Menu

Mode Gelap
Perjuangan Hamizan, Balita Siak dengan Kelainan Jantung, Dapat Dukungan Pemkab dan Yayasan Jantung Indonesia Dua Agenda Krusial SIWO di HPN 2026: SIWO Award 2025 dan Penentuan Porwanas 2027 Prakiraan Cuaca Kepri Jumat, 16 Januari 2026 – Umumnya Berawan dengan Potensi Hujan Lokal Imigrasi Pekanbaru Tegaskan Komitmen Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Keimigrasian Dusun Tua Rimba Cempedak Belum Berlistrik, Bupati Siak Janji Perjuangkan Penerangan Audiensi ke LAMR, KSPSI Riau Ingin Jaga Citra Organisasi dan Marwah Melayu

Nasional

Produk UMKM Binaan PT Timah Tbk “Duo Ayu Sehati” Tembus Pasar Australia

badge-check


					Dua Ayu Sehati produksi getas, kericu, kemplang, bakso ikan dan sapi binaan PT Timah tembus pasar luar negeri . (Foto: Humas PT Timah) Perbesar

Dua Ayu Sehati produksi getas, kericu, kemplang, bakso ikan dan sapi binaan PT Timah tembus pasar luar negeri . (Foto: Humas PT Timah)

RiauKepri.com, PANGKALPINANG – Pelaku UMKM mitra binaan PT Timah cemilan khas Bangka Belitung “Dua Ayu Sehati” yang memproduksi getas, kericu, kemplang, bakso ikan dan sapi
tembus pasar luar negeri Australia

Henry pemilik “Duo Ayu Sehati” saat ini merasakan perkembangan pesat usahanya setelah banyaknya permintaan dari pasar lokal, Jakarta dan luar negeri

Ia memulai usaha dari sebuah rumah kontrakan kecil pada Tahun 2017, pabrik Duo Ayu Sehati kini tumbuh menjadi produsen skala besar yang mampu menghasilkan lebih dari satu ton getas per hari.

Henry mengenang perjalanan awal yang penuh tantangan, mulai dari resep yang belum stabil, maraknya barang retur dari toko, hingga usaha mencari formula terbaik agar produknya dapat diterima pasar.

Berkat usaha yang gigih, melakukan riset ke pabrik cemilan lain, dan terus belajar berinovasi, akhirnya usaha membuahkan hasil. Skala produksi terus meningkat hingga kini pabrik Duo Ayu Sehati mampu memproduksi 1,2 ton getas, 500 kg kericu, 600 kg kemplang, serta 500 kg bakso ikan maupun sapi setiap harinya

Pasarnya pun semakin luas, tidak hanya Pangkalpinang dan Bangka Belitung, tetapi juga Jakarta. Bahkan, produk mereka mulai menembus pasar ekspor luar negeri salah satunya Australia

“belum lama ini kami kirim hasil produksi sekitar dua ratus kilo ke Australia. Itu baru permulaan, tapi respons konsumen sangat bagus di sana,” ujar Henry bersyukur

Henry menegaskan bahwa perkembangan pesat ini tidak lepas dari dukungan PT TIMAH Tbk melalui program Kemitraan, bantuan permodalan menambah mesin produksi yang langsung berdampak pada peningkatan kapasitas.

Bantuan ini membuat Duo Ayu Sehati dapat meningkatkan efisiensi, memperluas pasar, serta mempertahankan kualitas produk yang menjadi keunggulan mereka. Bahan baku dari nelayan lokal dan tepung sagu rumbia berkualitas menjadi fondasi produk yang tetap digemari konsumen.

Selain memproduksi getas, kericu, dan kemplang, Henry juga mengembangkan produk lain seperti bakso ikan, bakso sapi, dan ebi bubuk yang banyak diminati konsumen di Jakarta.

Untuk menjawab tingginya permintaan pasar, Duo Ayu Sehati tengah menyiapkan inovasi baru berupa ikan giling yang menyasar pelaku industri kuliner dan rumah tangga. Mereka juga merencanakan perluasan pabrik untuk meningkatkan kapasitas produksi.

“Terima kasih kepada PT TIMAH yang sudah membantu usaha kami. Semoga kemitraan ini tetap berjalan lancar, dan ke depan semakin banyak UMKM di Bangka yang bisa dirangkul,” ungkap Henry (RK14)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dua Agenda Krusial SIWO di HPN 2026: SIWO Award 2025 dan Penentuan Porwanas 2027

16 Januari 2026 - 20:14 WIB

Audiensi dengan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Tetap Wartawan

14 Januari 2026 - 07:10 WIB

3 Rumah di Dusun Nadi Bangka Tengah Terseret Arus Banjir, PT TIMAH Tbk Salurkan 300 Paket Sembako untuk Warga Terdampak

13 Januari 2026 - 15:44 WIB

Sepuluh Kepala Daerah dan Tiga Wartawan Raih Trofi Abyakta di HPN 2026

13 Januari 2026 - 14:27 WIB

ASEAN Bersiap Sambut Mata Uang BRICS, Indonesia Berpeluang Jadi Penghubung Perdagangan Regional

12 Januari 2026 - 09:33 WIB

Trending di Nasional