Menu

Mode Gelap
‘Malam Sastra Sumatera Luka’ PWI Kepri-PWI Batam Banjir Dukungan Warga Aceh, Sumut dan Sumbar PANTUNESIA Pukau Wakil Menteri Kebudayaan di Pos Bloc Jakarta Cuaca Riau Malam Ini Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Polda Kepri Dukung Pelepasan Bantuan Kemanusiaan IJTI untuk Korban Bencana di Sumatra Bupati Siak Tetapkan Status Siaga Darurat Hidrometeorologi, Larang Siswa Berlibur ke Daerah Rawan Bencana Festival Sampan Layar ke-6 Bandul Meriah, Peserta dan Warga Tumpah Ruah

Nasional

Setahun Lalu, Gubri Abdul Wahid Sudah Diingatkan Soal Potensi Dikriminalisasi

badge-check


					Screenshot postingan @indepenSumatera setahun lalu. (Foto: ist) Perbesar

Screenshot postingan @indepenSumatera setahun lalu. (Foto: ist)

RiauKepri.com, PEKANBARU- Sebuah tangkapan layar (screenshot) dari platform media sosial X (dulu Twitter) tengah beredar luas di sejumlah grup WhatsApp di Pekanbaru. Isi unggahan tersebut kini ramai diperbincangkan publik karena berisi unggahan lama yang disebut-sebut telah “memprediksi” nasib Gubernur Riau Abdul Wahid, yang kini terbukti terjaring OTT oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Akun bernama INDEPENDENT SUMATERA (@indepenSumatera) menulis peringatan setahun lalu yang kini dianggap menohok.

Akun @indepenSumatera memposting peringatannya kepada Abdul Wahid pada 28 November 2024. Potingan itu mendapat 292 ribu tayangan, 51 posting ulang, 26 kutipan, 218 suka, dan 44 markah.

Dalam unggahannya,
@indepenSumatera
menulis: “Gubernur pertama yg akan dikriminalisasi di Sumatera kemungkinan Gubernur Riau.
Hati-hati Abdul Wahid.
Mata hukum tajam menatapmu, kesalahan dalam pengambilan keputusan berdampak pada rompi oranye.”

Unggahan tersebut memunculkan berbagai spekulasi di kalangan warganet. Beberapa menilai postingan itu seolah “ramalan” yang kini menjadi kenyataan, sementara sebagian lainnya menilai hal itu hanya kebetulan belaka. Namun, sejumlah pihak menilai peringatan yang diunggah akun tersebut mencerminkan meningkatnya sensitivitas publik terhadap potensi penyalahgunaan kewenangan pejabat daerah di Sumatera.

Pesan itu kini kembali viral setelah muncul kabar bahwa Gubernur Abdul Wahid tengah menjadi sorotan aparat penegak hukum.

Apapun tanggapan terkait postingan itu yang jelas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Riau pada Senin (3/11/2025). Dalam operasi tersebut, penyidik KPK mengamankan 10 orang, termasuk Gubernur Riau Abdul Wahid.

Selanjutnya pada Rabu (5/11/2025), KPK menetapkan Gubernur Riau Abdul Wahid, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau M. Arief, serta tenaga ahli gubernur Dani sebagai tersangka dugaan tindak pidana pemerasan. Sementara 7 orang lainnya dipulangkan. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PANTUNESIA Pukau Wakil Menteri Kebudayaan di Pos Bloc Jakarta

7 Desember 2025 - 16:28 WIB

Cuaca Riau Malam Ini Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang

7 Desember 2025 - 14:21 WIB

Menteri PKP–PWI Fasilitasi 5.000 Rumah Wartawan

6 Desember 2025 - 15:54 WIB

Bupati Siak Tetap Salurkan Beasiswa di Tengah Efesiensi Anggaran

6 Desember 2025 - 09:43 WIB

Kebun Dijarah, Pemegang KSO dengan Agrinas Mengadu ke LAMR

6 Desember 2025 - 08:30 WIB

Trending di Bengkalis