Menu

Mode Gelap
Anambas Masuk Program Reaktivasi Internet BAKTI, 17 Lokasi Strategis Segera Terlayani Prakiraan Cuaca Jumat 23 Januari 2026: Mayoritas Wilayah Kepri Berawan, Sejumlah Titik Berpeluang Hujan Ringan Revitalisasi Pasar dan Tol Laut Jadi Fokus Audiensi Pemkab Anambas dengan Kemendag RI Respons Cepat Polisi Cegah Karhutla Meluas, Kebakaran Semak di Nongsa Berhasil Dikendalikan Dari Malaysia ke Riau, Mahasiswa UKM Merajut Silaturahmi Serumpun di LAMR SF Hariyanto Vs Ida: Jurus Terbuka di Gelanggang Kewenangan

Nasional

Wamen Kebudayaan Minta Gubernur Kepri Dukung Peluncuran Aplikasi Pantunesia

badge-check


					Wakil Menteri Kebudayaan Indonesia, Giring Ganesha, dan pendiri Pantunesia  Dato' Setia Perdana Yoan S. Nugraha saat Malam Anugerah Budaya-Go di Pos Bloc Jakarta. (Foto: Ist) Perbesar

Wakil Menteri Kebudayaan Indonesia, Giring Ganesha, dan pendiri Pantunesia Dato' Setia Perdana Yoan S. Nugraha saat Malam Anugerah Budaya-Go di Pos Bloc Jakarta. (Foto: Ist)

RiauKepri.com, JAKARTA — Wakil Menteri Kebudayaan Indonesia, Giring Ganesha, mengungkapkan bahwa ia telah menghubungi Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, untuk memberikan dukungan terhadap peluncuran aplikasi pantun berbasis kecerdasan buatan, Pantunesia, yang direncanakan berlangsung pada 17 Desember 2025, bertepatan dengan Hari Pantun Nusantara.

Pernyataan tersebut disampaikan Giring dalam konferensi pers usai menghadiri Malam Anugerah Budaya-Go di Pos Bloc Jakarta, Sabtu (6/12).

“Saya sudah telepon langsung Pak Gubernur Kepri untuk membantu aplikasi Pantunesia ini,” kata Giring di hadapan sejumlah wartawan.

Menurut Giring, Pantunesia memiliki nilai strategis karena dapat meningkatkan kemampuan berpantun, terutama di kalangan pejabat publik yang kini semakin sering menggunakan pantun dalam acara formal.

“Semua pejabat sekarang sudah mulai sering berpantun. Aplikasi Pantunesia diharapkan bisa menjadi nilai tambah dalam kualitas pantun yang disampaikan,” ujarnya.

Dalam kompetisi nasional Budaya-Go yang digelar Kementerian Kebudayaan, Pantunesia berhasil meraih Juara 3 kategori profesional. Prestasi tersebut sekaligus membuktikan bahwa budaya dapat berdampingan dengan teknologi dalam arus globalisasi.

Pantunesia menjadi satu-satunya tim dari Kepulauan Riau yang lolos hingga babak final, menyisihkan lebih dari 600 tim dengan total peserta hampir 4.000 orang dari seluruh Indonesia.

Tim Pantunesia terdiri dari: Dato’ Setia Perdana Yoan S. Nugraha – ketua tim & penggagas aplikasi , Pandu Wijaya Saputra – head programming , Doni – mobile app developer , Said Fakhrur Ar Rozzie – Etnomusikolog, Sonia – Duta Pantun Kepri 2022 , serta M. Syarif – videografer dan Agam – backend programmer .

Rencana peluncuran Pantunesia pada 17 Desember 2025 diharapkan menjadi momentum penguatan pelestarian pantun sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO dan membuka jalan bagi integrasi budaya dengan teknologi di tingkat nasional. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Revitalisasi Pasar dan Tol Laut Jadi Fokus Audiensi Pemkab Anambas dengan Kemendag RI

22 Januari 2026 - 20:34 WIB

Dua Agenda Krusial SIWO di HPN 2026: SIWO Award 2025 dan Penentuan Porwanas 2027

16 Januari 2026 - 20:14 WIB

Audiensi dengan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Tetap Wartawan

14 Januari 2026 - 07:10 WIB

3 Rumah di Dusun Nadi Bangka Tengah Terseret Arus Banjir, PT TIMAH Tbk Salurkan 300 Paket Sembako untuk Warga Terdampak

13 Januari 2026 - 15:44 WIB

Sepuluh Kepala Daerah dan Tiga Wartawan Raih Trofi Abyakta di HPN 2026

13 Januari 2026 - 14:27 WIB

Trending di Nasional