Menu

Mode Gelap
Bupati Bintan Sambut Kunjungan Wamen BKKBN, Dorong Lansia Tetap Produktif dan Perkuat Pencegahan Stunting Pengguna Jalan Diminta Waspada, Kawanan Lebah Berkumpul di Pasar Pagi Letung PWI Karimun dan PT Timah Tbk Berkolaborasi Serahkan 1 Ekor Sapi Kurban Untuk Masjid Al Muhajirin di Perumahan Gladiola Mengenal Minyak Non Konvensional (MNK): Energi Masa Depan yang Tersembunyi di Perut Bumi Indonesia BMKG Prakirakan Hujan Ringan hingga Petir Guyur Sejumlah Wilayah Kepri pada Selasa 26 Mei 2026 Imigrasi Selatpanjang Perketat Pengawasan Orang Asing di Meranti, Jalur Tikus hingga Overstay Jadi Sorotan

Nasional

Setahun Lalu, Gubri Abdul Wahid Sudah Diingatkan Soal Potensi Dikriminalisasi

badge-check


					Screenshot postingan @indepenSumatera setahun lalu. (Foto: ist) Perbesar

Screenshot postingan @indepenSumatera setahun lalu. (Foto: ist)

RiauKepri.com, PEKANBARU- Sebuah tangkapan layar (screenshot) dari platform media sosial X (dulu Twitter) tengah beredar luas di sejumlah grup WhatsApp di Pekanbaru. Isi unggahan tersebut kini ramai diperbincangkan publik karena berisi unggahan lama yang disebut-sebut telah “memprediksi” nasib Gubernur Riau Abdul Wahid, yang kini terbukti terjaring OTT oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Akun bernama INDEPENDENT SUMATERA (@indepenSumatera) menulis peringatan setahun lalu yang kini dianggap menohok.

Akun @indepenSumatera memposting peringatannya kepada Abdul Wahid pada 28 November 2024. Potingan itu mendapat 292 ribu tayangan, 51 posting ulang, 26 kutipan, 218 suka, dan 44 markah.

Dalam unggahannya,
@indepenSumatera
menulis: “Gubernur pertama yg akan dikriminalisasi di Sumatera kemungkinan Gubernur Riau.
Hati-hati Abdul Wahid.
Mata hukum tajam menatapmu, kesalahan dalam pengambilan keputusan berdampak pada rompi oranye.”

Unggahan tersebut memunculkan berbagai spekulasi di kalangan warganet. Beberapa menilai postingan itu seolah “ramalan” yang kini menjadi kenyataan, sementara sebagian lainnya menilai hal itu hanya kebetulan belaka. Namun, sejumlah pihak menilai peringatan yang diunggah akun tersebut mencerminkan meningkatnya sensitivitas publik terhadap potensi penyalahgunaan kewenangan pejabat daerah di Sumatera.

Pesan itu kini kembali viral setelah muncul kabar bahwa Gubernur Abdul Wahid tengah menjadi sorotan aparat penegak hukum.

Apapun tanggapan terkait postingan itu yang jelas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Riau pada Senin (3/11/2025). Dalam operasi tersebut, penyidik KPK mengamankan 10 orang, termasuk Gubernur Riau Abdul Wahid.

Selanjutnya pada Rabu (5/11/2025), KPK menetapkan Gubernur Riau Abdul Wahid, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau M. Arief, serta tenaga ahli gubernur Dani sebagai tersangka dugaan tindak pidana pemerasan. Sementara 7 orang lainnya dipulangkan. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sidak PKS dan Keluarkan Surat Edaran, Bupati Siak: Jangan Permainkan Harga TBS Petani!

25 Mei 2026 - 14:16 WIB

Ruang Asa Project Bersama HIMA Fisioterapi Universitas Awal Bros Hadirkan Kepedulian untuk Lansia Lewat Program “Lansia Sehat”

25 Mei 2026 - 08:10 WIB

Tim FIB UNILAK Laksanakan Pengabdian Masyarakat Usung Randai Kuantan Singingi di SMAN 10 Pekanbaru

24 Mei 2026 - 22:17 WIB

Kurban Masjid Ar-Rahim Gading Marpoyan Ditargetkan 16 Ekor Sapi

24 Mei 2026 - 20:43 WIB

Zikir Listrik

24 Mei 2026 - 07:32 WIB

Trending di Minda