Menu

Mode Gelap
Upaya Pemkab Siak Menghadirkan Listrik ke Pelosok Mulai Berbuah Hasil BSP Turunkan Long Arm Bersihkan Kanal Ring 1 di Dosan, Banjir Berangsur Surut Bupati Kepulauan Meranti Hadiri Pembukaan Rakernas XVII APKASI di Batam Sempena HPN, PWI Kepri Utus Tiga Anggotanya Ikuti Pelatihan Militer di Akmil Magelang Intelektualitas Tanpa Etika Cuaca Kepri Senin, 19 Januari 2026: Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

Tanjungpinang

Kirim Bantuan untuk Musibah Sumatera Gratis Lewat Pelni

badge-check


					Kirim Bantuan untuk Musibah Sumatera Gratis Lewat Pelni Perbesar

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG — PT Pelni Cabang Tanjungpinang, Kepulauan Riau, membuka layanan angkutan gratis untuk pengiriman bantuan bagi korban banjir dan longsor di Sumatera  menggunakan KM Kelud. Kebijakan ini mulai berlaku sejak 6 Desember 2025 dan merupakan bagian dari kepedulian nasional Pelni terhadap bencana yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera.

Kepala Cabang Pelni Tanjungpinang, Putra Kencana, mengatakan layanan ini mencakup pengiriman berbagai jenis bantuan, seperti sembako, pakaian, dan kebutuhan darurat lainnya.

“Pelni Tanjungpinang melayani angkutan bantuan gratis, seperti sembako, pakaian, dan kebutuhan darurat lainnya untuk korban bencana di Sumatera,” ujarnya, Sabtu (6/12/2025).

Putra menjelaskan bahwa masyarakat, komunitas, hingga instansi pemerintah yang ingin mengirimkan bantuan dapat langsung datang ke kantor Pelni Tanjungpinang. Seluruh cabang Pelni telah membuka penerimaan barang sejak 6 Desember dengan fokus distribusi menuju Sumatera Utara.

“Jika ada penugasan baru, kami siap mendukung program pemerintah,” katanya.
Ia memastikan bahwa bantuan akan dikirim sesuai jadwal operasional kapal dan disalurkan secara terkoordinasi. Setibanya di Pelabuhan Belawan, bantuan diserahkan langsung kepada panitia atau instansi terkait, seperti BNPB atau lembaga pemerintah setempat.

Pelni menetapkan beberapa persyaratan untuk pengiriman bantuan, antara lain:

Surat pengantar resmi dari lembaga, komunitas, atau instansi.

Untuk perorangan, diperlukan surat pernyataan bantuan kemanusiaan beserta daftar rincian barang.

Barang harus berupa bantuan non-komersial, seperti sembako, pakaian, dan logistik.

Barang tidak boleh mudah terbakar, beracun, atau terlarang, serta harus dikemas aman.

Untuk barang pecah belah, wajib diberi label “Fragile.”

Semua bantuan dari berbagai wilayah akan dikirim menggunakan kapal Pelni dengan tujuan akhir Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara. Terkait pengiriman bantuan dari Tanjungpinang, Putra menjelaskan, untuk bulan Desember hanya dapat diakomodir pada kapal dengan jadwal keberangkatan 15 Desember 2025 menggunakan KM Bukit Raya.

“Karena trip terakhir KM Kelud yang mengangkut bantuan berangkat pada 18 Desember 2025. Sementara kapal dari Tanjungpinang dengan jadwal 18, 25, dan 27 Desember tiba di Jakarta setelah voyage tersebut, sehingga tidak dapat terhubung dengan pengiriman akhir tahun,” ujarnya. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kepri Didorong Jadi Pusat Kuliner Halal, Kuota 9.511 Sertifikat Gratis Siap Dimaksimalkan

17 Januari 2026 - 06:30 WIB

HPN 2026 Jadi Momentum Penguatan Peran Pers di Tanjungpinang

15 Januari 2026 - 16:53 WIB

Domino Jadi Jembatan Kebersamaan, Wali Kota Tanjungpinang Bangun Kedekatan dengan Warga

14 Januari 2026 - 17:25 WIB

DPRD Tanjungpinang Juara Turnamen Minisoccer Piala Ketua DPRD Kepri 2026

10 Januari 2026 - 19:08 WIB

PWI Tanjungpinang Matangkan Persiapan HPN 2026 Bersama DPRD

7 Januari 2026 - 11:25 WIB

Trending di Tanjungpinang