Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Rabu, 22 Juli 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada Mahasiswa Pendidikan Bahasa Melayu FIB Unilak Ikuti Pelatihan Kompetensi Calon Guru di BGTK Riau Gas Metana: Pembelajaran Berharga dari Ledakan di Grand Polonia Medan Polsek Mandau Ungkap Kasus Penyalahgunaan Ekstasi, Dua Terduga Diamankan Dukung Program P4GN Persiapan Porprov Riau 2027, KONI dan Disporapar Meranti Mulai Matangkan Persiapan Polsek Bantan Siapkan Lahan Ketahanan Pangan, Gandeng Kelompok Tani Milenial Tanam Jagung Pipil

Batam

Dekranasda Batam Perkuat Kompetensi Pembatik Lewat Studi Tiru ke Sentra Batik Kulon Progo

badge-check

Dekranasda Kota Batam, Erlita Amsakar, bawa 12 pembatik Batam ikuti program study tiru di Sembung Batik, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. (Foto: Diskominfo Batam) Perbesar

Dekranasda Kota Batam, Erlita Amsakar, bawa 12 pembatik Batam ikuti program study tiru di Sembung Batik, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. (Foto: Diskominfo Batam)

RiauKepri.com, BATAM – Upaya Pemerintah Kota Batam dalam mempercepat kemajuan industri batik lokal semakin konkret. Melalui program studi tiru ke Sembung Batik, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Dekranasda Kota Batam mendorong kolaborasi antardaerah sebagai strategi peningkatan kapasitas perajin.

Sebanyak 12 pembatik Batam diberangkatkan untuk mengikuti program peningkatan keterampilan yang berlangsung mulai 27 November hingga 8 Desember 2025. Kehadiran rombongan dipimpin Ketua Dekranasda Batam, Erlita Amsakar, dan disambut hangat Ketua Dekranasda Kulon Progo, Nuraini Mufida, bersama perwakilan Sembung Batik.

Erlita menegaskan bahwa kolaborasi lintas daerah ini bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi langkah strategis untuk membuka wawasan para pembatik Batam. Dengan belajar langsung dari sentra batik yang telah mapan, ia berharap perajin Batam dapat mengadopsi teknik produksi yang lebih baik serta memperkaya kreativitas motif.

“Kami ingin para pembatik Batam menyerap sebanyak mungkin inspirasi dan metode baru. Semua bekal itu akan menjadi kekuatan untuk memajukan batik Batam sepulangnya nanti,” ujar Erlita.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memperkenalkan motif terbaru Batam yang menampilkan ikon Jembatan Barelang, sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas daerah melalui karya batik.

Perwakilan Sembung Batik, Zainal Arifin, menyambut baik kunjungan ini. Ia menilai pertukaran pengalaman antarperajin sangat penting dalam menjaga keberlanjutan industri batik nasional. Zainal juga mengenang perjumpaannya dengan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat masih menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

“Alhamdulillah, sekarang beliau menjadi Wali Kota. Semoga batik Batam makin berkembang,” ujarnya.

Ketua Dekranasda Kulon Progo, Nuraini Mufida, menyebut kerja sama ini sebagai bentuk sinergi positif antardaerah untuk memajukan kerajinan. Ia berharap hubungan kedua daerah tidak berhenti pada studi tiru saja, tetapi berkembang menjadi kolaborasi jangka panjang.

Program ini menjadi momentum penting bagi pembatik Batam untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperluas jejaring kreatif. Dekranasda Batam optimistis, pengalaman dari Kulon Progo akan berperan besar dalam mendorong batik Batam naik kelas dan semakin dikenal pada level nasional. (RK6/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Prakiraan Cuaca Kepri Sabtu, 18 Juli 2026: Berawan hingga Hujan Ringan, Warga Diminta Waspadai Perubahan Cuaca

18 Juli 2026 - 00:01 WIB

BRK Syariah Gelar FGD Bahas Recovery Plan 2025 dan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK RI

14 Juli 2026 - 19:11 WIB

Nikmati Liburan “Tropical Escape” di Nongsa Resorts Batam

14 Juli 2026 - 13:34 WIB

Karang Taruna Kota Batam Sukses Melaksanakan Kegiatan Pasar Tumbuh 2026

14 Juli 2026 - 09:06 WIB

Agendakan Nobar Piala Dunia 2026, PWI dan KPI Kepri Perkuat Konsolidasi Hadapi Tantangan Penyiaran di Era Digital

9 Juli 2026 - 06:36 WIB

Trending di Batam