Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Riau

Warga Sesak Napas, Api di Rimbo Panjang Dekat Permukiman Belum Padam

badge-check

Wakapolda Riau dan Kapolres Kampar saat memadamkan api karhutla di Desa Rimbo Panjang. (Foto: ist) Perbesar

Wakapolda Riau dan Kapolres Kampar saat memadamkan api karhutla di Desa Rimbo Panjang. (Foto: ist)

RiauKepri.com, PEKANBARU- Asap pekat menyelimuti Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau. Sudah empat hari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah itu belum juga padam. Kini, jarak pandang menurun, dan napas warga semakin sesak.

“Anak-anak banyak yang batuk dan mata perih karena asap. Kami khawatir api makin dekat ke rumah,” ujar salah seorang warga Perumahan Zaira Permai, Senin (10/11/2025).

Sejumlah warga juga mengaku belum melihat ada posko kesehatan di sekitar lokasi, bahkan bantuan berupa maskerpun tak ada. Padahal banyak warga mengalami batuk, pusing, demam.

Kebakaran yang terjadi di lahan gambut dekat Jalan Yuzura ini hanya berjarak sekitar 100 meter dari dua perumahan warga, yakni Zaira Permai dan Marwah. Kobaran api sempat membuat penduduk panik dan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Untuk mempercepat pemadaman, Polres Kampar menambah kekuatan tim di lapangan. “Hari ini ada 60 personel diterjunkan. Kekuatan pemadaman kita tambah agar penanganan Karhutla lebih maksimal, karena lokasi kebakaran ini dekat dari permukiman,” kata Kapolres Kampar, AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang di lokasi kejadian.

Selain Polres Kampar, anggota Polda Riau, Brimob, Manggala Agni Pekanbaru, dan TNI juga dikerahkan. Menurut Boby, total ada sekitar 100 personel gabungan, termasuk warga, yang berjibaku memadamkan api.

Wakapolda Riau Brigjen Adrianto Jossy Kusumo juga turun langsung memantau situasi bersama Kapolres. Setelah pemadaman besar-besaran, api di permukaan lahan akhirnya berhasil dikendalikan.

Namun, bara api di dalam gambut masih menyala dan terus memunculkan asap.

“Api di permukaan sudah padam, tapi masih ada bara di bawah. Kami terus lakukan pendinginan,” jelas Boby.

Kapolres memastikan pihaknya akan terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencegah karhutla meluas.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Siapa pun yang terbukti membakar lahan akan kami tindak tegas,” tegas Boby, didampingi Kasatreskrim AKP Gian Wiatma Jonimandala.

Kebakaran di Rimbo Panjang ini menjadi pengingat bahwa karhutla bukan hanya soal api di lahan, tetapi juga tentang napas, kesehatan, dan keselamatan manusia yang hidup di sekitarnya. (RK1/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon Hadiri Arak-arakan HKN di Riau Pagi Ini

18 Okt 2026 - 05:56 WIB

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon Hadiri Arak-arakan HKN di Riau Pagi Ini

Mahasiswa FIB Unilak Raih Sutradara Monolog Terbaik dan Juara II Terbaik di Festival Sagara Teater Internasional

17 Okt 2026 - 12:48 WIB

Mahasiswa FIB Unilak Raih Sutradara Monolog Terbaik dan Juara II Terbaik di Festival Sagara Teater Internasional

Pusaka Bernyawa

17 Okt 2026 - 08:28 WIB

Pusaka Bernyawa

Perkuat Tata Kelola dan Kepastian Hukum, BSP Gandeng Kejari Siak melalui Kesepakatan Bersama

16 Okt 2026 - 09:19 WIB

Perkuat Tata Kelola dan Kepastian Hukum, BSP Gandeng Kejari Siak melalui Kesepakatan Bersama

Bupati Siak Afni, Satu-satunya Kepala Daerah dari Riau Penerima Grand Award Baznas RI

15 Okt 2026 - 18:03 WIB

Bupati Siak Afni, Satu-satunya Kepala Daerah dari Riau Penerima Grand Award Baznas RI
Trending di Nasional