RiauKepri.com, PEKANBARU— Bertambahnya usia Ikatan Pemuda Karya (IPK) tahun ini tidak hanya dirayakan dengan seremoni. Di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menyelimuti sejumlah wilayah Riau, organisasi kepemudaan itu memilih turun langsung membantu masyarakat.
Ketua DPD IPK Riau Kasten Harianja mengatakan, menjelang Milad ke-57 yang jatuh pada 28 Agustus 2026, jajaran IPK Riau menggelar sejumlah kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
“Milad adalah tentang bagaimana usia yang bertambah melahirkan lebih banyak manfaat,” kata Kasten.
Pada Kamis (27/8/2026), Satgas dan Sapma IPK Riau membagikan masker kepada masyarakat di sejumlah titik traffic light di Pekanbaru. Masker tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang harus tetap beraktivitas di tengah kondisi udara yang terdampak asap karhutla.
Tak berhenti di pembagian masker, aksi sosial akan dilanjutkan Jumat (28/8/2026) bertepatan dengan Milad ke-57 IPK. DPD IPK Riau dijadwalkan membagikan sembako kepada warga yang membutuhkan dengan kegiatan dipusatkan di kawasan Sidorukun, Gang Ilham, Arengka II.
Kasten juga mengimbau seluruh DPD II IPK kabupaten/kota se-Riau agar menjadikan momentum milad sebagai kesempatan untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya mereka yang terdampak karhutla.
Kasten meminta jajaran IPK di daerah menggelar kegiatan sosial, mulai dari pembagian masker, penyaluran sembako hingga kegiatan lain yang dapat membantu meringankan beban masyarakat.
“IPK hadir bukan hanya ketika keadaan baik, tetapi juga ketika masyarakat sedang membutuhkan uluran tangan,” ujarnya.
Menurut Kasten, perjalanan 57 tahun IPK harus dimaknai sebagai proses memperkuat kebersamaan, solidaritas dan kepedulian. Karena itu, perayaan milad diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi meninggalkan manfaat yang bisa dirasakan langsung masyarakat.
“Kita jadikan Milad ke-57 sebagai momentum untuk memperkuat kepedulian, mempererat persaudaraan, dan meneguhkan komitmen IPK untuk terus berbuat bagi masyarakat, bangsa dan daerah,” katanya.
Kasten juga mengajak seluruh jajaran IPK dan masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar bencana karhutla segera berakhir, sehingga masyarakat Riau dapat kembali menjalani aktivitas dengan aman dan sehat. (*)








