Menu

Mode Gelap
Prakiraan Cuaca Kepri Senin, 27 April 2026: Hujan Ringan hingga Petir Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Kronologis, Motif, dan Pelaku Penembakan Gedung Putih Semarak Hari Nelayan Nasional ke-66, Pesisir Senggarang Dipenuhi Antusiasme Masyarakat Ruang Asa Project Hadirkan Topi Harapan, Bangkitkan Semangat Anak YKAKI Riau Plt Dirut BRK Syariah Dampingi Plt Gubri Lepas JCH Riau di Batam Penggerebekan Sabu 13 Gram di Jalan Joyo Talang Muandau, Dua Pelaku Positif Amfetamin Diamankan

Riau

Teriak Kapolda Riau, Minta Pedemo Angkut Sampah Usai Aksi

badge-check


					Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, saat meminta pedemo untuk tertib. Perbesar

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, saat meminta pedemo untuk tertib.

RiauKepri.com, PEKANBARU– Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan meminta massa aksi dari Kabupaten Pelalawan untuk menjaga kebersihan dan tidak merusak fasilitas umum saat menyampaikan aspirasi. Permintaan ini disampaikan saat Herry menemui ribuan pendemo di depan Kantor Gubernur Riau, Rabu (18/6/2025).

Dalam orasinya, Kapolda menegur langsung pendemo yang menginjak tanaman di area Tugu Zapin dan median Jalan Jenderal Sudirman, lokasi utama unjuk rasa.

“Itu yang di media jalan keluar dulu lah. Karena tanamannya terinjak-injak. Wali Kota susah menjaga Kota Pekanbaru biar orang banyak datang ke sini menanam investasi,” ujar Herry.

Selain menyoroti kerusakan taman, Herry juga menyinggung banyaknya sampah yang ditinggalkan massa aksi di lokasi unjuk rasa. Ia meminta agar peserta aksi bertanggung jawab dan memungut kembali sampah yang berserakan sebelum membubarkan diri.

“Untuk sampah tolong dibawa lagi,” teriak Kapolda dengan pengeras suara.

Kapolda juga mengimbau warga agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama aksi berlangsung. Ia menegaskan bahwa aspirasi masyarakat telah diterima oleh Gubernur Riau, Abdul Wahid, dan akan dikawal sesuai prosedur.

Sebelumnya, sekitar 7.000 warga dari Pelalawan mendatangi Kantor Gubernur Riau untuk menolak relokasi mandiri akibat lahan tempat tinggal mereka yang kini masuk dalam kawasan hutan lindung Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Warga meminta gubernur memfasilitasi dialog dengan pemerintah pusat untuk mencari solusi atas penyitaan lahan oleh Satgas Penanganan Kawasan Hutan (PKH) pekan lalu. (RK1)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aladin Melayu

26 April 2026 - 06:23 WIB

Kopiah Sultan

25 April 2026 - 10:28 WIB

Akrobat Narasi di Zaman Kini

25 April 2026 - 07:59 WIB

DPP PKB Uji Langsung Kandidat Ketua DPC Pelalawan, Tiga Nama Lolos Tahap Penentu

23 April 2026 - 16:31 WIB

Dipimpin Tommy Kurniawan, Muscab PKB Pelalawan Tegaskan Arah Kepemimpinan ke Depan  

23 April 2026 - 16:19 WIB

Trending di Pelalawan