Menu

Mode Gelap
Kapolres Bengkalis Pimpin Sertijab Wakapolres, Kompol Ridho Perasetia Resmi Jabat Wakapolres Bengkalis Polsek Mandau Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pria Diamankan dengan Enam Paket Diduga Sabu HUT IBI Ke-75, Bupati Asmar: Bidan Garda Terdepan Wujudkan Generasi Emas Indonesia 2045 Cetak Peserta Terbanyak se-Riau Kepri, BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti Program KEJAR BRK Syariah Jangkau 380 Pelajar SMP Negeri 1 Pangkalan Kerinci Sabut Batu

Pekanbaru

Wawancara dengan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto: Kalau Saya Disebut Pelapor, Itu Fitnah

badge-check

 SF Hariyanto Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau. F: Ist Perbesar

SF Hariyanto Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau. F: Ist

RiauKepri.com, PEKANBARU– Setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau pada Senin (3/11/2025), situasi politik di Bumi Lancang Kuning menghangat.
OTT itu menjerat Gubernur Riau Abdul Wahid, Kepala Dinas PUPR Riau M. Arief Setiawan, dan Staf Ahli Gubernur Dani M. Nursalam.

Di tengah kabar tersebut, beredar informasi bahwa Wakil Gubernur Riau SF Hariyanto yang kini ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau disebut sebagai saksi pelapor dalam penangkapan Abdul Wahid.

Menanggapi isu tersebut, Hariyanto membantah keras tudingan itu. Berikut petikan wawancaranya bersama wartawan di Kantor Gubernur Riau, Kamis (6/11/2025):

Bagaimana tanggapan Anda soal kabar yang menyebut Anda adalah saksi pelapor dalam OTT KPK terhadap Gubernur Abdul Wahid?

SF Hariyanto: Saya tidak jelas status saksi pelapor itu. Kalau saya disebut pelapor, itu fitnah. Dia itu (Abdul Wahid) adik saya. Yang dipanggil itu semuanya anak buah saya, tidak mungkin saya melaporkan.

Apakah Anda mengetahui sebelumnya bahwa akan ada OTT yang dilakukan KPK di lingkungan Pemprov Riau?

SF Hariyanto: Tidak tahu. Ada yang bilang saya mengetahui kejadian itu, macam pernyataan orang ke saya. Tapi saya tidak mengetahui kejadian itu sama sekali.

Beberapa pihak menyebut hubungan Anda dengan Abdul Wahid sempat tidak harmonis. Bagaimana sebenarnya hubungan Anda dengan beliau?

SF Hariyanto: Tidak benar kalau dibilang kami bermasalah. Saya dengan beliau baik-baik saja. Dalam pemerintahan itu biasa ada perbedaan pendapat, tapi tidak ada masalah pribadi. Sekali lagi, dia itu adik saya.

Sebagai Plt Gubernur Riau, apa langkah pertama Anda pasca penetapan Abdul Wahid sebagai tersangka oleh KPK?

SF Hariyanto: Saya langsung menegaskan kepada semua ASN dan OPD agar pelayanan publik tetap berjalan. Jangan sampai ada yang lumpuh. Pemerintahan harus tetap bekerja.
Saya bersama Sekda, Asisten I, II, III, dan seluruh OPD sudah menyatakan sikap siap melanjutkan roda pemerintahan.

Apakah ada instruksi khusus dari pemerintah pusat setelah Anda resmi menjabat Plt Gubernur Riau?

SF Hariyanto: Ya, saya mendapat pesan agar Riau tetap kondusif. Saya diminta merangkul semua pihak supaya pelayanan publik tidak terganggu dan situasi tetap stabil.

Apa pesan Anda untuk masyarakat Riau di tengah situasi politik dan hukum yang sedang terjadi?

SF Hariyanto: Saya mengajak seluruh masyarakat Riau untuk bersatu, jangan sampai terpecah belah. Ini ujian bagi kita semua. Pemerintah tetap bekerja maksimal untuk menjaga pelayanan publik dan keamanan di Riau. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sabut Batu

1 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Siswa SIP Angkatan 56 Beri Bantuan Bahan Pokok ke Panti Asuhan Darul Ilmi Pekanbaru

31 Juli 2026 - 13:32 WIB

Abdul Wahid Banding, Mengaku Cari Keadilan Karena Merasa tak Bersalah

30 Juli 2026 - 14:05 WIB

Vonis 2 Tahun Abdul Wahid, PN Pekanbaru Dipadati Simpatisan

30 Juli 2026 - 11:59 WIB

Di Atas Langit Mendung, Menanti Vonis Abdul Wahid

30 Juli 2026 - 09:59 WIB

Trending di Pekanbaru