Menu

Mode Gelap
Perjuangan Hamizan, Balita Siak dengan Kelainan Jantung, Dapat Dukungan Pemkab dan Yayasan Jantung Indonesia Dua Agenda Krusial SIWO di HPN 2026: SIWO Award 2025 dan Penentuan Porwanas 2027 Prakiraan Cuaca Kepri Jumat, 16 Januari 2026 – Umumnya Berawan dengan Potensi Hujan Lokal Imigrasi Pekanbaru Tegaskan Komitmen Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Keimigrasian Dusun Tua Rimba Cempedak Belum Berlistrik, Bupati Siak Janji Perjuangkan Penerangan Audiensi ke LAMR, KSPSI Riau Ingin Jaga Citra Organisasi dan Marwah Melayu

Batam

Amsakar Dorong Revitalisasi Aset Wakaf, Kolaborasi dengan Investor Jepang Perkuat Industri Ayam Halal Batam

badge-check


					Audiensi  antara Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dengan Nazhir Wakaf Mitra Umat Kota Batam bersama manajemen PT Ebisu Combil Chicken Farm di Lantai V Kantor Wali Kota Batam. F: Diskominfo Batam Perbesar

Audiensi antara Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dengan Nazhir Wakaf Mitra Umat Kota Batam bersama manajemen PT Ebisu Combil Chicken Farm di Lantai V Kantor Wali Kota Batam. F: Diskominfo Batam

RiauKepri.com, BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menerima audiensi Nazhir Wakaf Mitra Umat Kota Batam bersama manajemen PT Ebisu Combil Chicken Farm untuk membahas pengembangan industri ayam halal berbasis wakaf. Pertemuan yang berlangsung di Lantai V Kantor Wali Kota Batam, Rabu (19/11/2025), membuka peluang baru bagi Batam untuk memperkuat ekosistem ekonomi halal sekaligus menjadi pusat produksi ayam halal untuk pasar lokal dan global.

Dalam pertemuan tersebut, Nazhir dan investor asal Jepang memaparkan rencana revitalisasi Rumah Potong Unggas (RPU) Ayam Halal Wakaf yang selama ini berhenti beroperasi. Aset wakaf tersebut sebelumnya diproyeksikan menjadi salah satu unit usaha wakaf produktif yang dapat menopang pembiayaan umat di Batam.

Amsakar menyambut baik rencana kolaborasi ini karena sejalan dengan upaya daerah memperkuat sektor ekonomi halal. Ia menegaskan dukungan pemerintah dalam batas kewenangan yang ada, meski turut mengingatkan bahwa ketersediaan lahan peternakan di Batam masih menjadi tantangan.

“Pengembangan usaha halal ini penting, dan kami tentu mendukung. Namun, persoalan lahan khusus peternakan memang harus dikaji secara cermat. Nanti akan kami pelajari kembali kemungkinan yang tersedia,” ujarnya.

Ketua Nazhir Wakaf Mitra Umat Kota Batam, Rudy Budi Suhardi, menjelaskan bahwa pihaknya menggandeng PT Ebisu Combil Chicken Farm—holding asal Jepang yang memiliki bisnis terintegrasi mulai dari pakan, peternakan, hingga restoran—untuk mengoptimalkan kembali aset wakaf tersebut. Perusahaan itu sebelumnya telah menanamkan investasi di Myanmar dan Vietnam.

Dalam rencana tersebut, Badan Wakaf Indonesia (BWI) akan berperan sebagai regulator, sementara Nazhir bertindak sebagai operator RPU sekaligus penyewa lahan. Menurut Rudy, Batam menjadi lokasi strategis berkat infrastruktur yang kuat dan kedekatannya dengan pasar internasional.

“Batam ini punya potensi besar untuk menjadi pusat produksi ayam halal. Dengan aset wakaf dan kolaborasi dengan investor, peluang ekspor semakin terbuka. Target pasar kami tidak hanya Batam, tetapi juga Singapura,” ujarnya.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi model pengembangan wakaf produktif yang mampu menggerakkan ekonomi umat sekaligus menghadirkan nilai tambah bagi Batam sebagai pintu ekspor produk halal di kawasan regional. (RK6)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi I DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Mediasi Polemik Lahan Kavling Batuaji Baru

14 Januari 2026 - 21:03 WIB

DPRD Kota Batam Gelar Paripurna, Dengarkan Pendapat Wali Kota soal Ranperda LAM

14 Januari 2026 - 20:55 WIB

Gejolak di The Icon Central: Warga Tempel Spanduk Tolak Homestay, Tuntut IPL Diturunkan

14 Januari 2026 - 17:17 WIB

Kapolda Kepri Beri Dukungan Terkait Perjalanan Agus Bagjana Jelajahi 13 Negara

14 Januari 2026 - 07:16 WIB

Solidaritas Lintas Sumatra, Batam Salurkan Rp4,8 Miliar untuk Pemulihan Aceh

10 Januari 2026 - 09:51 WIB

Trending di Batam