Menu

Mode Gelap
Perjuangan Hamizan, Balita Siak dengan Kelainan Jantung, Dapat Dukungan Pemkab dan Yayasan Jantung Indonesia Dua Agenda Krusial SIWO di HPN 2026: SIWO Award 2025 dan Penentuan Porwanas 2027 Prakiraan Cuaca Kepri Jumat, 16 Januari 2026 – Umumnya Berawan dengan Potensi Hujan Lokal Imigrasi Pekanbaru Tegaskan Komitmen Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Keimigrasian Dusun Tua Rimba Cempedak Belum Berlistrik, Bupati Siak Janji Perjuangkan Penerangan Audiensi ke LAMR, KSPSI Riau Ingin Jaga Citra Organisasi dan Marwah Melayu

Bisnis

Flink Course Tanjungpinang: Ketika Belajar Menjadi Hak, Bukan Kemewahan

badge-check


					Nanda Kristia Santoso,
Chief Marketing Officer Flink Course Perbesar

Nanda Kristia Santoso, Chief Marketing Officer Flink Course

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Di sebuah rumah kantor sederhana di kawasan Batu 9, Tanjungpinang, suara tawa anak-anak bercampur dengan dentingan keyboard komputer. Tempat itu bernama Flink Course—sebuah lembaga pendidikan yang berangkat dari gagasan sederhana: belajar seharusnya bisa diakses siapa saja, bukan hanya mereka yang lahir dalam kondisi ekonomi cukup.

Flink Course lahir di Yogyakarta pada 2012, dan tujuh tahun kemudian hadir di Tanjungpinang dengan membawa semangat yang sama. Sejak awal, lembaga ini memosisikan diri berbeda dari kebanyakan tempat les. Mereka menolak menjadikan pendidikan sebagai komoditas bisnis. Bagi Flink, proses belajar jauh lebih penting daripada profit.

Kini, lebih dari 360 anak dari latar belakang beragam belajar di sini. Ada anak akademisi, anak-anak dari keluarga biasa, hingga mereka yang datang dari situasi berat—anak yatim piatu, anak jalanan, bahkan keluarga yang nyaris tidak bisa membayar. Semuanya duduk dalam ruang kelas yang sama, dengan kesempatan yang sama pula.

“Di sini kami tidak bertanya berapa mampu membayar. Yang kami tanyakan adalah apa yang anak ini butuhkan untuk bisa belajar lebih baik,” kata pihak pengelola Flink.
Setiap kelas hanya diisi maksimal sepuluh siswa. Cara ini dipilih agar tiap anak bisa diperhatikan, bukan sekadar dicatat sebagai angka. Program belajarnya pun beragam: mulai dari toddler class dan calistung untuk pra-sekolah, jenjang SD hingga SMA, hingga kelas umum seperti komputer, bahasa Inggris, dan Mandarin. Ada juga program persiapan TKA, kedinasan, dan UTBK—semua berada dalam satu sistem belajar yang terintegrasi.

Menariknya, satu pembayaran bulanan di Flink sudah mencakup seluruh fasilitas. Tidak ada lagi daftar biaya tambahan yang memusingkan orang tua. Bagi pelajar, mahasiswa, atau pekerja yang waktunya terbatas, tersedia kelas umum berdurasi singkat dua hingga empat bulan.

Belajar di Flink juga berarti belajar dari banyak perspektif. Para pengajarnya datang dari berbagai daerah—Kalimantan, Jawa, hingga Kepri—dengan latar pendidikan S1, S2, bahkan S3. Ragam pengalaman ini menciptakan suasana belajar yang dinamis dan kaya sudut pandang.

Namun, nilai paling kuat dari Flink Course mungkin terletak pada sistem subsidi silang yang diterapkannya. Iuran siswa yang mampu secara otomatis membantu membuka pintu bagi siswa yang membutuhkan. Beasiswa pun dibuka sepanjang tahun, tidak hanya untuk siswa berprestasi, tetapi juga untuk mereka yang datang dari kondisi sosial-ekonomi sulit.

“Selama anak mau belajar, kami siap mendampingi. Biaya bukan alasan untuk menghentikan masa depan,” ujar salah satu pendirinya.

Sore itu, ketika kelas komputer berlangsung, seorang siswa kecil tersenyum puas setelah berhasil mengetik namanya sendiri untuk pertama kali. Senyum sederhana yang menjadi gambaran jelas misi Flink Course: memberi ruang bagi setiap anak untuk tumbuh, tanpa terkendala batas finansial.

Bagi orang tua atau siswa yang ingin mengetahui lebih banyak, Flink Course Tanjungpinang dapat dikunjungi di Batu 9, belakang Pinang Lestari, Rumah Kantor Blok D No. 14. Informasi juga tersedia melalui WhatsApp di +62 895-3208-35147 dan Instagram @flinkcourse.id. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HPN 2026 Jadi Momentum Penguatan Peran Pers di Tanjungpinang

15 Januari 2026 - 16:53 WIB

Domino Jadi Jembatan Kebersamaan, Wali Kota Tanjungpinang Bangun Kedekatan dengan Warga

14 Januari 2026 - 17:25 WIB

BRK Syariah Perkuat Layanan Digital ZISWaf, Permudah Masyarakat Kepulauan Meranti Tunaikan Zakat

12 Januari 2026 - 17:02 WIB

DPRD Tanjungpinang Juara Turnamen Minisoccer Piala Ketua DPRD Kepri 2026

10 Januari 2026 - 19:08 WIB

BRK Syariah Perkuat Peran sebagai Mitra Strategis Daerah, Buka Peluang Pembiayaan Pembangunan Kuansing

9 Januari 2026 - 17:01 WIB

Trending di Bisnis