Menu

Mode Gelap
Di Meranti, Izin PT Sumatera Riang Lestari Dicabut Pemerintah Anambas Masuk Program Reaktivasi Internet BAKTI, 17 Lokasi Strategis Segera Terlayani Prakiraan Cuaca Jumat 23 Januari 2026: Mayoritas Wilayah Kepri Berawan, Sejumlah Titik Berpeluang Hujan Ringan Revitalisasi Pasar dan Tol Laut Jadi Fokus Audiensi Pemkab Anambas dengan Kemendag RI Respons Cepat Polisi Cegah Karhutla Meluas, Kebakaran Semak di Nongsa Berhasil Dikendalikan Dari Malaysia ke Riau, Mahasiswa UKM Merajut Silaturahmi Serumpun di LAMR

Batam

Batam Satukan Doa dan Aksi: Solidaritas Warga Mengalir untuk Korban Bencana Sumatera

badge-check


					Doa untuk akibat bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar), Dataran Engku Putri. (Foto: Ist) Perbesar

Doa untuk akibat bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar), Dataran Engku Putri. (Foto: Ist)

RiauKepri.com, BATAM – Batam kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu kota yang responsif dan peka terhadap persoalan kemanusiaan di tanah air. Pada Selasa (2/12/2025) malam, Dataran Engku Putri berubah menjadi ruang kepedulian ketika ratusan warga berkumpul dalam Doa Kebangsaan untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Tidak hanya dihadiri pejabat, kehadiran warga dari berbagai latar belakang menjadi cerminan bahwa Batam ingin berdiri sebagai kota penggerak solidaritas nasional. Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra tampak berada di tengah-tengah masyarakat, bersama jajaran Forkopimda, tokoh agama, hingga komunitas masyarakat.

Doa lintas agama yang dipanjatkan bergantian para pemuka agama mengalir tanpa sekat. Perbedaan keyakinan justru menjadi kekuatan bersama, mempertegas pesan bahwa rasa kemanusiaan melampaui batas identitas.

Di hadapan warga, Amsakar menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ritual seremonial. Menurutnya, Batam ingin mengirimkan pesan bahwa setiap musibah di tanah air adalah panggilan untuk bersatu.
“Empati harus menjadi budaya kita. Saudara kita yang tertimpa bencana tidak boleh dibiarkan berjalan sendiri,” ujarnya.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui langkah konkret. Pemerintah Kota Batam telah mengeluarkan Surat Edaran untuk memperluas gerakan solidaritas, membuka empat posko donasi, hingga menyediakan rekening resmi agar setiap bantuan dikelola transparan dan tersalurkan tepat sasaran.

Tak berhenti di situ, Pemko Batam bersama Forkopimda sepakat memberikan bantuan dana sebesar Rp2,5 miliar bagi masing-masing provinsi terdampak. Sementara itu, masyarakat yang hadir turut menyumbangkan donasi spontan sebesar Rp21.596.000.

Solidaritas malam itu semakin lengkap dengan penyerahan bantuan tahap pertama dari Baznas Kota Batam kepada Pemko Batam senilai Rp128.735.000 yang akan langsung disalurkan ke daerah bencana.

Melalui rangkaian aksi tersebut, Batam menegaskan dirinya bukan hanya hadir dalam doa, tetapi juga berdiri paling depan dalam aksi nyata membantu sesama. (RK6/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Respons Cepat Polisi Cegah Karhutla Meluas, Kebakaran Semak di Nongsa Berhasil Dikendalikan

22 Januari 2026 - 19:27 WIB

Polda Kepri Dukung HPN 2026, Kapolda Terima Penghargaan Sahabat PWI

22 Januari 2026 - 14:24 WIB

Nada Salsabila Kamil di Undang Podcast RRI Atas Prestasinya

21 Januari 2026 - 18:57 WIB

Ranperda LAM Batam Disepakati, Yunus Pimpin Pansus

21 Januari 2026 - 17:16 WIB

Respons Cepat Ditsamapta Polda Kepri Tangani Kebakaran Angkringan Mega Legenda

21 Januari 2026 - 10:45 WIB

Trending di Batam