RiauKepri.com, PEKANBARU- Bupati Siak, Afni Zulkifli, menyampaikan rasa syukur usai bertemu langsung dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., yang turut didampingi Wakil Menteri serta para Direktur Jenderal Kementerian Pendidikan.
“Alhamdulillah, banyak hal penting dapat kami sampaikan kepada Bapak Menteri, mulai dari pengaduan revitalisasi sekolah, peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan, relokasi guru, pelayanan pendidikan di daerah 3T, penyesuaian TPP sesuai kemampuan keuangan daerah, hingga kebijakan-kebijakan pendidikan terbaru,” ujar Bupati Afni, Rabu (27/8).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Afni menekankan bahwa saat ini alokasi dana pendidikan di Kabupaten Siak telah mencapai lebih dari 26% dari total APBD, melampaui batas minimal 20% yang diwajibkan secara nasional. Namun, keterbatasan ruang fiskal menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah dalam memenuhi berbagai kebutuhan pendidikan yang terus berkembang.
“Dengan ruang fiskal yang sempit, kami bermohon ada kolaborasi antara APBD dan APBN agar pelayanan pendidikan di Siak tetap maksimal,” tambahnya.
Gayung bersambut, Menteri Abdul Mu’ti menyambut baik usulan kolaborasi pendanaan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk mendorong lebih banyak program pendidikan berbasis dana APBN agar dapat dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat Siak.
Bupati Afni berharap, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini dapat memperkuat kualitas pendidikan, khususnya di wilayah-wilayah tertinggal dan pelosok Kabupaten Siak. (RK1)







