Menu

Mode Gelap
Pengembangan Kasus, Polsek Bukit Batu Ringkus Dua Pengedar Sabu di Dumai Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru Komitmen Tanpa Kompromi: Polres Bengkalis Gencarkan Perang Narkoba, Desa Jangkang Jadi Pelopor Kampung Bersih dari Narkoba Bupati Siak Buka Pelatihan Guru RA, Tekankan Pendidikan Berbasis Cinta Oknum Guru Honorer di Meranti Ditangkap Empat Pelaku Pemuja Narkotika Dibekuk di Rupat, Polisi Amankan Sabu 1,13 Gram

Anambas

Musrenbang RKPD 2027 Anambas Fokus Perkuat Ekonomi Maritim dan Pemerataan Layanan Publik

badge-check


					Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, didampingi Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian, S.E., buka Musrenbang RKPD Kabupaten Kepulauan Anambas Tahun 2027. (Foto: Ist) Perbesar

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, didampingi Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian, S.E., buka Musrenbang RKPD Kabupaten Kepulauan Anambas Tahun 2027. (Foto: Ist)

RiauKepri.com, ANAMBAS – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas mulai menyusun arah pembangunan tahun 2027 dengan menitikberatkan pada penguatan ekonomi maritim, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pemerataan pelayanan publik. Komitmen itu ditegaskan dalam pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 yang digelar di Aula Prof. Mohd. Zen, Kantor Bupati Kepulauan Anambas, Kamis (26/2/2026).

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, membuka langsung forum strategis tersebut didampingi Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian. Musrenbang menjadi tahapan penting untuk merumuskan program prioritas yang selaras dengan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

Dalam arahannya, Aneng menegaskan Musrenbang bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang menyatukan gagasan pembangunan yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat. Seluruh masukan dari perangkat daerah dan pemangku kepentingan akan menjadi bahan penyempurnaan Rancangan RKPD 2027.

Pemerintah daerah memulai perencanaan dengan memaparkan capaian indikator makro sebagai pijakan kebijakan. Data menunjukkan perekonomian Anambas sepanjang 2025 mengalami tren pertumbuhan yang signifikan dari triwulan ke triwulan.

Pada triwulan pertama 2025, pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 2,28 persen. Angka tersebut melonjak menjadi 12,68 persen pada triwulan kedua dan kembali meningkat menjadi 15,71 persen pada triwulan ketiga.

Sektor perikanan, pertanian, dan pemanfaatan sumber daya alam menjadi motor utama pertumbuhan. Ketiganya mencatat kenaikan tajam dari 2,25 persen di triwulan pertama menjadi 14,46 persen pada triwulan kedua dan 17,82 persen di triwulan ketiga.

Selain sektor primer, industri, konstruksi, perdagangan, transportasi, serta jasa lainnya turut menunjukkan tren pertumbuhan yang stabil. Pemerintah daerah menilai kondisi ini sebagai momentum kebangkitan ekonomi yang harus dijaga melalui kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

Namun, di tengah pertumbuhan ekonomi tersebut, tantangan ketenagakerjaan masih menjadi perhatian. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tahun 2025 tercatat 2,56 persen, sedikit meningkat dibandingkan 2024 sebesar 2,38 persen dan masih di atas target 2,19 persen.

Kondisi itu menjadi sinyal perlunya penguatan penciptaan lapangan kerja serta peningkatan kualitas tenaga kerja lokal. Pemerintah daerah menekankan pentingnya sinkronisasi program pelatihan, investasi, dan pengembangan sektor unggulan.

Dari sisi pembangunan manusia, capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 berada di angka 74,07 atau naik 0,60 poin dibanding tahun sebelumnya. Angka tersebut telah melampaui target RPJMD yang ditetapkan sebesar 73,86.

Peningkatan IPM mencerminkan perbaikan bertahap pada aspek pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat. Meski demikian, pemerintah daerah mengakui masih terdapat ruang peningkatan agar dapat mendekati rata-rata provinsi maupun nasional.

Sementara itu, tingkat ketimpangan pendapatan yang diukur melalui Gini Rasio menunjukkan tren membaik. Setelah sempat meningkat hingga 0,33 pada 2023, angka tersebut turun menjadi 0,30 pada 2024, menandakan pemulihan distribusi pendapatan pasca tekanan ekonomi sebelumnya.

Di sisi lain, angka kemiskinan juga mengalami penurunan. Berdasarkan data Maret 2025, persentase penduduk miskin berada di angka 6,35 persen atau sekitar 2,86 ribu jiwa, lebih rendah dibanding tahun sebelumnya.

Mengacu pada RPJMD 2025–2029, pembangunan Anambas mengusung visi menjadi daerah yang berdaya saing, inovatif, agamis, dan unggul di bidang maritim menuju masyarakat maju dan sejahtera. Untuk 2027, arah kebijakan difokuskan pada pengembangan ekonomi maritim dan pariwisata bahari berkelanjutan, penguatan infrastruktur serta ketahanan bencana, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia berbasis budaya bahari.

Bupati Aneng juga menekankan pentingnya pengendalian ketat setiap tahapan perencanaan. Seluruh kepala perangkat daerah diminta aktif berkoordinasi agar dokumen perencanaan tersusun tepat waktu dan selaras dengan prioritas pembangunan.

Musrenbang RKPD 2027 diharapkan menjadi forum strategis yang mampu menjawab tantangan pembangunan sekaligus memperkuat komitmen bersama menuju visi “Energi Baru, Anambas Maju”. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran organisasi perangkat daerah serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah di Kabupaten Kepulauan Anambas. (RK15)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Masuk Musim Kemarau, Kades Ulu Maras Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Air Bersih

15 April 2026 - 13:19 WIB

‎Diduga Tak Transparan, Tokoh Masyarakat Desak Inspektorat Audit Total Dana Desa Rewak

12 April 2026 - 06:26 WIB

‎Pemcam Jemaja Timur Gelar Jumat ASRI di Bukit Padi, Meski Diguyur Hujan, Warga Tetap Antusias

10 April 2026 - 13:32 WIB

‎BLT Dana Desa 2026 Disalurkan, 26 KPM Kuala Maras Rasakan Manfaatnya

10 April 2026 - 10:03 WIB

‎SDN 004 Genting Pulur Konsisten Gelar Jumat ASRI, Tanamkan Nilai Gotong Royong Sejak Dini

10 April 2026 - 09:42 WIB

Trending di Anambas