Menu

Otomatis
Breaking News

Pekanbaru

Seleksi Sekda Riau Masuki Tahap Uji Kompetensi, Fokus pada Integritas dan Kepemimpinan

badge-check

 Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Elly Wardhani. F: Ist Perbesar

Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Elly Wardhani. F: Ist

RiauKepri.com, PEKANBARU – Pusat Penilaian Kompetensi ASN Badan Kepegawaian Nasional (BKN) akan melaksanakan uji kompetensi manajerial dan sosial kultural dalam rangka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau pada 3 – 5 Juni 2025 mendatang. Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses seleksi, yang bertujuan untuk mendapatkan figur Sekda yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga matang dalam hal kepemimpinan dan karakter.

Tes ini dirancang untuk menggali lebih dalam kemampuan manajerial para kandidat sekaligus menilai aspek sosial kultural yang menjadi penopang utama dalam menjalankan peran sebagai Sekda. Penilaian tidak hanya terbatas pada kecakapan teknis, namun juga mencakup integritas, dan kemampuan membangun kerja sama dengan berbagai pihak.

“Tentu yang paling kita harapkan dari seorang Sekda ialah yang mengerti akan tata kelola pemerintahan yang baik, sehingga administrasi yang sesuai regulasi dapat meningkat,” kata Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Elly Wardhani di Ruang Riau Command Center Menara Lancang Kuning Kantor Gubernur. Selasa, (27/5/2025).

Lebih lanjut, seorang Sekda diharapkan mampu menjalin hubungan kerja sama yang baik dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta legislatif. Peran strategis ini menuntut kemampuan komunikasi yang efektif, kepemimpinan yang inklusif, serta kesabaran dalam menangani dinamika pemerintahan sehari-hari. Hal-hal ini menjadi indikator penting yang akan dinilai dalam proses assessment mendatang.

“Karena Sekda nantinya juga akan menjadi Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dimana kita tahu bahwa yang terpenting dalam pengelolaan TAPD itu adalah bagaimana seorang Ketuanya dalam menghadapi DPRD, karena tidak mungkin anggaran dapat diputuskan tanpa persetujuan dari legislatif. Kepiawaian seorang Sekda sangat dibutuhkan dalam mengelola keuangan daerah, tentang bagaiman mendapatkannya, membelanjakannya dan mensinkronkannya,” terang Asisten III.

Asisten III menekankan bahwa Sekda terpilih kelak akan memiliki tanggung jawab besar untuk menjalankan delapan poin utama yang telah diatur dalam perjanjian kinerja. Poin-poin tersebut menjadi tolok ukur keberhasilan kinerja Sekda dalam mendukung jalannya roda Pemerintahan Daerah secara menyeluruh.

Beberapa poin penting dalam perjanjian kinerja tersebut antara lain peningkatan indeks kualitas layanan administrasi umum, kualitas koordinasi kebijakan bidang kesejahteraan rakyat dan keagamaan, efektivitas pengelolaan hukum daerah, serta peningkatan otonomi daerah. Selain itu, Sekda juga dituntut untuk mendorong kebijakan perekonomian, penataan organisasi, serta kualitas pengadaan barang dan jasa.

Kinerja pembangunan juga menjadi salah satu fokus penilaian, di mana Sekda diharapkan mampu meningkatkan kualitas administrasi dan pengendalian pembangunan daerah. Semua indikator ini dirancang untuk memastikan bahwa figur yang terpilih dapat menjalankan fungsi koordinatif.

“Inilah tugas dari seorang Sekda. Tentu kita berharap tidak salah pilih, sebab Sekda memiliki peran strategis terhadap pembangunan Riau kedepanya,” imbuhnya.

Senada dengan hal tersebut, Assesor Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Utama dari Puspenkom ASN BKN, Ahmad Jalis menyampaikan bahwa posisi Sekda sangat strategis dalam mendorong kemajuan dan pembangunan daerah. Sebagai tangan kanan Kepala Daerah, Sekda memegang kendali penting dalam sinkronisasi dan eksekusi kebijakan.

“Peran Sekda sangat central dalam mengkoordinasikan prioritas-prioritas keuangan dan program yang sudah dicanangkan di Provinsi Riau,” kata Ahmad Jalis

Oleh karena itu, Ahmad Jalis mengungkapkan pihaknya berkomitmen dalam menyiapkan pelaksanaan uji kompetensi secara maksimal dan menjamin proses seleksi dilakukan secara objektif dan profesional.

“Sejauh ini kami telah mendapat data sekunder dan primer yang berkaitan dengan dinamika yang ada di Provinsi Riau dan sudah kami resumekan dalam penyusunan soal penilaian kompetensi,” katanya. (MCR)

 

 

Editor: Dana Asmara

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Program Bedelau BRK Syariah Kembali Manjakan Nasabah, Julpono Iskandar Bawa Pulang Beragam Perabot dan Alat Elektronik

27 Agu 2026 - 17:42 WIB

Program Bedelau BRK Syariah Kembali Manjakan Nasabah, Julpono Iskandar Bawa Pulang Beragam Perabot dan Alat Elektronik

Milad ke-57, IPK Riau Bagikan Masker dan Sembako untuk Warga Terdampak Karhutla

27 Agu 2026 - 13:56 WIB

Milad ke-57, IPK Riau Bagikan Masker dan Sembako untuk Warga Terdampak Karhutla

Sekolah Libur Karena Karhutla, MBG Tetap Jalan, Orangtua ke Sekolah Ambil Jatah

26 Agu 2026 - 16:57 WIB

Sekolah Libur Karena Karhutla, MBG Tetap Jalan, Orangtua ke Sekolah Ambil Jatah

Peralihan Operator WK Langgak atas Keputusan MA, Haris Kampay: Itu Terjadi Sebelum Saya jadi Direktur SPR

26 Agu 2026 - 10:17 WIB

Peralihan Operator WK Langgak atas Keputusan MA, Haris Kampay: Itu Terjadi Sebelum Saya jadi Direktur SPR

Hotspot Riau 447 Titik, Udara Pekanbaru Berbahaya

25 Agu 2026 - 08:40 WIB

Hotspot Riau 447 Titik, Udara Pekanbaru Berbahaya
Trending di Pekanbaru