Menu

Mode Gelap
Sekda Bintan Buka Turnamen Bola Volly Desa Gunung Kijang Cup III Tahun 2026 Polsek Mandau Bekuk Penyalah Guna Narkotika di Bathin Solapan Tim Polda Riau Lakukan Penilaian Kampung Tangguh Anti Narkoba di Desa Banglas Barat Prakiraan Cuaca Kepri Kamis, 25 Juni 2026: Batam Berpotensi Petir, Tanjungpinang Berawan Hari Kewirausahaan Nasional 2026, Sekda Bintan : UMKM Tulang Punggung Perekonomian Kita Konten Andreas Mazland Resahkan Masyarakat Riau, Komunitas Rumah Sunting Lapor ke LAMR

Uncategorized

Sekolah Rakyat Hadir di Tanjungpinang, Harapan Baru Putus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan Gratis Berasrama

badge-check


					Sekolah Rakyat Hadir di Tanjungpinang, Harapan Baru Putus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan Gratis Berasrama Perbesar

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto kini resmi berjalan di Kota Tanjungpinang. Kehadiran sekolah berasrama gratis ini disambut penuh harapan karena ditujukan khusus bagi anak-anak dari keluarga miskin agar dapat mengenyam pendidikan yang layak tanpa terbebani biaya.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menyampaikan bahwa penerimaan siswa telah selesai dilaksanakan dan kuota sudah terpenuhi. Pada jenjang SD dibuka dua rombongan belajar dengan total 50 siswa, sementara SMP dan SMA masing-masing 25 siswa. Total keseluruhan siswa mencapai 100 orang.

“Ini satu-satunya sekolah negeri berasrama yang sepenuhnya diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu. Semua kebutuhan siswa, mulai pendidikan, tempat tinggal, makan minum, perlengkapan belajar, hingga kesehatan, ditanggung negara,” jelas Lis saat menjadi narasumber di program Ulasan TV, Rabu (10/9/2025).

Menurutnya, Sekolah Rakyat akan menjadi terobosan penting dalam memberikan kesempatan pendidikan setara bagi anak dari keluarga prasejahtera. Dengan model boarding school, anak-anak akan fokus belajar sekaligus mendapat pembinaan karakter dan keterampilan, sehingga mampu membuka jalan keluar dari lingkaran kemiskinan.

“Harapannya, generasi muda Tanjungpinang yang berasal dari keluarga miskin bisa tumbuh dengan akses pendidikan berkualitas, memiliki masa depan cerah, dan pada akhirnya memutus rantai kemiskinan,” tegas Lis.

Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Kepulauan Riau, Yeni, menambahkan bahwa program ini merupakan murni inisiatif pemerintah pusat dan akan hadir di seluruh kabupaten/kota di Kepri. Kurikulumnya tetap mengacu pada standar nasional, namun diperkaya dengan sistem pembinaan berbasis akhlak, kewirausahaan, serta digitalisasi.

“Setiap siswa juga akan mendapatkan laptop gratis untuk mendukung proses belajar. Selain itu, sistem Learning Management System (LMS) akan digunakan agar pembelajaran lebih interaktif dan sesuai perkembangan teknologi,” terang Yeni.

Dengan fasilitas lengkap dan biaya sepenuhnya ditanggung negara, Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi ruang pembentukan generasi penerus bangsa yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (RK9)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dua Kasus Pencurian Berhasil Diungkap Polsek Kundur

18 Juni 2026 - 13:26 WIB

Rektor Unilak Lantik Revnu Ohara dan Walhidayat Pimpin Prodi Bisnis Digital Periode 2026-2030

15 Juni 2026 - 15:58 WIB

Raih Wings Pejalan Kaki, Belasan Pramuka Bantara SMAN 1 Jemaja Jalani Perjalanan Ekstrem 25 Kilometer

14 Juni 2026 - 13:01 WIB

Lagi, Ditpolairud Polda Riau Gelar Program JALUR dan Klinik Terapung Gratis di Rupat Utara

12 Juni 2026 - 19:01 WIB

Budi Daya Ikan Kakap Putih di Desa Sawang Laut Sangat Menjanjikan

12 Juni 2026 - 07:55 WIB

Trending di Uncategorized