Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Kamis, 4 Juni 2026: Tanjungpinang hingga Karimun Berpotensi Hujan Ringan, Warga Pesisir Diminta Waspada PT Swastisidhi Amagra Berbagi Keberkaha Kades Bukit Padi Sambut Kepulangan Enam Jemaah Haji, Doakan Jadi Haji Mabrur LAMR Terima Kunjungan Kepala ANRI, Bahas Pusat Khazanah Arsip Melayu Nusantara di Riau Enam Jemaah Haji Asal Desa Bukit Padi Tiba di Anambas, Disambut Haru Keluarga dan Pemerintah Kecamatan Kritisi DBH Migas, Bupati Siak: Daerah Membantu Subsidi Energi Nasional, Tapi Fiskal Tidak Proporsional

Riau

Bupati Siak Bahas Kedaulatan Energi dan Masa Depan PT. BSP dengan Dirjen Migas

badge-check


					Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli bersama rombongan saat bertemu Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, di Jakarta. (Foto: ist) Perbesar

Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli bersama rombongan saat bertemu Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, di Jakarta. (Foto: ist)

RiauKepri.com, PEKANBARU- Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli melakukan pertemuan dengan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, di Jakarta, Rabu (5/11/2025). Pertemuan tersebut membahas upaya penguatan kedaulatan energi dan langkah strategis untuk meningkatkan kinerja PT Bumi Siak Pusako (BSP).

Afni mengatakan, pertemuan itu menjadi momentum penting untuk menjalin silaturahmi sekaligus menyampaikan langsung kondisi terkini BSP sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) andalan Kabupaten Siak. Ia menyebut, BSP memiliki peran vital dalam menopang perekonomian daerah melalui sektor minyak dan gas bumi.

Menurut bupati wanita pertama di Siak itu, sejumlah persoalan teknis dan nonteknis tengah dihadapi BSP pasca insiden congeal oil yang menyebabkan biaya produksi melonjak. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya efisiensi operasi dan menekan dividen yang selama ini menjadi salah satu sumber utama pendapatan asli daerah (PAD) Siak.

“Saya senang bisa menyampaikan langsung berbagai tantangan BSP kepada Kementerian ESDM. Prinsipnya, BSP bagi kami bukan hanya soal optimalisasi lifting minyak, tetapi juga soal marwah dan keberlanjutan ekonomi rakyat di Negeri Istana,” ungkap Afni.

Afni menuturkan, pihaknya mendapat tanggapan positif dari Dirjen Migas. Kementerian ESDM, kata dia, siap menyiapkan langkah-langkah terukur untuk mendukung BSP agar segera rebound dan kembali meningkatkan produksi setelah mengalami tekanan akibat kenaikan cost recovery.

Beberapa upaya yang dibahas antara lain percepatan penyelesaian masalah teknis di lapangan, penguatan dukungan regulasi bagi BUMD daerah, serta evaluasi terhadap kebijakan pengelolaan blok migas yang melibatkan pemerintah daerah. Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi BSP di tengah dinamika industri migas nasional.

“BSP adalah simbol kemandirian energi daerah. Kami berharap kolaborasi dengan Kementerian ESDM bisa menjaga kelangsungan lifting minyak sekaligus memastikan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan harapan pada sektor ini,” tutur Afni. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kritisi DBH Migas, Bupati Siak: Daerah Membantu Subsidi Energi Nasional, Tapi Fiskal Tidak Proporsional

3 Juni 2026 - 16:00 WIB

Bupati Siak Suarakan Ketidakadilan Fiskal Bagi Daerah Penghasil di DPD RI

3 Juni 2026 - 13:49 WIB

Sidang Wahid, Polisi Tutup Jalan Saat SF Hariyanto Bersaksi, Siapa Wak Labu?

3 Juni 2026 - 11:11 WIB

Keberlangsungan Kebudayaan Melayu di Perawang: Menghidupkan Akar di Tengah Arus Industri

3 Juni 2026 - 07:44 WIB

ASN Siak Sambut WFH Jumat, Bupati Afni Ingatkan Bukan Hari Libur Tambahan

1 Juni 2026 - 13:56 WIB

Trending di Siak