Menu

Mode Gelap
Ustadz Darmawansyah Putra : Hablum Minannas Harus Dibangun Sejak Usia Dini Program SEHATI 2026 Bantu UMKM Kepri Urus Sertifikasi Halal, Pedagang Kuliner Tanjungpinang Rasakan Manfaatnya Polisi Ungkap Sindikat Curanmor Batam, Motor Korban Mulai Dikembalikan ke Pemilik Dentuman Meriam Buluh Meriahkan Ramadan di Siak, Puluhan Peserta Ramaikan Lomba 18 KUB Desa Gemuruh Dapat Bantuan Sembako Dari PT Timbak TBK Jelang Lebaran Idul Fitri 1447 H, Lurah Bersama RT RW Pasang Lampu Elektrik dan Pelite di Sepanjang Jalan

Advertorial

Gubri: Penanaman Pohon Upaya Jaga Ekosistem dan Cegah Bencana

badge-check


					Gubri: Penanaman Pohon Upaya Jaga Ekosistem dan Cegah Bencana Perbesar

RiauKepri.com, DUMAI – Pemerintah Provinsi Riau, bekerja sama dengan Polda Riau dan berbagai pihak terkait, menggelar kegiatan penanaman pohon di halaman depan Bandara Pinang Kampai, Kota Dumai, pada Kamis (27/3/2025). Kegiatan ini merupakan simbol kepedulian terhadap lingkungan dan upaya menjaga kelestarian alam di Provinsi Riau.

Penanaman pohon ini dipimpin langsung oleh Gubernur Riau (Gubri), Abdul Wahid, yang didampingi oleh Wakil Gubernur Riau, SF Hariyanto dan Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari TNI, Polri, Kejaksaan Tinggi Provinsi Riau, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kota Dumai.

Dalam sambutannya, Gubernur Abdul Wahid menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda dan Polda Riau atas inisiatif kegiatan ini. “Kami sangat berterima kasih atas gerakan positif ini. Penanaman pohon adalah langkah penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mencegah bencana lingkungan,” ujarnya.

Gubri juga menyinggung tentang antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Ia mengaku, bahwa pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan Menko Polhukam terkait siaga Karhutla.

“Meskipun saat ini masih musim hujan, kita harus tetap waspada karena prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa musim kemarau akan tiba pada bulan Mei,” jelasnya.

Menurut data dari Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), Provinsi Riau merupakan salah satu wilayah yang rawan terhadap Karhutla. Pada tahun 2017 dan 2018, kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan menyebabkan kabut asap yang berdampak hingga negara tetangga.

“Kita tidak ingin kejadian tersebut terulang kembali. Oleh karena itu, langkah-langkah pencegahan harus kita lakukan sejak dini,” tegas Gubri Wahid.

Selain menjaga kelestarian alam, Gubernur Abdul Wahid juga menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya Melayu. “Bahasa Melayu adalah bahasa pemersatu Nusantara. Melalui kegiatan ini, kita juga ingin menghidupkan kembali nilai-nilai budaya Melayu yang luhur,” ungkapnya.

“Kami berharap, kegiatan penanaman pohon ini tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga alam dan budaya di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda,” pungkas Abdul Wahid. (Adv)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perdana di Riau, Bupati Siak Kumpulkan Yayasan, Mitra dan SPPG Kawal Program MBG

11 Maret 2026 - 19:15 WIB

Perkuat Sinergi Pengamanan Idulfitri, Bupati Siak Hadiri Rakor Operasi Lancang Kuning 2026

10 Maret 2026 - 08:23 WIB

Buka Puasa Bersama Mahasiswa, Bupati Siak Serap Aspirasi dan Bahas Persoalan Beasiswa

9 Maret 2026 - 05:14 WIB

Safari Ramadan Pemprov Riau, BRK Syariah Turut Berkontribusi

27 Februari 2026 - 06:08 WIB

Komitmen Perluas Akses Pendidikan Tinggi, Pemprov Riau Sediakan Rp62 Miliar Untuk Beasiswa

26 Februari 2026 - 17:05 WIB

Trending di Advertorial