RiauKepri.com, PEKANBARU – Setelah sehari sebelumnya turut mendampingi penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam proses penggeledahan di rumah dinas dan rumah pribadinya, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Syahrial Abdi kembali menjalankan tugas pemerintahan seperti biasa.
Dari informasi yang dihimpun, Syahrial Abdi sempat dibawa penyidik KPK untuk mendampingi proses penggeledahan tersebut sebagai bagian dari penelusuran tambahan bukti dalam kasus dugaan pemerasan yang menjerat Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid. Namun, dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan hal-hal yang berkaitan dengan kasus tersebut.
Pagi ini, Selasa (11/11/2025), Syahrial Abdi menjalani dua kegiatan resmi pemerintahan di Pekanbaru. Agenda pertama yakni Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2025, yang dirangkaikan dengan pembahasan pertumbuhan ekonomi daerah Triwulan III serta evaluasi dukungan pemerintah daerah dalam program tiga juta rumah secara virtual.
Kegiatan tersebut digelar pukul 08.00 WIB di Riau Command Center (RCC) Menara Lancang Kuning, dengan Sekdaprov Riau didampingi Kepala Biro Ekonomi Setdaprov Riau.
Tak berselang lama, Syahrial Abdi juga membuka Rapat Konsultasi Publik Tahap II Penyusunan Dokumen Profil Taman Keanekaragaman Hayati dan Dokumen Rencana Induk Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Daerah Tahun 2025. Acara yang dilaksanakan pukul 09.00 WIB di Hotel Bono Pekanbaru itu digelar oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Riau.
Dua kegiatan ini menjadi bukti bahwa Sekdaprov Riau tetap fokus melaksanakan tugas pemerintahan dan pelayanan publik, di tengah dinamika yang terjadi di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. (RK1)







