RiauKepri.com, BANGKA TENGAH — 3 unit rumah warga di Dusun Nadi Kabupaten Bangka Tengah terseret arus sungai, akibat curah hujan tinggi, dampaknya sangat besar terhadap masyarakat, PT TIMAH Tbk Berkolaborasi dengan pemerintah setempat menyalurkan bantuan 300 sembako bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Bangka Tengah. Bantuan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Tengah, Ahmad Syarifullah Nizam, Senin (12/1/2025).
Hujan deras yang melanda beberapa wilayah Kabupaten Bangka Tengah, hingga menyeret 3 unit rumah, merupakan musibah yang terjadi pada awal Tahun 2026
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangka Tengah, Ahmad Syarifullah Nizam, mengapresiasi dukungan PT TIMAH Tbk yang telah membantu masyarakat terdampak bencana
“atas nama Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, mengucapkan terima kasih atas kepedulian para pihak yang telah membatu meringankan beban saudara kita yang terdampak musibah. Ini adalah bentuk kemitraan dan kepedulian PT TIMAH Tbk,” ungkap Ahmad Syarifullah.
Sementara Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa (DinsosPMD) Kabupaten Bangka Tengah, Fadhlillah, menyebutkan bahwa bantuan ini sangat berarti mengingat curah hujan yang tinggi menyebabkan banjir di beberapa titik seperti Lubuk Besar, Lubuk Lingkuk, Perlang, Nibung, dan Kelurahan Berok.
“Berdasarkan data yang kami himpun bersama BPD, ada sekitar 280 lebih warga yang terdampak. Bahkan di Dusun Nadi, terdapat tiga unit rumah yang hanyut terbawa arus sungai yang deras,” ungkap Fadhlillah.
Ia menambahkan bahwa selain sembako, warga sangat menantikan bantuan tim medis karena kondisi lingkungan pasca banjir rentan menimbulkan penyakit.
Salah satu daerah yang mendapatkan bantuan sembako dari PT TIMAH Tbk yakni Kelurahan Berok. Lurah Berok, Teguh Prabowo menyampaikan sebanyak 40 Kepala Keluarga yang masih berhadapan dengan genangan air.
“Kami perwakilan warga mengucapkan terima kasih kepada PT TIMAH Tbk atas bantuan yang ditujukan untuk masyarakat. Di sini ada sekitar 40 KK termasuk enam balita yang terdampak. Bantuan ini sangat bermanfaat karena hingga saat ini beberapa rumah warga kami masih tergenang air,” ungkap Teguh. (RK14)








