Menu

Mode Gelap
Kunjungan Kerja Seskoau ke LAMR Bahas Ketahanan Energi Nasional Berbasis Nilai-Nilai Kejuangan Polres Bengkalis Ungkap Kasus Dugaan Peredaran Sabu di Bengkalis, Satu Orang Diamankan Polsek Pinggir Gagalkan Peredaran Sabu, Pengedar Diamankan dengan Barang Bukti 1,96 Gram Dua Pengedar Sabu Ditangkap di Bengkalis, Polres Tegaskan Komitmen Dukung Program P4GN Prakiraan Cuaca Kepri, Senin 27 Juli 2026: Tanjungpinang hingga Anambas Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Edarkan Sabu, Pria Berinisial MR Diamankan Satresnarkoba Polres Bengkalis

Advertorial

Tingkatkan Penanganan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemkab Natuna Gelar Pelatihan Manajemen dan Penanganan Kasus

badge-check

Tingkatkan Penanganan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemkab Natuna Gelar Pelatihan Manajemen dan Penanganan Kasus Perbesar

Tingkatkan Penanganan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemkab Natuna Gelar Pelatihan Manajemen dan Penanganan Kasus

RiauKepri, NATUNA – Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kapabilitas dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, Pemerintah Kabupaten Natuna melalui DP3AP2KB bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia menggelar Pelatihan Manajemen dan Penanganan Kasus serta Pelatihan Pencatatan dan Pelaporan Kasus pada Senin (21/10/2024) di Aula Hotel Natuna.

 

Dibuka langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Natuna, Khaidir, pelatihan dilaksanakan selama empat hari mulai pada 21 s.d 24 Oktober 2024 dan diikuti oleh 39 peserta.

Tingkatkan Penanganan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemkab Natuna Gelar Pelatihan Manajemen dan Penanganan Kasus

Khaidir dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi fenomena yang sangat perlu diperhatikan untuk dihadapi semua daerah, termasuk di Natuna.

 

“Pemerintah Natuna berkomitmen memperkuat sistem perlindungan bagi perempuan dan anak, pelatihan manajemen kasus ini adalah bagian dari hal tersebut. Kita ingin memastikan bahwa setiap kasus yang terjadi harus ditangani dengan tepat, dan lebih dari itu kita harus pastikan korban mendapat perlindungan dan pemulihan yang mereka butuhkan,” pungkasnya.

 

Lebih lanjut, Khaidir berharap akan ada kerjasama yang lebih erat antara seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, maupun tokoh-tokoh masyarakat untuk membangun sistem perlindungan yang kuat di Daerah Natuna.

Tingkatkan Penanganan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, Pemkab Natuna Gelar Pelatihan Manajemen dan Penanganan Kasus

“Melalui pelatihan ini, kita dapat memperkuat kapasitas para petugas di lapangan untuk lebih sigap dan tanggap dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang masih terjadi di Kabupaten Natuna,” jelas Khaidir.

 

Adapun peserta yang mengikuti pelatihan terdiri atas petugas dari pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, petugas UPTD PPA dan Puspaga, Nakes, Aparat Kepolisian dan penegak hukum, pendamping sosial, satgas desa bebas kekerasan, serta perwakilan lembaga swadaya masyarakat.(RK11)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Peringati Hari Anak Nasional 2026, Ketua HNSI Anambas Ajak Anak Nelayan Jadi Generasi Tangguh, Mandiri, dan Berprestasi

23 Juli 2026 - 14:03 WIB

BUMD Disiapkan Jadi Motor Penggerak UMKM, Produk Lokal Meranti Ditargetkan Tembus Pasar Nasional hingga Ekspor

22 Juli 2026 - 08:48 WIB

Plt. Kadis Kominfo: PPID Permudah Masyarakat Peroleh Informasi Publik Resmi

16 Juli 2026 - 14:11 WIB

Pelaku Usaha Tempe Di Meranti Berhasil Meraih Pundi-pundi Rupiah

13 Juli 2026 - 17:07 WIB

Terasi Ketapang Permai Dongkrak Perekonomian Masyarakat Pesisir

10 Juli 2026 - 11:55 WIB

Trending di Advertorial