Menu

Mode Gelap
Pansus DPRD Kota Batam Finalisasi Ranperda LAM, Siap Dibawa ke Paripurna Pansus DPRD Batam Matangkan Ranperda PSU Perumahan, Fokus Sinkronisasi Regulasi Hadiri Peresmian Kantor Zona Bakamla, Ketua DPRD Kota Batam Ikut Tanam Pohon Mustafa Soroti Usulan Perampingan RT, Sebut Bisa Memperhambat Pemekaran Desa Ketua Karang Taruna Kota Batam Kunjungi Pengurus Nasional Karang Taruna di Sekretariat PNKT Pengungkapan Sabu di Bathin Solapan: Polisi Amankan Pria Berinisial A.T. dengan Barang Bukti 19 Paket Narkotika

Advertorial

Jelang Nataru, Bupati Anambas Tekankan Kelancaran Distribusi Sembako di Tengah Ancaman Cuaca Laut

badge-check


					Aneng. Bupati Kepulauan Anambas. (Foto: Diskominfotik Anambas) Perbesar

Aneng. Bupati Kepulauan Anambas. (Foto: Diskominfotik Anambas)

RiauKepri.com, ANAMBAS – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menaruh perhatian serius pada kelancaran distribusi bahan pokok, seiring meningkatnya risiko cuaca ekstrem di wilayah laut. Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menegaskan pentingnya peran distributor dalam menjaga stabilitas pasokan sembako bagi masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Aneng saat memimpin rapat persiapan Nataru yang digelar pada Kamis (18/12), bersama unsur Forkopimda, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta perwakilan distributor dan pelaku usaha di Anambas.

Menurut Aneng, tantangan utama Anambas sebagai daerah kepulauan adalah ketergantungan pada jalur laut dalam distribusi logistik. Kondisi ini semakin rawan ketika musim angin utara disertai gelombang tinggi mulai melanda perairan Anambas.

Ia menekankan bahwa ketersediaan stok sembako di tingkat distributor harus segera disalurkan ke pasar dan masyarakat, agar tidak terjadi kelangkaan saat akses transportasi laut terganggu akibat cuaca buruk.

“Momentum Nataru ini beriringan dengan cuaca laut yang tidak bersahabat. Maka distribusi barang jangan tersendat hanya karena stok ditahan di gudang,” tegas Aneng dalam rapat tersebut.

Aneng menilai kelancaran distribusi jauh lebih penting dibandingkan sekadar menjaga stok di gudang. Menurutnya, jika terjadi gangguan pengiriman, masyarakat akan menjadi pihak yang paling terdampak.

Ia juga memastikan bahwa hingga saat ini ketersediaan bahan pokok di Anambas masih dalam kondisi aman. Karena itu, ia meminta para distributor dan pelaku usaha menjaga mekanisme penjualan secara wajar tanpa menaikkan harga secara berlebihan.

Selain mengawal distribusi pasar, Pemkab Kepulauan Anambas juga mengambil langkah perlindungan sosial melalui penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat kurang mampu menjelang Nataru.

Sebanyak 1.676 keluarga penerima manfaat di berbagai kecamatan menerima bantuan berupa beras dan minyak goreng, sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat di tengah potensi lonjakan kebutuhan.

Bupati Aneng menyampaikan bahwa bantuan pangan ini diharapkan dapat memberi rasa aman bagi warga, khususnya kelompok rentan, agar dapat merayakan Nataru dengan lebih tenang.

Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga menyiapkan cadangan beras Bulog sebanyak 276 unit sebagai langkah antisipatif apabila terjadi situasi darurat, termasuk gangguan distribusi akibat cuaca ekstrem.

“Kesiapsiagaan ini penting agar masyarakat tidak panik. Pemerintah daerah harus hadir dan memastikan ketahanan pangan tetap terjaga,” ujar Aneng.

Melalui sinergi pengawasan distribusi, bantuan sosial, dan kesiapan cadangan pangan, Pemkab Anambas optimistis kebutuhan bahan pokok masyarakat selama Nataru dapat terpenuhi dengan baik meski dihadapkan pada tantangan alam. (RK15/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mustafa Soroti Usulan Perampingan RT, Sebut Bisa Memperhambat Pemekaran Desa

23 April 2026 - 20:05 WIB

‎Jaringan Bhakti Kominfo Dikeluhkan, Anggota DPRD Dapil III Anambas, Ellisya Turun Langsung ke Sekolah

22 April 2026 - 13:01 WIB

Bupati Aneng Temui CJH Pulau Jemaja, Doakan Selamat dan Raih Haji Mabrur

21 April 2026 - 11:55 WIB

‎Unik, Tiga Pasangan Suami Istri Asal Bukit Padi Berangkat Haji Bersama, Doa dan Tangis Iringi Keberangkatan

21 April 2026 - 11:50 WIB

Ketua Komisi I DPRD Anambas, Hj. Tetty Tinjau Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak

20 April 2026 - 06:41 WIB

Trending di Anambas