Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 22 Juli 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada Mahasiswa Pendidikan Bahasa Melayu FIB Unilak Ikuti Pelatihan Kompetensi Calon Guru di BGTK Riau Gas Metana: Pembelajaran Berharga dari Ledakan di Grand Polonia Medan Polsek Mandau Ungkap Kasus Penyalahgunaan Ekstasi, Dua Terduga Diamankan Dukung Program P4GN Persiapan Porprov Riau 2027, KONI dan Disporapar Meranti Mulai Matangkan Persiapan Polsek Bantan Siapkan Lahan Ketahanan Pangan, Gandeng Kelompok Tani Milenial Tanam Jagung Pipil

Batam

Amsakar Dorong Revitalisasi Aset Wakaf, Kolaborasi dengan Investor Jepang Perkuat Industri Ayam Halal Batam

badge-check

Audiensi  antara Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dengan Nazhir Wakaf Mitra Umat Kota Batam bersama manajemen PT Ebisu Combil Chicken Farm di Lantai V Kantor Wali Kota Batam. F: Diskominfo Batam Perbesar

Audiensi antara Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dengan Nazhir Wakaf Mitra Umat Kota Batam bersama manajemen PT Ebisu Combil Chicken Farm di Lantai V Kantor Wali Kota Batam. F: Diskominfo Batam

RiauKepri.com, BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menerima audiensi Nazhir Wakaf Mitra Umat Kota Batam bersama manajemen PT Ebisu Combil Chicken Farm untuk membahas pengembangan industri ayam halal berbasis wakaf. Pertemuan yang berlangsung di Lantai V Kantor Wali Kota Batam, Rabu (19/11/2025), membuka peluang baru bagi Batam untuk memperkuat ekosistem ekonomi halal sekaligus menjadi pusat produksi ayam halal untuk pasar lokal dan global.

Dalam pertemuan tersebut, Nazhir dan investor asal Jepang memaparkan rencana revitalisasi Rumah Potong Unggas (RPU) Ayam Halal Wakaf yang selama ini berhenti beroperasi. Aset wakaf tersebut sebelumnya diproyeksikan menjadi salah satu unit usaha wakaf produktif yang dapat menopang pembiayaan umat di Batam.

Amsakar menyambut baik rencana kolaborasi ini karena sejalan dengan upaya daerah memperkuat sektor ekonomi halal. Ia menegaskan dukungan pemerintah dalam batas kewenangan yang ada, meski turut mengingatkan bahwa ketersediaan lahan peternakan di Batam masih menjadi tantangan.

“Pengembangan usaha halal ini penting, dan kami tentu mendukung. Namun, persoalan lahan khusus peternakan memang harus dikaji secara cermat. Nanti akan kami pelajari kembali kemungkinan yang tersedia,” ujarnya.

Ketua Nazhir Wakaf Mitra Umat Kota Batam, Rudy Budi Suhardi, menjelaskan bahwa pihaknya menggandeng PT Ebisu Combil Chicken Farm—holding asal Jepang yang memiliki bisnis terintegrasi mulai dari pakan, peternakan, hingga restoran—untuk mengoptimalkan kembali aset wakaf tersebut. Perusahaan itu sebelumnya telah menanamkan investasi di Myanmar dan Vietnam.

Dalam rencana tersebut, Badan Wakaf Indonesia (BWI) akan berperan sebagai regulator, sementara Nazhir bertindak sebagai operator RPU sekaligus penyewa lahan. Menurut Rudy, Batam menjadi lokasi strategis berkat infrastruktur yang kuat dan kedekatannya dengan pasar internasional.

“Batam ini punya potensi besar untuk menjadi pusat produksi ayam halal. Dengan aset wakaf dan kolaborasi dengan investor, peluang ekspor semakin terbuka. Target pasar kami tidak hanya Batam, tetapi juga Singapura,” ujarnya.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi model pengembangan wakaf produktif yang mampu menggerakkan ekonomi umat sekaligus menghadirkan nilai tambah bagi Batam sebagai pintu ekspor produk halal di kawasan regional. (RK6)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Prakiraan Cuaca Kepri Sabtu, 18 Juli 2026: Berawan hingga Hujan Ringan, Warga Diminta Waspadai Perubahan Cuaca

18 Juli 2026 - 00:01 WIB

BRK Syariah Gelar FGD Bahas Recovery Plan 2025 dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI

14 Juli 2026 - 19:11 WIB

Nikmati Liburan “Tropical Escape” di Nongsa Resorts Batam

14 Juli 2026 - 13:34 WIB

Karang Taruna Kota Batam Sukses Melaksanakan Kegiatan Pasar Tumbuh 2026

14 Juli 2026 - 09:06 WIB

Agendakan Nobar Piala Dunia 2026, PWI dan KPI Kepri Perkuat Konsolidasi Hadapi Tantangan Penyiaran di Era Digital

9 Juli 2026 - 06:36 WIB

Trending di Batam