RiauKepri.com, BATAM – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) menggelar apel gabungan personel sebagai bagian dari kesiapan menghadapi Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Seligi 2026 menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Apel tersebut berlangsung di halaman Mapolda Kepri, Selasa (10/3/2026) pagi.
Apel yang dimulai pukul 08.00 hingga 08.30 WIB itu dipimpin langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, Komisaris Besar Polisi Taufiq Lukman Nurhidayat. Kegiatan ini diikuti oleh Irwasda Polda Kepri, para Pejabat Utama (PJU), para perwira menengah (Pamen), perwira pertama (Pama), serta seluruh personel dari satuan kerja di lingkungan Polda Kepri.
Dalam arahannya, Dirlantas Polda Kepri menyampaikan bahwa jajaran Polda Kepri bersama instansi terkait akan melaksanakan Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Ketupat Seligi 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 25 Maret 2026.
Ia menjelaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi nasional yang bersifat kemanusiaan. Karena itu, pelaksanaan operasi tidak hanya berfokus pada pengamanan dan pengaturan lalu lintas, tetapi juga menitikberatkan pada pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurutnya, pengelolaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) selama Operasi Ketupat menjadi tanggung jawab bersama seluruh personel Polri. Hal tersebut sejalan dengan amanat Pasal 13 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Polri, lanjutnya, harus mampu memberikan pelayanan, perlindungan, serta pengayoman kepada masyarakat. Oleh karena itu, upaya menjaga keamanan dan ketertiban harus terus dilakukan melalui berbagai langkah dan inovasi.
Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa saat ini masyarakat hidup di era digital 4.0, di mana setiap orang dapat dengan mudah mengakses dan menyebarkan informasi melalui berbagai platform media sosial.
Menurutnya, masyarakat kini dapat menjadi “jurnalis” bagi dirinya sendiri, sehingga berbagai aktivitas di lapangan, termasuk kegiatan anggota Polri, dapat direkam dan disebarluaskan secara cepat melalui media sosial seperti TikTok, Instagram, dan platform lainnya.
Oleh karena itu, seluruh personel diingatkan untuk selalu menjaga sikap dan profesionalisme saat bertugas di lapangan, mengingat aktivitas mereka dapat menjadi perhatian publik.
Dirlantas juga mendorong agar seluruh satuan kerja aktif melakukan publikasi dan amplifikasi terhadap kegiatan positif yang dilakukan oleh personel Polri di lapangan.
Hal tersebut dapat dilakukan melalui dokumentasi dan penyebaran informasi di berbagai kanal media sosial sebagai bentuk transparansi sekaligus untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Ia menegaskan, kehadiran personel Polri di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman, terutama selama bulan suci Ramadan hingga perayaan Idul Fitri.
Melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2026, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kepulauan Riau tetap kondusif.
Polda Kepri bersama seluruh instansi terkait pun berkomitmen untuk bersinergi dalam mendukung kelancaran kegiatan masyarakat selama Ramadan hingga arus mudik dan balik Idul Fitri tahun ini. (RK12)







