Menu

Mode Gelap
BMKG Prakirakan Hujan Ringan hingga Petir Guyur Sejumlah Wilayah Kepri pada Selasa 26 Mei 2026 Imigrasi Selatpanjang Perketat Pengawasan Orang Asing di Meranti, Jalur Tikus hingga Overstay Jadi Sorotan Perkuat Keamanan Maritim, Ditpolairud Polda Riau dan Polis Marin Johor Bahru Gelar Rendezvous di Selat Malaka Perkuat Korwas PPNS, Polres Meranti Bahas Implementasi KUHAP 2025 Polsek Kundur dan Media Bentuk Panitia Qurban Bersama Sidak PKS dan Keluarkan Surat Edaran, Bupati Siak: Jangan Permainkan Harga TBS Petani!

Kuansing

Masyarakat Kuansing tak Sangsi Kepemimpinan Syamsuar, Siap Mendulang Suara

badge-check


					Masyarakat Kuansing tak Sangsi Kepemimpinan Syamsuar, Siap Mendulang Suara Perbesar

RiauKepri.com,KUANSING- Kepemimpinan calon gubernur Riau Drs. H. Syamsuar, M.Si, sudah tak disangsikan lagi oleh masyarakat Kuantan Sengingi (Kuansing). Sehingga mereka bertekad bulat kembali mendulang suara untuk kemenangan pasangan calon nomor urut 3 ini seperti Pilgubri 2019. Himbauan para tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat agar anak kemanakan untuk memilih bupati Siak dua periode inipun menggema dalam kampanye dialogis di Hotel Ade, Teluk Kuantang, Rabu malam (09/10/2024).

Ketua Pemenangan Suwai Kuansing, Syafril Manaf, dalam elu-eluannya mengatakan, dia kenal dengan Pak Syamsuar sejak beliau menjadi camat sampailah menjadi Bupati Siak dua periode dan menjadi gubernur Riau.

“Kalau Pak Syamsuar datang ke Kuansing ini, dia pasti nginap di tempat saya. Makanya, saya tahu betul bahwa beliau ini maju bukan kepentingan pribadi tapi keinginan masyarakat agar memimpin Riau kembali karena banyak program-program Pak Syamsuar yang bagus namun belum bisa dilaksanakan semaksimal mungkin akibat Covid-19,” kata Syafril.

Kinerja Pak Syamsuar ini, sambung Syafril, sudah terbukti dan sudah teruji. “Jadi, tidak salah lah kalau kita memilih beliau lagi, memberi kesempatan menjadi gubernur Riau untuk periode kedua,” ujarnya.

Tokoh masyarakat Kuansing, Haji Khaidir Arifin, dalam tunjuk ajarnya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kuansing untuk mempertahankan suara memilih Pak Syamsuar seperti Pilkada 2019 lalu.

Menurut Khaidir, bahwa Pak Syamsuar ini adalah seorang pemimpin yang berpengalaman, dia memang digembleng karena beliau adalah tamatan IPDN. Pengalaman di bidang kepamongan sudah tak bisa disangsikan lagi.

“Pak Syamsuar ini juga seorang praktisi pemerintahan, mulai dari camat, bupati Siak 2 periode hingga menjadi gubernur Riau. Jadi beliau ini sangat berpengalaman,” ucap Khaidir.

Khadir juga memandang bahwa Pak Syamsuar ini adalah pemimpin yang selalu menjalankan sunah Rasulullah. Beliau sangat amanah dan paling berkesan beliau ini sangat dekat dengan masyarakat.

“Sekarang Pak Syamsuar ditakdirkan berpasangan dengan seorang ulama besar Buya Mawardi Saleh yang ilmunya tak diragukan lagi. Sekarang Riau akan dipimpin umara dan ulama, luar biasa,” ungkap Khaidir.

Kenapa harus memilih Pak Syamsuar, jelas Khaidir, karena prestasi Pak Syamsuar di atas rata-rata dan tidak pernah buat gubernur sebelumnya. Salah satu kebijakannya tentang harga sawit sehingga beliau diberi gelar sebagai gubernur sawit Indonesia.

“Pak Syamsuar juga dipandang religius, karena dia adalah duta zakat, mulai dari beliau menjadi Bupati Siak sampai menjadi gubernur Riau zakat terus berkembang. Harapan kami, seandainya Pak Syamsuar nantinya menjadi gubernur Riau, ada kebijakan tentang zakat dari sawit. Sebab di Kuansing ini dari zakat sawit saja sudah terkumpul Rp 14 miliar Insya Allah kalau misalnya zakat ada kebijakan dari pemerintah Provinsi Riau tentu akan lebih besar lagi bisa sampai Rp 50 miliar. Angka ini tentu bisa membangun begitu banyak rumah layak huni untuk masyarakat yang membutuhkannya. Jika ini nantinya terwujud maka saya pribadi akan sujud syukur,” ungkap Khaidir.

Dalam orasi politiknya Syamsuar menjelaskan kenapa dia maju lagi sebagai calon gubernur Riau. Padahal, bersama keluarga dia sudah sepekat tidak maju. Namun, aspirasi masyarakat begitu besar
bahkan ada tokoh adat mengatakan, jika bapak tidak maju sama saja bapak mementingkan diri sendiri.

“Aspirasi untuk saya maju sebagai gubernur Riau paling banyak dari kalangan ulama. Mereka mengatakan, program BRK Syariah belum maksimal, begitu juga dengan Majelis Qur’an Riau (Maqori). Kedua progaram ini masih tertatih-tatih, maka perlu dilanjutkan. Apalagi Wapres merancangkan Riau sebagai gerbang ekonomi syariah,” ungkap Syamsuar.

Dari Partai Golkar sendiri, sambung Syamsuar, juga mendorongnya untuk maju sebagai gubernur Riau. Karena secara nasional, Partai Golkar berprestasi, bisa meraih tiga kursi di DPR RI dari Dapil Riau.

Pada kesempatan itu, Syamsuar mengatakan berkomitmennya terhadap pembangun infrastruktur jalan, jambatan dan serana lainnya dalam upaya memaksimalkan pelayanan publik.

Selain itu, Syamsuar tetap melanjutkan program pendidikan gratis dan beasiswa mulai dari jenjang S-1 hingga S-3. Begitu juga dengan pembangunan ekonomi masyarakat desa.

Sesuai dengan kemajuan teknologi, Syamsuar juga berkomitmen melakukan pembangunan Riau digital dengan penyediaan wi-fi di setiap kelurahan dan desa yang ada di Riau. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

LAMR Minta Menteri Kehutanan Batalkan Rencana Relokasi Warga TNTN di Tanah Adat Cerenti

10 Maret 2026 - 19:21 WIB

Pengamat Soroti Ketua Parpol Masuk Pansel Direksi PT Jamkrida Riau

25 Februari 2026 - 21:12 WIB

Pendulang Tradisional Terjaring, Polisi Bongkar Dapur Emas Ilegal di Kuansing

3 Februari 2026 - 11:19 WIB

Relokasi Eks Penghuni TNTN di Cerenti Dinilai Lemah Secara Hukum

31 Januari 2026 - 08:16 WIB

Sekolah Rakyat ke-4 Dibangun di Kuansing, Pemprov Riau Perluas Akses Pendidikan Gratis

22 Januari 2026 - 13:43 WIB

Trending di Kuansing