Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Kamis, 11 Juni 2026: Tanjungpinang dan Batam Berpotensi Hujan Ringan, Wilayah Kepulauan Dominan Cerah Berawan LAMR: Jangan Diamkan Pelanggaran HAM Kepada Masyarakat Adat Bhabinkamtibmas Desa Bantar Panen Cabai Rawit Dukung Ketahanan Pangan Bina Desa Mahasiswa PBM FIB Unilak Dalami Adat Pernikahan Mempura Siak LAMR Sambut Kehadiran BPK Riau, Perkuat Pelestarian Adat dan Budaya Melayu DPRD Batam Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemko Pertahankan WTP ke-14

Tanjungpinang

Pemko Tanjungpinang Perkuat Tata Kelola Agraria, IP4T Didorong Jadi Fondasi Data Pertanahan Terintegrasi

badge-check


					Rapat Pembahasan dan Persiapan Inventarisasi Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah (IP4T), di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang. F: Diskominfo Tanjungpinang Perbesar

Rapat Pembahasan dan Persiapan Inventarisasi Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah (IP4T), di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang. F: Diskominfo Tanjungpinang

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota Tanjungpinang menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola agraria melalui pelaksanaan Inventarisasi Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah (IP4T). Komitmen ini ditegaskan dalam rapat persiapan dan pembahasan IP4T yang digelar di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Senin (17/11/2025).

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, memimpin langsung rapat tersebut. Ia menegaskan bahwa IP4T bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan langkah strategis untuk membangun fondasi data pertanahan yang akurat, terpadu, dan mampu menjadi benteng pencegah konflik lahan.

“Data pertanahan yang valid akan menentukan ketepatan perencanaan pembangunan. Dengan IP4T, kita memastikan setiap potensi sengketa dapat dipetakan sejak dini sehingga pembangunan dapat berjalan lebih adil dan merata bagi masyarakat,” ujar Lis.

Lis juga menyoroti perlunya pembenahan sarana, prasarana, serta integrasi dengan program nasional, khususnya terkait pengelolaan lahan eks-HGB. Lahan tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi pusat kegiatan strategis, mulai dari program Koperasi Merah Putih, ketahanan pangan melalui urban farming dan cold storage, hingga kawasan energi surya sebagai bagian dari energi baru terbarukan.

Menurutnya, IP4T merupakan bagian penting dalam implementasi reforma agraria di tingkat daerah. Dengan basis data tanah yang akurat, pemerintah dapat memperkuat arah kebijakan pengelolaan aset sekaligus memastikan pembangunan berlangsung secara berkelanjutan.

Rapat tersebut juga membahas pembagian tugas antarinstansi, sinkronisasi data, hingga penyusunan jadwal pelaksanaan kegiatan. Perangkat daerah diminta melakukan koordinasi intensif agar hasil inventarisasi benar-benar memberikan dampak nyata dalam pengelolaan aset pertanahan.

Melalui tahap awal IP4T ini, Pemko Tanjungpinang ingin memastikan pembenahan administrasi pertanahan dilakukan menyeluruh dan inklusif, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Sekda Kota Tanjungpinang Zulhidayat, Kapolres Tanjungpinang Kombes Pol. Hamam Wahyudi, Kajari Tanjungpinang Rachmad Surya Lubis, serta instansi vertikal dan perangkat daerah terkait lainnya. (RK9)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BMKG: Cuaca Kepri Didominasi Berawan dan Udara Kabur pada Rabu, 10 Juni 2026

10 Juni 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Selasa 9 Juni 2026: Mayoritas Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

9 Juni 2026 - 00:01 WIB

Anggota Polda Kepri Nurtakhim, Raih Prestasi Terbaik di Polda Sulsel

8 Juni 2026 - 08:43 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Ahad 7 Juni 2026: Tanjungpinang hingga Batam Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

7 Juni 2026 - 00:01 WIB

Cuaca Kepri Sabtu 6 Juni 2026 Didominasi Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

6 Juni 2026 - 00:01 WIB

Trending di Kepulauan Riau