Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Kamis, 4 Juni 2026: Tanjungpinang hingga Karimun Berpotensi Hujan Ringan, Warga Pesisir Diminta Waspada PT Swastisidhi Amagra Berbagi Keberkaha Kades Bukit Padi Sambut Kepulangan Enam Jemaah Haji, Doakan Jadi Haji Mabrur LAMR Terima Kunjungan Kepala ANRI, Bahas Pusat Khazanah Arsip Melayu Nusantara di Riau Enam Jemaah Haji Asal Desa Bukit Padi Tiba di Anambas, Disambut Haru Keluarga dan Pemerintah Kecamatan Kritisi DBH Migas, Bupati Siak: Daerah Membantu Subsidi Energi Nasional, Tapi Fiskal Tidak Proporsional

Riau

Pasca Tangsi Belanda Ambruk, Tim Kemenbud Turun ke Siak

badge-check


					Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, saat memastikan kondisi korban. Perbesar

Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, saat memastikan kondisi korban.

RiauKepri.com, PEKANBARU– Menyusul ambruknya lantai dua Cagar Budaya Tangsi Belanda di Kabupaten Siak, Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) menurunkan tim ke lapangan, Senin (2/2/2026). Kunjungan ini diharapkan juga bisa melihat langsung kondisi tiga kawasan cagar budaya lainnya yang membutuhkan perhatian serius agar masuk prioritas revitalisasi.

Informasi tim Kemenbud turun ke Siak tersebut disampaikan Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli. Katanya, atensi khusus datang langsung dari Menteri Kebudayaan Fadli Zon melalui Balai Kebudayaan yang membawahi wilayah Kabupaten Siak.

“Insya Allah hari ini tim utusan Kementerian Kebudayaan turun ke Siak terkait ambruknya lantai dua Tangsi Belanda,” ujar Afni.

Menurut Afni, kehadiran tim Kemenbud diharapkan tidak hanya meninjau Tangsi Belanda, tetapi juga menyasar tiga titik cagar budaya lain yang berada dalam satu kesatuan kawasan sejarah di Siak. Ketiga lokasi tersebut dinilai sudah membutuhkan penanganan serius dan masuk skala prioritas untuk direvitalisasi.

“Harapan kami, tim ini juga mengunjungi tiga titik lainnya yang menurut kami sangat penting untuk mendapat perhatian dan menjadi prioritas revitalisasi, mudah-mudahan bisa dibantu melalui APBN,” harap mantan wartawan itu.

Adapun cagar budaya yang dimaksud yakni Istana Siak Asserayah Al-Hasyimiah yang juga berstatus museum nasional dan memiliki persoalan pada struktur lantai dua, Balai Kerapatan yang kondisinya dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah. Selain itu Makam Kota Tinggi yang membutuhkan perhatian khusus dari sisi pelestarian.

Terkait agenda tersebut, Afni menjelaskan kebetulan dirinya bersama Wakil Bupati Siak sedang menjalankan tugas menghadiri kegiatan bersama Presiden Prabowo Subianto di Sentul, Jakarta. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Siak menugaskan Sekretaris Daerah untuk menerima dan mendampingi tim Kemenbud selama kunjungan lapangan.

“Selain Tangsi Belanda, berarti ada tiga lokasi lain yang kami harapkan juga bisa dilihat langsung oleh pihak Kementerian. Ini satu kesatuan wilayah cagar budaya di Kabupaten Siak yang perlu penanganan menyeluruh,” ucap Afni.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, lantai 2 bangunan cagar budaya Tangsi Belanda yang berada di Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, ambruk pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan 16 orang rombongan siswa SD IT Baitul Ridho Lubuk Dalam yang mengikuti kegiatan studi tour menjadi korban.

Bupati Siak yang sempat mendampingi korban sejak awal, memastikan seluruh korban saat mulai pulih dan sudah dibolehkan pulang ke rumah masing-masing, hanya satu anak masih dirujuk ke RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

LAMR Terima Kunjungan Kepala ANRI, Bahas Pusat Khazanah Arsip Melayu Nusantara di Riau

3 Juni 2026 - 20:16 WIB

Kritisi DBH Migas, Bupati Siak: Daerah Membantu Subsidi Energi Nasional, Tapi Fiskal Tidak Proporsional

3 Juni 2026 - 16:00 WIB

SF Hariyanto: Jangan Tinggalkan Saya

3 Juni 2026 - 15:14 WIB

Bupati Siak Suarakan Ketidakadilan Fiskal Bagi Daerah Penghasil di DPD RI

3 Juni 2026 - 13:49 WIB

Sidang Wahid, Polisi Tutup Jalan Saat SF Hariyanto Bersaksi, Siapa Wak Labu?

3 Juni 2026 - 11:11 WIB

Trending di Pekanbaru