Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Batam

BEI Kepri Gandeng Media, Investor Pasar Modal Tumbuh 50 Persen

badge-check

BEI Kepri Gandeng Media, Investor Pasar Modal Tumbuh 50 Persen Perbesar

RiauKepri.com, BATAM – Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Kepulauan Riau (Kepri) menggandeng insan pers untuk memperluas literasi pasar modal di tengah pertumbuhan jumlah investor yang mencapai 50,08 persen sepanjang 2026.
Komitmen tersebut disampaikan Kepala Kantor Perwakilan BEI Kepri, Indra Novita, dalam kegiatan media gathering bersama insan pers di Kepri, Jumat (23/10).

Novita mengatakan, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi pasar modal sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai peluang dan risiko investasi.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran rekan-rekan media yang selalu mendukung kami dalam menyampaikan informasi dan meliterasi masyarakat di Kepulauan Riau terkait pasar modal Indonesia,” ujar Novita.

Hingga akhir September 2026, jumlah investor pasar modal di Kepri mencapai 297.128 orang. Angka tersebut bertambah 99.144 investor dibandingkan posisi akhir Januari 2026.

Pertumbuhan ini menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi pasar modal. Namun, menurut Novita, penambahan jumlah investor perlu diimbangi dengan pemahaman yang memadai agar masyarakat mampu mengambil keputusan investasi secara bijak.

“Kepri juga tidak ketinggalan untuk mengejar pertumbuhan investor seperti skala nasional. Ini menjadi hal yang menggembirakan bagi kami insan pasar modal,” katanya.

Secara nasional, jumlah investor pasar modal mencapai 31.021.366 orang pada akhir September 2026, meningkat dari 20.325.237 investor pada akhir Januari 2026.

Novita menegaskan, investor perlu memahami bahwa pergerakan pasar saham dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kondisi ekonomi global dan kebijakan suku bunga hingga sentimen sosial dan politik.

Ia mencontohkan respons pasar terhadap pernyataan penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang sempat memicu kekhawatiran investor.

“Pada hari pertama saat MSCI mengeluarkan pernyataan, memang ada kepanikan dari investor. Tetapi, penurunan IHSG bukan hanya disebabkan hal itu, melainkan juga faktor-faktor lain, seperti suku bunga internasional dan kondisi sosial politik,” jelasnya.

Karena itu, investor diharapkan tidak terburu-buru mengambil keputusan hanya berdasarkan gejolak pasar dalam jangka pendek. Analisis terhadap fundamental dan kinerja perusahaan tetap diperlukan sebelum membeli atau menjual saham.

“Bagi investor yang sudah berpengalaman di pasar modal, kondisi seperti ini justru bisa menjadi momentum untuk melihat saham-saham yang memiliki fundamental dan kinerja perusahaan yang baik,” katanya.

Ia menambahkan, reformasi pasar modal yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama BEI diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pasar modal Indonesia.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi investasi, BEI akan menggelar Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2026 pada 3–5 November mendatang.

Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan pasar modal kepada masyarakat sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai investasi.

Novita berharap media terus berperan menyampaikan informasi pasar modal secara akurat, berimbang, dan mudah dipahami. Dengan demikian, pertumbuhan jumlah investor dapat berjalan seiring dengan peningkatan literasi serta kemampuan masyarakat dalam memahami risiko investasi. (RK/*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media

23 Okt 2026 - 09:23 WIB

Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media

Ombudsman Kepri Turun Langsung ke Lapas Batam, Pelayanan Publik dan Hak Warga Binaan Jadi Sorotan

23 Okt 2026 - 06:25 WIB

Ombudsman Kepri Turun Langsung ke Lapas Batam, Pelayanan Publik dan Hak Warga Binaan Jadi Sorotan

Ketua DPRD Batam Kamaluddin Minta Maaf atas Molornya Jadwal Paripurna, Segera Perbaiki Koordinasi

22 Okt 2026 - 14:33 WIB

Ketua DPRD Batam Kamaluddin Minta Maaf atas Molornya Jadwal Paripurna, Segera Perbaiki Koordinasi

Datangi Graha PWI Kepri, Kevin Manurung Curhat Dikeluarkan Rektor ITEBA Batam

22 Okt 2026 - 14:23 WIB

Datangi Graha PWI Kepri, Kevin Manurung Curhat Dikeluarkan Rektor ITEBA Batam

Kunjungi Graha PWI Kepri, Dr Aqua Dwipayana Tekankan Pentingnya Soliditas Pengurus

22 Okt 2026 - 07:57 WIB

Kunjungi Graha PWI Kepri, Dr Aqua Dwipayana Tekankan Pentingnya Soliditas Pengurus
Trending di Batam