Menu

Mode Gelap
Milad ke-33 Dapen Bankriaukepri, Bukti Konsistensi dan Kepercayaan yang Terjaga Polsek Rangsang Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran di Tanjung Kedabu  Pelarian Berakhir, DPO Kasus Sabu Diciduk di Lintas Duri–Dumai Kecamatan Bathin Solapan Tempat Rawan Narkoba Disasar Polisi, Pengedar Sabu-Ganja Berhasil Diringkus Ketua PMI Bintan Buka Seminar Kesehatan dan Donor Darah di STAIN SAR Kepri Dari Keterbatasan ke Kesempatan: Kisah Mahasiswa STIE Cakrawala Terbantu Beasiswa BRK Syariah

Seni dan Budaya

Nadim Festival Obati Kerinduan Event Sastra di Batam

badge-check


					Nadim Festival Obati Kerinduan Event Sastra di Batam Perbesar

RiauKepri.com, BATAM — Gelaran Nadim Festival 2026 di Kota Batam berlangsung semarak dan mengesankan. Pengakuan ini diucapkan langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata pada malam pembukaan di selasar Museum Raja Ali Haji, Sabtu (4/4).

“Saya sampai terharu dengan event ini. Saya sudah lama menanti ada event seperti ini di Kota Batam,” kata Ardiwinata.

Yang bikin hati Ardiwinata makin penuh adalah betapa kegiatan kebudayaan bisa disandingkan dengan aktivitas pariwisata. Menurutnya, potensi-potensi semacam ini yang perlu lebih banyak digali untuk dikembangkan di Kota Batam.

“Saya sudah biasa melihat rombongan wisatawan. Tapi baru kali ini ada 100 orang dari dalam dan luar negeri, berdatangan ke Batam, karena puisi. Ini peristiwa yang langka,” ujar Ardiwinata.

Ke depan, jika festival ini kembali digelar di Batam, Ardiwinata berjanji akan memberi dukungan penuh agark Nadim Fest bisa menjadi agenda kebudayaan baru di Kota Batam.

Nadim Festival digelar pada 4—6 April dengan melibatkan pembaca puisi dari Malaysia, Singapura, Brunei, Bintan, Tanjungpinang, Pekanbaru, Padang, Banten, Jakarta, hingga Banjarmasin. Meski kali pertama digelar secara mandiri serta swadaya oleh Yayasan PLS Sanggam Tanjungpinang berkolaborasi Komunitas Sastra Rumahitam Batam, Nadim Festival tetap menarik antusiasme tinggi.

“Satu lagi bukti bahwa sastra tidak pernah selesai hanya di buku. Jika dikemas dengan baik dan menarik, sastra bisa ikut berpartisipasi ke sektor pariwisata,” kata Husnizar Hood, ketua pelaksana Nadim Festival.

Untuk mewujudkan hal semacam itu, sambung Husnizar, ia dan seniman lain tidak bisa bergerak sendiri; perlu dukungan dari stakeholder terkait.

“Karena itu, kami berterima kasih pada Disbudpar Kota Batam yang sudah responsif dengan event ini, juga kepada Pak Ismeth Abdullah anggota DPD RI dan Bang Surya Makmur Nasution anggota DPRD Batam yang ikut berpartisipasi,” ujarnya.

Agenda utama Nadim Fest bukan sekadar penerbitan buku antologi dan parade pembacaan puisi, melainkan juga berkunjung ke sejumlah destinasi wisata yang ikonik di Batam, seperti Masjid Tanjak, Jembatan Barelang, hingga sentra kerajinan tanjak di Rumahitam Sekupang. Total peserta yang terlibat mencapai 108 orang dengan dominasi berasal dari negeri jiran. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penyair Bintan Erizal Norman Pukau Delegasi Asia Tenggara di Nadim Festival 2026

5 April 2026 - 15:28 WIB

Rumah Budaya Tengku Mahkota Wakili Indonesia Ikut Simposium Bangsawan Nusantara di Perak

29 September 2025 - 11:00 WIB

PPN XIII Jakarta: Puisi Menjalin Persaudaraan Asia Tenggara, Ini Sejarahnya

6 September 2025 - 14:39 WIB

Budaya Melayu, Superego Kultural yang Mulai Dilupakan

2 September 2025 - 14:02 WIB

Dari Tepian Narosa, Dukungan Besar Menbud untuk LARM se-Sumatera

21 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Trending di Kuansing