Menu

Otomatis
Breaking News

Ragam

Bukhari dari Kuantan Singingi “Bapak Angkat” Artis Malaysia Siti Norhaliza

badge-check

H. Bukhari (kanan) bersama anak angkatnya Datuk K dan Siti Nurhaliza. F: Dok Perbesar

H. Bukhari (kanan) bersama anak angkatnya Datuk K dan Siti Nurhaliza. F: Dok

H. BUKHARI bin H. Jimalasin adalah pengusaha sukses Malaysia kelahiran Pulau Kopung Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya, Kuantan Singingi, Riau pada 10 Juli 1930.

Semasa hidup dia merupakan “Bapak Angkat” penyanyi legendaris Malaysia Siti Norhaliza dan suaminya Dato’ Sri Khalid bin Mohammad Jiwa alias Datuk K.

H. Bukhari selain menjadi mitra dagang juga guru Datuk K dalam dunia bisnis dan perdagangan.

Sayang keinginan H. Bukhari untuk mengajak “anak angkat”nya Siti Nurhaliza dan suaminya Datuk K “pulang kampung” ke Pulau Kopung Sentajo tidak kesampaian karena ajal duluan menjemputnya. Padahal mereka sudah menyusun jadwal pulang kampung untuk menonton pacu jalur di Tepian Narosa, Telukkuantan.

Seandainya H. Bukhari masih hidup orang Kuantan Singingi bisa melihat wajah cantik penyanyi Malaysia, Siti Norhaliza secara dekat dari panggung kehormatan.

Kita hanya bisa punya rencana, tapi ternyata Tuhan berkehendak lain. H. Bukhari meninggal dunia pada 24 September 2022.

Semasa hidup H. Bukhari bergelar Pendekar Rantau pernah mengundang Al-Mizan Bin Mohd Zen Pendekar Bertuah untuk “melambuak” guru silat Pendekar Bertuah di Malaysia tahun 2011.

Bukhari adalah “Guru Tuo” laman yang lazim disebut “sosoran” Pendekar Bertuah di Batangkali, Malaysia.

Di-lambuak merupakan istilah dalam pelantikan guru silat di Sentajo. Yang “melambuak” atau melantik adalah Pandekar Bertuah. Dalam filosofi silat di Sentajo disebutkan “Tuah pulang ke suku Patopang, pendekar pulang kepada yang pandai.

Guru silat Malaysia yang diresmikan itu adalah Sabiruddin bergelar Pendekar Kuniang yang sebelumnya sudah dilambuak di Sentajo. Yang lain adalah: H. Alwie Sharif (Pendekar Lomah), Harun Rashid (Pendekar Tonang), Dr. Zainal Abidin Bin Dapit (Pendekar Putiah), Khairuddin Tuaman (Pendekar Sakti), Rizal Zulkarnain (Pendekar Sultan), Ruzaidi Abdul Rahman (Pendekar Alam), dan Muhammad Rozali Bin Khalid (Pendekar Rajo).

Acara peresmian guru silat di Malaysia itu dihadiri langsung oleh Datuk K dan istrinya Siti Nurhaliza, Dato Seri Wira Ayub (Ketua Polis Penang), Dato Tun Hisan (Ketua Polis Selangor), dan Dato Hj. Zainal Sakom (Orang Besar Selangor). Termasuk Al-Mizan Bin Mohd Zen (Pandekar Bertuah), Junaidi/Unan (Pendekar Balang).

Ikut juga dua anak silat Pendekar Bertuah: Gunawan dan Sukarman yang beken dipanggil Enek Tangguak datang langsung dari Sentajo.

Sebagai mitra dagang dan anak angkat dari H. Bukhari, Datuk K adalah pengusaha sukses yang mendukung Perguruan Silat Bertuah di Malaysia.

Dan, berkat dukungan itu pula eksistensi Silat Bertuah diakui oleh Kerajaan Malaysia.

Dalam sejarah perkembangan silat Pendekar Bertuah Sentajo, Malaysia tidak bisa dipisahkan. Sebab, di negara ini pemilik laman Yahatim Pendekar Bertuah pertama Sentajo mendirikan sosoran tahun 1805 di daerah Segambut, Malaysia.

Sebagai guru ditunjuk Nualit Pandekar Bonsu dari Suku Piliang Soni. Pendekar Batuah hanya punya sosoran tak boleh jadi guru. Ini sesuai dengan filosopi silat Pendekar Bertuah Sentajo.

Sedangkan “Anak Barompek” sosoran pertama Pandekar Bertuah di Malaysia itu adalah: Yahitun: Suku Patopang, Majirim dari Suku Piliang, Dahan dari Suku Caniago, dan Mahmud dari Suku Melayu.

Di Malaysia, silat Pandekar Bertuah berkembang hingga kini. Adalah Rahidin Bin Baginda Intan Mantan Dato Empat Pertama Paya Laras Tengah (1864-1967) yang pertama memberi “laluan” bagi perkembangan silat Pendekar Bertuah di Malaysia.

Rahidin berasal dari Sentajo yang membuka jalan di Paya Laras. Namanya diabadikan sebagai nama jalan. Yakni Jalan Rahidin 47000 Sungai Buloh.

Setelah pulang kampung dari Kolang sebutan Malaysia “tempoe doeloe,” Nualid Pendekar Bonsu pertama suku Piliang Soni atas restu Pendekar Bertuah pertama mendirikan laman silat di Teratak Air Hitam pada 1821.

Kemudian Pendekar Bertuah pertama pulang dari Kolang dan meminta Nualid Pendekar Bonsu membuka lama di Sentajo tahun 1824. Laman itu kini dinamai Balai Potai di Desa Koto Sentajo.

Di Teratak Air Hitam tepatnya di Desa Seberang Teratak Ai Hitam, Pendekar Bonsu menunjuk Kodam sebagai Pendekar Sutan dari Suku Paliang Ujung Tanjung sebagai Guru.

Silat tersebut makin berkembang di tangan anak Kodam bernama Muhammad Yazid. Guru silat di laman Teratak sekarang adalah Pendekar Dekar Imut dari Suku Caniago.

Yazid bergelar Engku Mudo dari Suku Melayu lahir di Teratak Air Hitam tahun 1916. Dia wafat di Teratak Air Hitam 1987.

Yazid lama bertugas di Indragiri Hilir, tepatnya di daerah Sapat, Kecamatan Kuala Indragiri.

Di Sapat inilah Yazid mengembangkan silat Pendekar Bertuah hingga berkembang sampai ke Gaung Anak Serka, Lahang, dan Tembilahan. Salah seorang murid Yazid yang terkenal bernama Edi.

Edi mengembangkan silat Pandekar Bertuah hingga ke Jambi dan mancanegara. Berkat Edi pula Silat Pendekar Bertuah sampai ke Amerika Serikat.

Edi bahkan mendirikan sosoran Silat Pendekar Bertuah Sentajo di beberapa negara bagian Amerika Serikat.

Edi berhasil membawa Silat Ndekar Bertuah “go internasional”. Dan, pengaruh silat Pendekar Bertuah ini terlihat dalam film laga Holywood. Banyak gerakan silat Pendekar Bertuah yang diadopsi oleh aktor laga di Holywood.

Sulit dipercaya, inilah realita yang membanggakan kita, khususnya warga masyarakat dari Kenegerian Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau.

Penulis Naskah: Sahabat Jang Itam

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Investasi Emas Tanpa Harus Menyimpan Emas? Kenali ETF Emas

8 Sep 2026 - 10:37 WIB

Investasi Emas Tanpa Harus Menyimpan Emas? Kenali ETF Emas

Berebut Lahan, 9 Warga Muara Langsat Terluka dan Dilarikan untuk Perawatan

7 Sep 2026 - 08:33 WIB

Berebut Lahan, 9 Warga Muara Langsat Terluka dan Dilarikan untuk Perawatan

Dari Pulau Kelombok, Meniti Jalan Pengabdian

5 Sep 2026 - 21:11 WIB

Dari Pulau Kelombok, Meniti Jalan Pengabdian

Jangan Jadikan Kepala Sekolah ATM Berkedok Kontrol Sosial

5 Sep 2026 - 15:27 WIB

Jangan Jadikan Kepala Sekolah ATM Berkedok Kontrol Sosial

Catatan Siswa Perwira Sesko TNI AD: Ketika Hutan Terbakar, Penyuluhan Tak Lagi Cukup

5 Sep 2026 - 15:24 WIB

Catatan Siswa Perwira Sesko TNI AD: Ketika Hutan Terbakar, Penyuluhan Tak Lagi Cukup
Trending di Ragam