Menu

Otomatis
Breaking News

Tanjungpinang

Pawai Seribu Bunga Telur, Tradisi Maulid Masyarakat Serasan yang Perlu Dilestarikan

badge-check

Pawai Peringatan Maulid Rasulullah SAW. (Foto: ist) Perbesar

Pawai Peringatan Maulid Rasulullah SAW. (Foto: ist)

RiauKepri.com, TANJUNGPINANG — Peringatan Maulid Rasulullah SAW setiap 12 Rabiul Awal dirayakan dengan meriah oleh masyarakat di berbagai daerah Nusantara. Salah satu tradisi yang memiliki keunikan tersendiri terdapat pada masyarakat Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, yakni Pawai Seribu Bunga Telur.

Tradisi ini tidak sekadar menjadi bagian dari perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan dan gotong royong masyarakat. Bunga telur diarak berkeliling kampung dengan berbagai bentuk wadah dan hiasan, seperti miniatur perahu, masjid, rumah-rumahan, dan bentuk lainnya yang dipikul oleh peserta pawai.

Sebagian bunga telur juga ditancapkan pada gelas berisi nasi pulut kuning. Setelah pawai berlangsung, telur tersebut dibagikan kepada masyarakat yang menyaksikan kegiatan. Seluruh pembiayaan kegiatan diperoleh dari sumbangan masyarakat dan dikelola oleh panitia secara bersama-sama.

Sepanjang perjalanan, pawai d iiringi lantunan selawat Nabi. Setelah rombongan tiba di lokasi yang telah ditentukan, kegiatan dilanjutkan dengan acara maulidan yang diisi ceramah agama, pembacaan Al-Barzanji, selawat, dan rangkaian kegiatan keagamaan lainnya.

Menariknya, tradisi ini tidak hanya dipertahankan oleh masyarakat Serasan di kampung halaman. Masyarakat Serasan di perantauan juga terus menjaganya sebagai bagian dari identitas budaya mereka. Salah satunya masyarakat Serasan di Kota Tanjungpinang.

Pada Selasa, 25 Agustus 2026, Himpunan Keluarga Serasan (HKS) yang dipimpin Maskur Tilawahyu kembali melaksanakan Pawai Seribu Bunga Telur di Tanjungpinang. Pawai dimulai dari kawasan Dinas Sosial, kemudian bergerak menuju jalan raya, memasuki kawasan Bintan Centre, dan kembali lagi ke kawasan Dinas Sosial. Ratusan masyarakat Serasan yang berada di perantauan turut ambil bagian sehingga suasana berlangsung semarak dan penuh kekeluargaan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Kepulauan Riau, H.Ansar Ahmad, Ketua LAM Kepulauan Riau yang diwakili Datok Samsudi, Ketua HKS, serta masyarakat Serasan di perantauan.

Pawai Seribu Bunga Telur memperlihatkan bahwa tradisi keagamaan dapat sekaligus menjadi kekuatan sosial dan budaya. Di dalamnya terdapat nilai gotong royong, kebersamaan, sedekah, penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW, serta ikatan kekeluargaan masyarakat Serasan.

Karena itu, tradisi Pawai Seribu Bunga Telur perlu terus dipertahankan dan diwariskan kepada generasi muda. Pemerintah daerah bersama masyarakat juga perlu melakukan pendokumentasian dan pengkajian secara lebih serius agar tradisi ini tidak hilang ditelan perubahan zaman.

Jika memenuhi ketentuan dan hasil kajian menunjukkan nilai, keberlanjutan, serta identitas budaya yang kuat, Pawai Seribu Bunga Telur masyarakat Serasan layak didorong untuk diusulkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia. Pengakuan tersebut bukan semata-mata untuk mendapatkan status, melainkan sebagai upaya memastikan tradisi yang diwariskan turun-temurun ini tetap hidup, dikenal, dan diwariskan kepada generasi berikutnya. (*)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Orang Dekat Gubernur Kepri Lolos Seleksi Pengelola Dana Umat, Panitia Digugat

26 Agu 2026 - 15:47 WIB

Orang Dekat Gubernur Kepri Lolos Seleksi Pengelola Dana Umat, Panitia Digugat

Gubernur Ansar Dampingi JAM-Intel Kejagung Jelajahi Sejarah Pulau Penyengat

26 Agu 2026 - 14:48 WIB

Gubernur Ansar Dampingi JAM-Intel Kejagung Jelajahi Sejarah Pulau Penyengat

Prakiraan Cuaca Kepri Rabu 26 Agustus 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

26 Agu 2026 - 00:01 WIB

Prakiraan Cuaca Kepri Rabu 26 Agustus 2026: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

SMART-KJA Berbasis IoT Diperkenalkan di Kampung Madong, UMRAH Dorong Budidaya Ikan Lebih Modern

24 Agu 2026 - 20:40 WIB

SMART-KJA Berbasis IoT Diperkenalkan di Kampung Madong, UMRAH Dorong Budidaya Ikan Lebih Modern

Semarak HUT RI di Kampung Sidomakmur, Warga Kompak Menjaga Harmoni dan Persatuan

24 Agu 2026 - 06:28 WIB

Semarak HUT RI di Kampung Sidomakmur, Warga Kompak Menjaga Harmoni dan Persatuan
Trending di Tanjungpinang