Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 22 Juli 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada Mahasiswa Pendidikan Bahasa Melayu FIB Unilak Ikuti Pelatihan Kompetensi Calon Guru di BGTK Riau Gas Metana: Pembelajaran Berharga dari Ledakan di Grand Polonia Medan Polsek Mandau Ungkap Kasus Penyalahgunaan Ekstasi, Dua Terduga Diamankan Dukung Program P4GN Persiapan Porprov Riau 2027, KONI dan Disporapar Meranti Mulai Matangkan Persiapan Polsek Bantan Siapkan Lahan Ketahanan Pangan, Gandeng Kelompok Tani Milenial Tanam Jagung Pipil

Batam

Batam Perkuat Jaring Pengaman Sosial, 24 Ribu Pekerja Rentan Ditargetkan Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

badge-check

Audiensi dan silaturahmi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam ke Pemko Batam di Ruang Kerja Sekda, Kantor Wali Kota Batam. (Foto: Diskominfo Batam) Perbesar

Audiensi dan silaturahmi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam ke Pemko Batam di Ruang Kerja Sekda, Kantor Wali Kota Batam. (Foto: Diskominfo Batam)

RiauKepri.com, BATAM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mempercepat penguatan jaring pengaman sosial bagi pekerja rentan sebagai bagian dari prioritas pembangunan sumber daya manusia. Upaya ini dipertegas melalui sinergi bersama BPJS Ketenagakerjaan yang kembali dibahas dalam audiensi di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (26/11/2025).

Hingga tahun 2025, Pemko Batam telah menjamin perlindungan bagi 11.501 pekerja rentan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Jumlah ini akan meningkat signifikan seiring rencana penambahan 12.847 peserta baru yang dialokasikan melalui APBD Perubahan 2025.

Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, menyampaikan bahwa perluasan kepesertaan jaminan sosial merupakan langkah strategis untuk memastikan pekerja berpenghasilan rendah tetap terlindungi dari risiko kerja. Ia menegaskan bahwa program ini menjadi bagian penting dari prioritas Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra.

“Kami menyambut baik sinergi yang terus terbangun dengan BPJS Ketenagakerjaan. Perlindungan bagi pekerja rentan adalah bentuk kehadiran pemerintah dalam meminimalkan risiko sosial dan ekonomi,” ujar Firmansyah.

Audiensi tersebut dihadiri Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Kota Batam, Muhammad Zuhri Bahri, bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam, Suci Rahmad, dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sekupang, Budi Pramono. Pertemuan membahas strategi optimalisasi jaminan sosial ketenagakerjaan agar cakupan peserta di Batam terus meningkat.

Firmansyah juga memberikan apresiasi atas dukungan BPJS Ketenagakerjaan dalam percepatan perluasan kepesertaan. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat menjaga konsistensi perlindungan sosial bagi seluruh pekerja Batam, terutama kelompok berisiko tinggi.

Hingga akhir 2025, total peserta dari kategori pekerja rentan diproyeksikan mencapai lebih dari 24 ribu orang. Pemerintah menilai peningkatan ini penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan Batam sebagai kota yang inklusif dan berdaya saing. (RK6/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Prakiraan Cuaca Kepri Sabtu, 18 Juli 2026: Berawan hingga Hujan Ringan, Warga Diminta Waspadai Perubahan Cuaca

18 Juli 2026 - 00:01 WIB

BRK Syariah Gelar FGD Bahas Recovery Plan 2025 dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI

14 Juli 2026 - 19:11 WIB

Nikmati Liburan “Tropical Escape” di Nongsa Resorts Batam

14 Juli 2026 - 13:34 WIB

Karang Taruna Kota Batam Sukses Melaksanakan Kegiatan Pasar Tumbuh 2026

14 Juli 2026 - 09:06 WIB

Agendakan Nobar Piala Dunia 2026, PWI dan KPI Kepri Perkuat Konsolidasi Hadapi Tantangan Penyiaran di Era Digital

9 Juli 2026 - 06:36 WIB

Trending di Batam