Menu

Mode Gelap
Pengedar dan Sabu 23 Paket Diciduk Polisi Rumah Jadi Sarang Narkoba, Polisi Amankan Sabu 3,35 Gram dan Ganja Satresnarkoba Polres Bengkalis Bekuk Pelajar dan Pemuda Penyalah Guna Narkoba di Kos Perdana BRK Syariah Inisiasi Praktik Manasik Haji, Perkuat Layanan Spiritual Nasabah Kolaborasi PT BSP dan World Cleanup Day Riau Tanam 2.000 Pohon di Kampung Dosan Bupati Siak Ajak FKPMR dan Legislator Riau Kompak Perjuangkan Keadilan Fiskal Daerah

Advertorial

Kepala Dinas Perikanan Natuna: Perlu Peningkatan Sarana Pelelangan Ikan untuk Genjot PAD dari Sektor Perikanan

badge-check


					Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Natuna Hadi Suryanto Perbesar

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Natuna Hadi Suryanto

Riau Kepri,Natuna – Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Natuna, Hadi Suryanto, menegaskan pentingnya kerjasama antara pemerintah pusat, provinsi untuk kegiatanpelelangan ikan dalam upaya mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perikanan.

Dalam wawancara yang dilakukan baru-baru ini, Hadi Suriyanto yang akrab di panggil jojo menjelaskan bahwa saat ini kontribusi sektor perikanan terhadap PAD masih belum optimal dengan menggunakan lelang terbatas sebesar 20% dari jumlah produksi per kapal.

Menurut Hadi, salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya kontribusi ini adalah karena kegiatan pelelangan ikan, di Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Selat Lampa, masih belum berjalan maksimal.

“Kegiatan lelang di SKPT Selat Lampa belum bisa dioptimalkan, sebab kita masih mengharapkan kapal-kapal yg izin pemerintah pusat yang beroperasi di WPP 711 bisa bersandar ke pelabuhan SKPT, ungkapnya saat dijumpai media di Ruang Kerjanya, Komplek NGU, Rabu, 25 September 2024.

Kantor Dinas Perikanan Kabupaten Natuna

Hadi menambahkan bahwa dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat sangat diperlukan untuk mengatasi kendala yang ada.

“Disamping itu juga Kami mengharapkan pemerintah pusat Kementrian Kelautan dan Perikanan dapat memberikan beberapa fasilitas Tempat Pelengan Ikan dengan konsep Pinjam Pakai Aset untuk memudahkan kegiatan proses pelelangan ikan. Ini penting agar sektor perikanan bisa berkontribusi lebih besar terhadap PAD,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa dengan adanya dukungan sarana dan prasarana yang memadai dan di dukung banyak kapal yang bersandar di pelabuhan SKPT proses lelang ikan dapat berjalan lebih efisien, dan dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian lokal.

Selain itu, peningkatan infrastruktur juga dapat menarik lebih banyak investor dan pelaku usaha di sektor perikanan.

SKPT Selat Lampa

“Kami optimistis, jika semua pihak terkait mendukung, kontribusi sektor perikanan terhadap PAD Natuna bisa meningkat signifikan dalam beberapa tahun ke depan,” tambah Hadi.

Natuna sebagai wilayah yang kaya akan hasil laut memang memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor perikanannya.

Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat menjadi kunci penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para nelayan.

Dengan adanya pembenahan infrastruktur dan dukungan yang berkelanjutan, diharapkan sektor perikanan Natuna dapat menjadi salah satu tulang punggung ekonomi daerah serta memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap PAD Natuna.(RK11)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penyegaran AKD DPRD Riau, Fokus Perkuat Fungsi Legislasi dan Anggaran

6 April 2026 - 17:13 WIB

Evaluasi DPRD Riau: Puluhan Tahun Berdiri, BUMD Belum Jadi Motor Pendapatan Daerah

4 April 2026 - 11:35 WIB

Sawit Terjebak di Rupat, DPRD Riau Desak Prioritas Penyeberangan Demi Selamatkan Ekonomi Petani

2 April 2026 - 20:29 WIB

Pansus DPRD Riau Mulai Bedah LKPJ 2025, Soroti Akuntabilitas dan Target Kembalinya Opini WTP

30 Maret 2026 - 19:13 WIB

Komisi II DPRD Riau Soroti Efektivitas Anggaran Peternakan, Dorong Program Lebih Menyentuh Peternak

15 Maret 2026 - 16:50 WIB

Trending di Advertorial