Menu

Otomatis
Breaking News

Pekanbaru

Sekolah Libur Karena Karhutla, MBG Tetap Jalan, Orangtua ke Sekolah Ambil Jatah

badge-check

Sekolah diliburkan, MBG tetap melaju seperti biasa.. (Foto: ist) Perbesar

Sekolah diliburkan, MBG tetap melaju seperti biasa.. (Foto: ist)

RiauKepri.com, PEKANBARU– Sekolah diliburkan karena kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), proses belajar mengajar pindah ke layar ponsel, tetapi Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tetap melaju seperti biasa.

Pemandangan unik itu terlihat di MAN 1 Pekanbaru, Rabu (26/8/2026). Ratusan ompreng MBG tersusun rapi di teras sekolah, sementara sebagian orangtua siswa datang mengambil jatah makanan untuk anak mereka.
Ironisnya, hingga pukul 11.54 WIB, masih banyak ompreng yang belum dijemput.

Wakil Humas MAN 1 Pekanbaru, Nizam, mengatakan MBG tetap diberikan selama sekolah diliburkan akibat kabut asap. Jumlah penerima manfaat juga tidak berubah, yakni 1.100 siswa.

“MBG masih berjalan seperti biasa. Porsinya masih sama, yaitu 1.100 penerima manfaat,” kata Nizam.

Orangtua siswa diberi waktu mengambil makanan mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB. Mereka diminta membawa wadah sendiri karena ompreng MBG tidak boleh dibawa pulang.

“Orangtua bawa tempat dari rumah, karena omprengnya tak boleh dibawa pulang,” ujarnya.

Sementara siswa sendiri tidak datang ke sekolah. Mereka mengikuti pembelajaran secara daring melalui Zoom dari rumah hingga sore hari.
“Belajar mengajar dilaksanakan melalui Zoom, seperti biasa mulai pagi sampai sore. Siswa juga wajib seragam sekolah saat Zoom,” kata Nizam.

Situasi ini membuat rutinitas sekolah menjadi sedikit berbeda. Anak belajar dari rumah, sementara orangtua justru datang ke sekolah untuk “mengambil rapor” versi MBG.

Salah seorang orangtua siswa, Tris (38), mengaku baru pertama kali datang menjemput MBG untuk anaknya. Senin lalu, ia tidak sempat mengambil karena kesibukan.

“Kalau sempat, diambil, tapi kalau tidak tak diambil,” ujar Tris.

Menu yang dibawanya pulang terdiri dari nasi, telur ceplok, oseng tempe, sayur labu siam dan satu buah jeruk. Namun, menurut Tris, persoalan bukan sekadar soal makanan. Jarak rumah menjadi kendala bagi sebagian orangtua untuk datang ke sekolah, terlebih dalam kondisi kabut asap.

“Kalau saya dengar dari anak saya, lumayan banyak orangtua yang tak ambil karena rumah mereka jauh,” katanya.

Tris menilai MBG tetap bisa dilanjutkan selama sekolah diliburkan, tetapi bentuk makanannya sebaiknya menyesuaikan kondisi.

“Tetap ada aja sih MBG-nya. Tapi dalam bentuk lain lah, misalnya roti, telur rebus bisa juga. Kalau nasi takut basi jika telat ambil,” ujarnya.

Kebijakan meliburkan sekolah diterapkan karena kabut asap karhutla menyelimuti Pekanbaru dan sejumlah wilayah Riau. Sementara itu, Pemprov Riau juga memberlakukan pembelajaran daring bagi siswa SMA di Pekanbaru hingga 28 Agustus 2026.
Jadi, di tengah asap yang membuat siswa diminta tetap di rumah, satu hal tetap pasti: sekolah boleh libur, Zoom tetap menyala, tetapi MBG tetap menunggu dijemput. (RK1/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Peralihan Operator WK Langgak atas Keputusan MA, Haris Kampay: Itu Terjadi Sebelum Saya jadi Direktur SPR

26 Agu 2026 - 10:17 WIB

Peralihan Operator WK Langgak atas Keputusan MA, Haris Kampay: Itu Terjadi Sebelum Saya jadi Direktur SPR

Hotspot Riau 447 Titik, Udara Pekanbaru Berbahaya

25 Agu 2026 - 08:40 WIB

Hotspot Riau 447 Titik, Udara Pekanbaru Berbahaya

Prabowo Bongkar Modus ‘Pura-pura Mancing’ di Balik Karhutla Riau

24 Agu 2026 - 15:15 WIB

Prabowo Bongkar Modus ‘Pura-pura Mancing’ di Balik Karhutla Riau

Prabowo Turun ke Rimbo Panjang, Karhutla Masih Berkobar di Tengah Kepungan Asap

24 Agu 2026 - 14:44 WIB

Prabowo Turun ke Rimbo Panjang, Karhutla Masih Berkobar di Tengah Kepungan Asap

Dalam RUPS-LB, Haris Kampay Tambah Bidang Usaha SPR

24 Agu 2026 - 11:49 WIB

Dalam RUPS-LB, Haris Kampay Tambah Bidang Usaha SPR
Trending di Pekanbaru