Menu

Mode Gelap
Sekda Ronny Kartika Paparkan Indeks Profesionalitas ASN pada Latsar CPNS Bintan Angkatan XXI Pencarian Korban Lompat dari Kapal Dumai Line Dihentikan? Pengembangan Kasus, Polsek Bukit Batu Ringkus Dua Pengedar Sabu di Dumai Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru Komitmen Tanpa Kompromi: Polres Bengkalis Gencarkan Perang Narkoba, Desa Jangkang Jadi Pelopor Kampung Bersih dari Narkoba Bupati Siak Buka Pelatihan Guru RA, Tekankan Pendidikan Berbasis Cinta

Riau

Dari Tepian Selat Melaka, LAMR Meranti Deklarasi Dukung Daerah Istimewa Riau

badge-check


					LAMR Kabupaten Kepualauan Meranti saat deklarasi DIR. Perbesar

LAMR Kabupaten Kepualauan Meranti saat deklarasi DIR.

RiauKepri.com, PEKANBARU- Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar deklarasi dukungan untuk pembentukan Daerah Istimewa Riau (DIR), pada Sabtu (30/08/2025). Acara yang dipimpin oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, berlangsung di Tepian Selat Malaka, Pulau Rangsang, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dengan semangat yang membara, Datuk Seri Afrizal Cik menyatakan komitmen penuh LAMR Kepulauan Meranti untuk mendukung pembentukan Daerah Istimewa Riau. “LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti mendukung penuh pembentukan Daerah Istimewa Riau. Semoga pernyataan ini diredhoi Allah Swt,” seru Afrizal Cik.

Deklarasi ini digelar dengan latar belakang ombak Selat Malaka yang menghantam tepian Pulau Rangsang. Seluruh pengurus LAMR Kepulauan Meranti yang hadir turut mendukung aksi tersebut, yang diakhiri dengan lautan suara takbir “Allahu Akbar” tiga kali secara bersama-sama.

Hadir pula dalam acara tersebut Ketua LAMR Kecamatan Rangsang Barat, Ketua LAMR Kecamatan Tebing Tinggi Barat, serta sejumlah pengurus LAMR kecamatan lainnya.

Lokasi Makna Tersendiri

Saat awak media bertanya mengenai pemilihan lokasi deklarasi, Datuk Seri Afrizal Cik menjelaskan bahwa Tepian Selat Malaka dipilih sebagai simbol bahwa Riau adalah gerbang terdepan Indonesia. “Riau berhak mendapatkan suatu keistimewaan, selain alasan strategis dan historis lainnya,” ujarnya.

Selain itu, ia menegaskan bahwa deklarasi ini bukan hanya sekadar seremonial. “Untuk perjuangan besar, dengan cita-cita besar, tentu harus disampaikan dalam helat besar pula. Tidak cukup hanya dengan selembar kertas yang ditandatangani di atas meja,” lanjutnya.

Dukungan yang Terus Mengalir

LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi lembaga adat kabupaten terakhir yang menyatakan dukungannya untuk pembentukan Daerah Istimewa Riau. Sebelumnya, LAMR dari kabupaten dan kota lain di Provinsi Riau, yang dipelopori oleh LAMR Provinsi Riau, telah menyuarakan dukungan serupa.

Dalam deklarasinya, LAMR Kepulauan Meranti menekankan bahwa langkah ini adalah bagian dari perjuangan panjang dalam menegaskan eksistensi dan potensi Riau, khususnya sebagai daerah yang layak mendapatkan keistimewaan.

Langkah Selanjutnya

Dukungan LAMR Kepulauan Meranti ini menambah deretan panjang masyarakat adat yang mendukung ide pembentukan Daerah Istimewa Riau. Deklarasi ini semakin mengukuhkan perjuangan tersebut, namun sejauh ini, belum ada kepastian terkait langkah hukum atau kebijakan pemerintah yang akan merespons aspirasi tersebut. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pencarian Korban Lompat dari Kapal Dumai Line Dihentikan?

16 April 2026 - 20:38 WIB

Bupati Siak Buka Pelatihan Guru RA, Tekankan Pendidikan Berbasis Cinta

16 April 2026 - 12:47 WIB

Oknum Guru Honorer di Meranti Ditangkap

16 April 2026 - 11:51 WIB

Polsek Rangsang Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran di Tanjung Kedabu 

15 April 2026 - 16:48 WIB

Menanam Harapan, Menuai Kemandirian, Lapas Selatpanjang Gelar Panen Raya

15 April 2026 - 15:15 WIB

Trending di Meranti