RiauKepri.com, PEKANBARU – Dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Lancang Kuning (Unilak) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan menulis skenario film pendek berbasis nilai budaya Melayu pada 8 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Sekretariat Teater Kedjik SMA Negeri 7 Pekanbaru dan diikuti oleh para siswa yang memiliki minat di bidang seni dan literasi kreatif.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi perfilman sekaligus menguatkan pemahaman peserta terhadap pentingnya kearifan budaya tempatan sebagai sumber inspirasi karya. Dalam kegiatan tersebut, peserta dibekali pemahaman tentang konsep dasar skenario film pendek, struktur dramatik, teknik pengembangan ide, serta strategi mengintegrasikan nilai-nilai budaya Melayu ke dalam cerita yang relevan dengan kehidupan generasi muda.
Ketua pelaksana kegiatan, Muhammad Kafrawi, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya akademisi untuk mendekatkan kampus dengan masyarakat melalui penguatan literasi budaya berbasis kreatif. Menurutnya, budaya Melayu memiliki kekayaan nilai yang dapat diangkat menjadi karya audiovisual yang edukatif dan inspiratif. “Melalui film pendek, generasi muda dapat mengekspresikan gagasan sekaligus merawat identitas budaya,” ujarnya.
Kegiatan ini turut didukung oleh dua anggota tim pengabdian, yakni Evizariza dan Pinto Anugerah, yang berperan dalam penyampaian materi serta pendampingan teknis penulisan skenario. Peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari diskusi konsep hingga praktik menyusun ide cerita berbasis nilai budaya tempatan.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para siswa tidak hanya memahami teknik menulis skenario, tetapi juga memiliki kesadaran kritis untuk mengangkat nilai-nilai budaya Melayu dalam karya kreatif mereka. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen FIB Unilak dalam memperkuat literasi budaya dan kreativitas generasi muda melalui media audiovisual yang kontekstual dan berkarakter. (RK1)







