir. Menurutnya, sikap yang ditunjukkan bukan hanya simbolik, tetapi konsisten ditunjukkan dalam berbagai forum resmi dan publik.

Ia juga memastikan bahwa perjuangan pembentukan DIR merupakan langkah konstitusional dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Riau Istimewa adalah hak daerah. Ini perjuangan yang sah, konstitusional, dan bermartabat. Sama sekali bukan gerakan separatis atau upaya untuk memisahkan diri,” tegasnya.

Menurut Datuk Seri Taufik, gagasan DIR berakar dari sejarah panjang kebudayaan Melayu dan kontribusi signifikan Riau dalam sejarah nasional, termasuk peran Kesultanan Siak dan Sultan Syarif Kasim II dalam mendukung kemerdekaan Indonesia.

Usulan DIR mencakup penguatan peran lembaga adat, pelestarian bahasa Melayu, serta pengelolaan wilayah berbasis budaya dan ekologi lokal. BPP DIR menilai hal ini sebagai upaya untuk memperkuat identitas daerah, serta mendorong kebijakan yang lebih relevan dan berpihak pada masyarakat Riau.

“Kami tidak sedang membangun eksklusivitas, tapi justru ingin memperluas partisipasi aktif daerah dalam sistem pemerintahan nasional,” ujarnya. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sabut Batu

1 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Siswa SIP Angkatan 56 Beri Bantuan Bahan Pokok ke Panti Asuhan Darul Ilmi Pekanbaru

31 Juli 2026 - 13:32 WIB

Abdul Wahid Banding, Mengaku Cari Keadilan Karena Merasa tak Bersalah

30 Juli 2026 - 14:05 WIB

Vonis 2 Tahun Abdul Wahid, PN Pekanbaru Dipadati Simpatisan

30 Juli 2026 - 11:59 WIB

Di Atas Langit Mendung, Menanti Vonis Abdul Wahid

30 Juli 2026 - 09:59 WIB

Trending di Pekanbaru