Menu

Mode Gelap
Perjuangan Hamizan, Balita Siak dengan Kelainan Jantung, Dapat Dukungan Pemkab dan Yayasan Jantung Indonesia Dua Agenda Krusial SIWO di HPN 2026: SIWO Award 2025 dan Penentuan Porwanas 2027 Prakiraan Cuaca Kepri Jumat, 16 Januari 2026 – Umumnya Berawan dengan Potensi Hujan Lokal Imigrasi Pekanbaru Tegaskan Komitmen Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Keimigrasian Dusun Tua Rimba Cempedak Belum Berlistrik, Bupati Siak Janji Perjuangkan Penerangan Audiensi ke LAMR, KSPSI Riau Ingin Jaga Citra Organisasi dan Marwah Melayu

Batam

Perpat Diminta Tetap Kritis dan Konstruktif dalam Kawal Pembangunan Batam

badge-check


					Perkumpulan Anak Tempatan (Perpat) meringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 
di depan Kantor Perpat. F: Ist
Perbesar

Perkumpulan Anak Tempatan (Perpat) meringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 di depan Kantor Perpat. F: Ist

RiauKepri.com, BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengajak Perkumpulan Anak Tempatan (Perpat) untuk mengambil peran lebih besar sebagai organisasi kemasyarakatan yang mampu mengawal pembangunan secara kritis dan konstruktif. Ia menegaskan, keberadaan Perpat selama 26 tahun telah memberi warna dalam dinamika sosial dan politik di Batam maupun Kepulauan Riau.

Hal tersebut disampaikan Amsakar saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Perpat di depan Kantor Perpat, Bengkong, Sabtu (22/11/2025). Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan salam dari Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, yang berhalangan hadir karena tengah bertugas di luar daerah.

Amsakar mengatakan, organisasi masyarakat seperti Perpat tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran. Ia menilai, perjalanan panjang Perpat menunjukkan konsistensi organisasi tersebut dalam mencetak kader-kader lokal yang turut mewarnai kebijakan daerah.

“Perpat adalah bagian dari energi sosial Batam. Pengalaman 26 tahun ini menunjukkan bagaimana organisasi mampu tumbuh, beradaptasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” ujarnya.

Menurut Amsakar, momentum hari ulang tahun seharusnya menjadi ruang evaluasi bagi organisasi untuk menilai capaian, koreksi diri, dan memperkuat arah perjuangan ke depan. Ia menekankan bahwa esensi peringatan hari lahir bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi upaya menata kembali langkah strategis.

“Ulang tahun bukan hanya perayaan. Ia adalah refleksi perjalanan masa lalu, pencapaian hari ini, dan rencana masa depan,” tegasnya.

Ia juga melihat grafik perkembangan Perpat yang dinilai terus meningkat. Dengan soliditas yang terjaga, Amsakar berharap organisasi ini dapat terus menjadi mitra pemerintah dalam menjaga stabilitas daerah, sekaligus menjadi penyeimbang melalui kritik yang membangun.

“Alhamdulillah, Perpat tumbuh dari waktu ke waktu. Pemerintah daerah sangat terbuka untuk kolaborasi, termasuk menerima masukan agar pembangunan lebih optimal,” katanya. (RK6)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi I DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Mediasi Polemik Lahan Kavling Batuaji Baru

14 Januari 2026 - 21:03 WIB

DPRD Kota Batam Gelar Paripurna, Dengarkan Pendapat Wali Kota soal Ranperda LAM

14 Januari 2026 - 20:55 WIB

Gejolak di The Icon Central: Warga Tempel Spanduk Tolak Homestay, Tuntut IPL Diturunkan

14 Januari 2026 - 17:17 WIB

Kapolda Kepri Beri Dukungan Terkait Perjalanan Agus Bagjana Jelajahi 13 Negara

14 Januari 2026 - 07:16 WIB

Solidaritas Lintas Sumatra, Batam Salurkan Rp4,8 Miliar untuk Pemulihan Aceh

10 Januari 2026 - 09:51 WIB

Trending di Batam