Menu

Mode Gelap
KPK: Jabatan Sekda Kuansing Diduga Ditebus Land Cruiser Rp2,05 Miliar, Bupati Jadi Tersangka Berapa Harga Jabatannya, Pak? Suhardiman Langsung Terdiam Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi “Pagar Digital” Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN Bupati Bintan Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Perkuat Sinergi Polri untuk Masyarakat Pengamat Hukum Minta Publik Tak Berspekulasi, KPK Umumkan Status Bupati Kuansing Sore Ini

Tanjungpinang

Ancaman Pembunuhan Dilaporkan, Polisi Diminta Bertindak Cepat

badge-check


					Hot Asi Silitonga, mantan anggota DPRD Tanjungpinang. (Foto: ist)  Perbesar

Hot Asi Silitonga, mantan anggota DPRD Tanjungpinang. (Foto: ist)

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG – Dugaan ancaman pembunuhan dilaporkan mantan anggota DPRD Tanjungpinang, Hot Asi Silitonga, ke Polresta Tanjungpinang.

Laporan tersebut disampaikan menyusul insiden yang diklaim terjadi pada Selasa, 21 April 2026.

Hot Asi menyebut dirinya menerima ancaman serius dari seorang pria berinisial MN. Ia mengaku telah melengkapi laporan dengan bukti awal, termasuk tanda penerimaan laporan dari kepolisian.

“Saya merasa terancam dan sudah melaporkannya secara resmi ke Polresta Tanjungpinang,” ujar Hot Asi, Rabu (22/4/2026).

Menurut keterangan yang disampaikan pelapor, peristiwa itu terjadi di kawasan Jalan Daeng Kamboja, Kelurahan Air Raja, Kecamatan Tanjungpinang Timur, tepatnya di sekitar area samping sebuah rumah makan.

Ia menjelaskan, insiden bermula saat dirinya bersama sejumlah pihak melakukan pembongkaran pagar kawat di lokasi tersebut sekitar pukul 10.00 WIB. Situasi awal disebut berlangsung tanpa kendala.

Namun, lanjutnya, kondisi berubah beberapa jam kemudian ketika terlapor datang ke lokasi sekitar pukul 14.00 WIB. Pria yang disebut sebagai kerabat pihak yang menempati lahan itu diduga melontarkan ancaman secara verbal.

Hot Asi mengklaim ancaman tersebut disertai gestur agresif, termasuk mengangkat kursi plastik. Ia juga menyebut terdapat sejumlah saksi di tempat kejadian.

Merasa keselamatannya terancam, ia memilih menempuh jalur hukum dan meminta aparat kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut secara profesional dan objektif.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak terlapor belum memberikan tanggapan. Sementara itu, Polresta Tanjungpinang juga belum menyampaikan keterangan resmi terkait laporan dugaan pengancaman tersebut. (RK9/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Prakiraan Cuaca Kepri Rabu 1 Juli 2026: Mayoritas Wilayah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Daerah

1 Juli 2026 - 00:01 WIB

Sarasehan Doktor KAHMI Kepri Dorong Penguatan Riset Sejalan dengan Pembangunan Monumen Bahasa

30 Juni 2026 - 12:51 WIB

Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor

30 Juni 2026 - 12:07 WIB

PWI dan UMRAH Dorong Mahasiswa Gemar Menulis Hingga Buka Peluang Bisnis

29 Juni 2026 - 18:49 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Jumat 26 Juni 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah, Natuna dan Anambas Waspada Cuaca Berubah Cepat

26 Juni 2026 - 00:01 WIB

Trending di Kepulauan Riau