Menu

Mode Gelap
Satresnarkoba Polres Bengkalis Ringkus Pengedar Sabu 50,01 Gram di Talang Muandau Sayang Bini Siak Masuk Daftar Daerah Terbaik untuk Investasi Versi Fortune Indonesia Prakiraan Cuaca Kepri, Ahad 26 Juli 2026: Mayoritas Wilayah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Daerah Reses di Jemaja Timur, Ismeth Abdullah Tegaskan Aspirasi Masyarakat Akan Diperjuangkan ke Pusat 34 Lansia Sebong Lagoi Diwisuda, Bukti Komitmen Bintan Wujudkan Daerah Ramah Lansia

Meranti

Warga Tanjung Samak Siap Memangkan Suwai, Rebut Kembali Rp 45 Miliar

badge-check

Warga Tanjung Samak Siap Memangkan Suwai, Rebut Kembali Rp 45 Miliar Perbesar

RiauKepri.com, MARANTI- Matahari seakan mencubit kulit, meskipun panas begitu terik, namun ratusan masyarakat Tanjung Samak, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, begitu bersemangat
mengikutk kampanye dialogis calon Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar, M.Si, di rumah Pak Ismet,
Jumat petang (11/10/2024). Warga sepakat untuk memenangkan pasangan Syamsuar-Mawardi (Suwai) agar bisa kembali merebut anggaran Rp 45 miliar yang hilang.

Cerita uang Rp 45 miliar itu berawal dari sambutan tokoh masyarakat Tanjung Samak, Hatta. Kata anggota DPRD Meranti dari Partai Golkar itu, sewaktu Pak Syamsuar menjadi gubernur Riau, dia sempat mengajukan anggaran untuk pembangunan jalan di kampungnya.

Anggaran itu masuk dalam APBD Riau tahun 2024, namun begitu Pak Syamsuar tidak lagi menjadi gubernur Riau anggaran tersebut, lesap entah kemana tanpa sebab.

“Jadi, pada tanggal 27 November 2024 nanti mari kita rebut kembali Rp 45 miliar itu, dengan memenangkan pasangan calon nomor urut 3, Syamsuar- Mawardi,” kata Hatta.

Pak Syamsuar, jelas Hatta, sudah tak asing lagi bagi masyarakat Meranti. Ketika beliau menjadi Plt Bupati Kabupaten Meranti dia sampai menginap di Tanjung Samak ini dalam upaya menampung aspirasi masyarakat.

“Memilih kepala daerah tidak sama dengan memilih anggota DPRD. Karena kepala daerah adalah orang yang bertanggung jawab kemana arah pembangunan 5 tahun depan. Pak Syamsuar sudah tidak diragukan lagi, pengalamannya yang memang sudah teruji dan terbukti dan Alhamdulillah Pak Syamsuar dia adalah orang bersih tak pernah terlibat dalam kasus pidana,” ucap Hatta.

Pak Syamsuar ini orang yang paling patuh tawadhu beliau sudah terpilih menjadi anggota DPR RI namun ada perintah partai dia siap maju sebagai gubernur Riau dan rela berkorban turun ke desa-desa lagi untuk mensosialisasi sebagai calon gubernur Riau.

Ketua DPD II Partai Golkar Meranti, Iskandar Budiman dalam sambutanya mengatakan, Pak Syamsuar adalah satu-satunya calon yang berasal dari Riau pesisir, jadi wajib bagi masyarakat pesisir untuk memenangkan Pak Syamsuar.

“Kalau Pak Syamsuar kalah, tentulah kita sebagai masyarakat Riau pesisir malu,” ucap Iskandar.

Pak Syamsuar, sambung Iskandar, sangat kenal betul dengan Kabupaten Kepulauan Meranti, sudah berulang kali beliau datang ke Meranti.
Beliau tahu betul desa-desa yang ada di Kepulauan Meranti ini, dia paham apa yang harus dilakukan masyarakat Meranti.

“Dalam membangun, kita butuh linear antara Pemerintah Provinsi Riau dengan Kabupaten Kepulauan Meranti. Jika Pak Syamsuar menang dan calon Bupati Meranti dari Golkar juga menang, mudah berkomunikasi untuk membangun Meranti ini,” ucap Iskandar.

Dalam orasi polotiknya Syamsuar mengatakan, bahwa pembangunan jalan dan jabatan sudah menjadi komitmen prioritas dia bersama Buya Mawardi. “Di samping itu kami juga berkomitmen terhadap pendidikan dalam upaya meningkatkan SDM masyarakat di Riau, karena potensi SDA kita cukup besar. Jika potensi SDA ini tidak kita dibarengi dengan SDM maka selama-lamanya kita akan menjadi buruh, ya paling tinggi menjadi satpam,” ungkap Syamsuar.

Soal pendidikan ini, Syamsuar juga sempat bercerita soal susahnya dia mendapat pendidikan. Sehingga sempat berkerja sebagai buruh kasar di Sawah Lunto. Hal ini tak dia ingin dialami masyarakat Riau, anak-anak kita harus punya pendidikan dan punya keahlian sehingga tidak lagi terjadi anak-anak kita ke Malaysia hanya bekerja sebagai buruh dengan cap paspor sebagai pelancong,” ujar Syamsur.

Tenaga skil bagi anak-anak Riau, pada zaman Syamsuar jadi gubernur juga sudah disiapkan dengan mendirikan Balai Latihan Kerja (BLK) di Dumai. Sehingga anak Riau
punya kompetensi sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Syamsuar juga menyebutkan alasannya maju lagi sebagai gubernur Riau, selain perintah partai juga begitu banyak aspirasi masyarakat agar dia maju lagu. Bahkan, ada yang mengatakan jika Syamsuar tak maju lagi dan memilih sebagai DPR RI, maka Syamsuar dianggap mementingkan diri sendiri karena masyarakat Riau masih membutuhkan dia.

Dalam komitmennya, Syamsuar juga berupaya menyambut Riau digital dengan penyediaan wi-fi di setiap kelurahan dan desa yang ada di Provinsi Riau. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Audiensi Bupati Asmar Berbuah Komitmen BNPP RI Kawal Pembangunan Kawasan Perbatasan Meranti

25 Juli 2026 - 06:20 WIB

Kapolres Kepulauan Meranti Silaturahmi dengan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

24 Juli 2026 - 21:38 WIB

Dua Terduga Pengedar Sabu Ditangkap di Banglas, Satresnarkoba Polres Meranti Amankan Barang Bukti

24 Juli 2026 - 20:25 WIB

Bhabinkamtibmas Selatpanjang Selatan Cek Ketahanan Pangan Pertanian Warga

24 Juli 2026 - 10:51 WIB

HAN 2026 Jadi Momentum Camat Pulau Merbau Motivasi Anak Raih Masa Depan Gemilang

23 Juli 2026 - 19:16 WIB

Trending di Meranti