RiauKepri.com, BANGKA BARAT — PT TIMAH Tbk berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Air Putih menggelar pelatihan tanggap bencana dengan tujuan agar Tim Tanggap Darurat Desa Air Putih dan masyarakat setempat, bisa mengetahui dan mencegah terjadinya kebakaran, kegiatan pelatihan berlangsung di Kantor Pemerintah Desa Air Putih, Selasa (11/11/2025).
Pelatihan tersebut dibuka oleh Sekretaris Desa Air Putih, Yudianto, dan dihadiri oleh Sub Division Head Processing and Refinery PT TIMAH Tbk, Kopdi Saragih. Pelatihan tersebut merupakan wujud kepedulian perusahaan dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana, khususnya kebakaran.
Tim Tanggap Darurat dari Division Processing and Refinery PT TIMAH Tbk memberikan materi terkait pencegahan, penanganan, dan langkah mitigasi kebakaran, agar masyarakat memahami cara mencegah serta meminimalkan risiko bencana di lingkungan sekitar.
Selain memberikan pelatihan, PT TIMAH Tbk menyerahkan bantuan empat unit alat pemadam api ringan bagi Pemerintah Desa Air Putih.
Sekretaris Desa Air Putih, Yudianto, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif PT TIMAH Tbk yang turut berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas warga.
“Kami berterima kasih kepada PT TIMAH Tbk yang telah memberikan perhatian kepada Desa Air Putih. Pelatihan ini sangat bermanfaat untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat, terutama dalam penanggulangan kebakaran. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut,” ungkap Yudianto
Ia menambahkan, kebakaran hutan dan lahan di wilayah Desa Air Putih masih sering terjadi di saat musim kemarau datang
Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Air Putih, Darwin, yang juga menjadi peserta pelatihan, menilai kegiatan ini sangat berguna bagi warga Desa Air Putih
“Kami mewakili masyarakat Desa Air Putih mengucapkan terima kasih kepada PT TIMAH Tbk atas edukasi yang diberikan. Bencana bisa datang kapan saja, jadi dengan adanya pelatihan ini kami punya pengetahuan untuk menanggulanginya,” ungkap Darwin
Melalui kegiatan ini, PT TIMAH Tbk menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan kesiapsiagaan terhadap bencana, sejalan dengan upaya perusahaan menjaga keselamatan dan keberlanjutan lingkungan di wilayah operasionalnya. (RK14)







