Menu

Mode Gelap
Ustadz Darmawansyah Putra : Hablum Minannas Harus Dibangun Sejak Usia Dini Program SEHATI 2026 Bantu UMKM Kepri Urus Sertifikasi Halal, Pedagang Kuliner Tanjungpinang Rasakan Manfaatnya Polisi Ungkap Sindikat Curanmor Batam, Motor Korban Mulai Dikembalikan ke Pemilik Dentuman Meriam Buluh Meriahkan Ramadan di Siak, Puluhan Peserta Ramaikan Lomba 18 KUB Desa Gemuruh Dapat Bantuan Sembako Dari PT Timbak TBK Jelang Lebaran Idul Fitri 1447 H, Lurah Bersama RT RW Pasang Lampu Elektrik dan Pelite di Sepanjang Jalan

Riau

Dari Tepian Selat Melaka, LAMR Meranti Deklarasi Dukung Daerah Istimewa Riau

badge-check


					LAMR Kabupaten Kepualauan Meranti saat deklarasi DIR. Perbesar

LAMR Kabupaten Kepualauan Meranti saat deklarasi DIR.

RiauKepri.com, PEKANBARU- Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar deklarasi dukungan untuk pembentukan Daerah Istimewa Riau (DIR), pada Sabtu (30/08/2025). Acara yang dipimpin oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, berlangsung di Tepian Selat Malaka, Pulau Rangsang, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dengan semangat yang membara, Datuk Seri Afrizal Cik menyatakan komitmen penuh LAMR Kepulauan Meranti untuk mendukung pembentukan Daerah Istimewa Riau. “LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti mendukung penuh pembentukan Daerah Istimewa Riau. Semoga pernyataan ini diredhoi Allah Swt,” seru Afrizal Cik.

Deklarasi ini digelar dengan latar belakang ombak Selat Malaka yang menghantam tepian Pulau Rangsang. Seluruh pengurus LAMR Kepulauan Meranti yang hadir turut mendukung aksi tersebut, yang diakhiri dengan lautan suara takbir “Allahu Akbar” tiga kali secara bersama-sama.

Hadir pula dalam acara tersebut Ketua LAMR Kecamatan Rangsang Barat, Ketua LAMR Kecamatan Tebing Tinggi Barat, serta sejumlah pengurus LAMR kecamatan lainnya.

Lokasi Makna Tersendiri

Saat awak media bertanya mengenai pemilihan lokasi deklarasi, Datuk Seri Afrizal Cik menjelaskan bahwa Tepian Selat Malaka dipilih sebagai simbol bahwa Riau adalah gerbang terdepan Indonesia. “Riau berhak mendapatkan suatu keistimewaan, selain alasan strategis dan historis lainnya,” ujarnya.

Selain itu, ia menegaskan bahwa deklarasi ini bukan hanya sekadar seremonial. “Untuk perjuangan besar, dengan cita-cita besar, tentu harus disampaikan dalam helat besar pula. Tidak cukup hanya dengan selembar kertas yang ditandatangani di atas meja,” lanjutnya.

Dukungan yang Terus Mengalir

LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi lembaga adat kabupaten terakhir yang menyatakan dukungannya untuk pembentukan Daerah Istimewa Riau. Sebelumnya, LAMR dari kabupaten dan kota lain di Provinsi Riau, yang dipelopori oleh LAMR Provinsi Riau, telah menyuarakan dukungan serupa.

Dalam deklarasinya, LAMR Kepulauan Meranti menekankan bahwa langkah ini adalah bagian dari perjuangan panjang dalam menegaskan eksistensi dan potensi Riau, khususnya sebagai daerah yang layak mendapatkan keistimewaan.

Langkah Selanjutnya

Dukungan LAMR Kepulauan Meranti ini menambah deretan panjang masyarakat adat yang mendukung ide pembentukan Daerah Istimewa Riau. Deklarasi ini semakin mengukuhkan perjuangan tersebut, namun sejauh ini, belum ada kepastian terkait langkah hukum atau kebijakan pemerintah yang akan merespons aspirasi tersebut. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hujan Emas

15 Maret 2026 - 06:16 WIB

Senyum Anak Yatim Warnai Belanja Lebaran Bersama Bupati Afni di Kandis

14 Maret 2026 - 15:03 WIB

Kompang Aib

14 Maret 2026 - 05:50 WIB

Santuni Anak Yatim, Kapolres Meranti : Kita Jaga Meranti Terap Kondusif

13 Maret 2026 - 21:11 WIB

Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran Rumah Warga Alahair, BPBD Meranti Langsung Salurkan Bantuan

13 Maret 2026 - 20:46 WIB

Trending di Meranti