RiauKepri.com, TANJUNGPINANG — Pemerintah Kota Tanjungpinang memantapkan sinergi lintas organisasi dalam mendukung aksi kemanusiaan untuk Palestina. Hal ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Perangkat Daerah bersama Tim Tanjungpinang Peduli Palestina (TPP), yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor Wali Kota, Senin (14/7/2025).
TPP merupakan aliansi kemanusiaan yang dibentuk dari gabungan berbagai organisasi masyarakat, seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tanjungpinang, Baznas, Forum Komunikasi Mubaligh, Forum Cinta Tanjungpinang, serta sejumlah komunitas lokal lainnya. Tim ini berada di bawah pembinaan langsung Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah.
Ketua Tim TPP, Mhd. Munirul Ikhwan, menjelaskan bahwa program utama yang dijalankan adalah penggalangan dana kemanusiaan untuk rakyat Palestina selama bulan Muharam, dengan target mencapai Rp1 miliar.
“Program ini telah diluncurkan secara resmi oleh Wali Kota pada 1 Muharam 1447 H di Masjid Al-Fajar. Kami berharap seluruh elemen masyarakat turut ambil bagian dalam gerakan solidaritas ini,” ujarnya.
Wawako Raja Ariza menyatakan dukungan penuh dari Pemko Tanjungpinang terhadap gerakan kemanusiaan tersebut. Menurutnya, pemerintah bertindak sebagai jembatan untuk memperkuat kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dan masyarakat luas dalam upaya menyalurkan bantuan kepada warga Palestina.
“Kegiatan ini bukan hanya soal penggalangan dana, tetapi juga bagian dari edukasi sosial tentang pentingnya solidaritas kemanusiaan lintas batas,” ungkap Raja Ariza.
Rakor tersebut juga membahas teknis pelaksanaan puncak kegiatan yang akan digelar pada 20 Juli 2025 mendatang berupa Tabligh Akbar dan Istigasah Akbar di Lapangan Pamedan Ahmad Yani, yang diawali dengan Konvoi Kemanusiaan.
Konvoi akan menempuh rute strategis yang dimulai dari Bandara Raja Haji Fisabilillah, melewati sejumlah jalan protokol seperti Jalan Lama arah Tanjung Uban, Jalan D.I. Panjaitan, Jalan Gatot Subroto, hingga berakhir di Lapangan Pamedan. Kegiatan ini akan ditutup dengan aksi penggalangan dana terbuka yang dipimpin oleh dai nasional Ustadz Derry Sulaiman, serta diiringi ceramah dan nyanyian religi.
“Dengan dukungan semua pihak, kita ingin menjadikan ini sebagai gerakan kolektif warga Tanjungpinang yang mencerminkan empati, kepedulian, dan persatuan,” tutup Raja Ariza. (RK9)
Editor: Dana Asmara








