Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pekanbaru

Harimau Sumatera Masuk Permukiman Warga Siak, Ternak Ayam dan Kucing Jadi Mangsa

badge-check

Ilustrasi (net) Perbesar

Ilustrasi (net)

RiauKepri.com, PEKANBARU– Seekor harimau sumatera dilaporkan masuk ke permukiman warga Desa Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Riau. Satwa dilindungi tersebut diduga telah memangsa ternak ayam dan anak kucing milik warga.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau langsung menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan pemantauan serta mitigasi guna mencegah konflik antara manusia dan satwa liar.

Kepala BBKSDA Riau, Supartono, mengatakan kemunculan harimau pertama kali dilaporkan warga pada Jumat (6/2/2026) malam. Tim Resort Siak bersama Babinsa kemudian bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Peristiwa bermula saat seorang warga bernama Nurisam menyalakan lampu kandang kambing dan melihat bayangan mencurigakan di sekitar kandang. Setelah memanggil anaknya, Yudha, bayangan tersebut terlihat menjauh menuju semak belukar di arah utara. Warga kemudian menemukan sejumlah jejak harimau di sekitar kandang.

Menurut Supartono, rekaman kamera pengawas milik warga juga menunjukkan seekor harimau sumatera melintas menuju arah barat laut kawasan perkebunan. Berdasarkan pengamatan awal, harimau tersebut diperkirakan masih berusia remaja.

Selain itu, pengendara yang melintas dari arah Pelabuhan Buton menuju Pekanbaru juga sempat melihat harimau menyeberang jalan.

Kemunculan satwa dilindungi itu juga dilaporkan terjadi di sekitar rumah warga bernama Nanang. Warga tersebut mendengar suara hewan ternak yang ribut disertai teriakan kucing dari arah hutan.

Keesokan harinya, Nanang mendapati dua ekor ayam dan seekor anak kucing miliknya hilang. Di sekitar lokasi ditemukan jejak harimau serta bulu ayam yang berserakan. Hasil identifikasi menunjukkan jejak harimau berukuran sekitar 12 sentimeter.

Supartono menyebutkan, sebelumnya tim telah memasang kamera trap di lokasi kemunculan harimau, namun belum berhasil merekam keberadaan satwa tersebut. Petugas kemudian menambah satu unit kamera trap di titik baru serta melakukan pemantauan menggunakan drone.

Sebagai langkah pencegahan, BBKSDA Riau mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas sendirian pada jam-jam rawan pergerakan satwa liar. Warga juga diminta memastikan ternak dimasukkan ke dalam kandang serta menutup kandang menggunakan terpal atau seng guna membatasi pandangan harimau terhadap hewan ternak. (RK1/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau

11 Okt 2026 - 19:14 WIB

Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau

Tinggalkan Jabatan Kapolda Riau, Herry Heryawan Bawa Persaudaraan dan Pesan Jaga Alam

10 Okt 2026 - 20:09 WIB

Tinggalkan Jabatan Kapolda Riau, Herry Heryawan Bawa Persaudaraan dan Pesan Jaga Alam

LAMR dan Pemprov Riau Lepas Herry Heryawan, Warisan Green Policing Jadi Amanah Bersama

10 Okt 2026 - 20:07 WIB

LAMR dan Pemprov Riau Lepas Herry Heryawan, Warisan Green Policing Jadi Amanah Bersama

Datuk Seri Taufik: Herry Heryawan Polisi yang Menyentuh Hati Lewat Budaya

10 Okt 2026 - 20:03 WIB

Datuk Seri Taufik: Herry Heryawan Polisi yang Menyentuh Hati Lewat Budaya

LAMR Gelar Helat Pelepasan dan Syukuran Kepindahan Herry Heryawan

10 Okt 2026 - 19:57 WIB

LAMR Gelar Helat Pelepasan dan Syukuran Kepindahan Herry Heryawan
Trending di Pekanbaru